Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@hoa.mac09: #noelxuhuong
MẠC THỊ HOA🐖
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 30 November 2024 08:43:00 GMT
277
32
2
5
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.71MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.9MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Văn Huy :
😳😳😳
2024-11-30 12:06:03
1
Thành Trung Nguyễn :
🥰🥰🥰
2024-11-30 09:32:28
0
To see more videos from user @hoa.mac09, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#quiz #videoviral #fyppppppppppppppppppppppp #conhecimento #curiosidades
as vezes (todo dia) eu choro pq queria um amor assim // #ONGSASUN #23POINT5 #GL #foryoupagе
- Afsos..😅💔#fyp #foryoupage #neymar #foryoupage #foryou
Spain winning tomorrow?
POV;5 Datangnya Masa Lalu Beberapa hari berlalu setelah kejadian di gerbang sekolah itu. Hubungan mu dan ni-ki terasa makin erat dan manis. Ni-ki menepati janjinya, dia makin perhatian, makin sering mencari mu, dan berani banget menatap pandangan orang lain. Bagi mu, hari-hari itu adalah masa paling indah dalam hidupmu. Kamu merasa dicintai, dihargai, dan dilindungi sepenuh hati. Tapi Dinda? Cewek itu diam saja. Dia tidak lagi datang mengganggu, tidak lagi menatap sinis, malah terlihat sangat tenang dan tersenyum-senyum sendiri. Padahal, ketenangan Dinda itu seperti tenangnya laut sebelum badai besar datang. Dia sedang menyusun rencana jahatnya dengan lebih rapi. Pagi itu, kamu sudah sampai di kelas. Kamu menunggu ni-ki seperti biasa, karena biasanya cowok itu akan mampir sebentar sebelum masuk ke ruang OSIS. Tapi lima menit, sepuluh menit, lima belas menit berlalu, ni-ki tak kunjung datang. Kamu mulai bingung, tapi kamu mencoba berpikir positif. "Mungkin ada urusan mendadak," batinmu menghibur diri. Bel masuk berbunyi, dan baru ni-ki muncul berlari kecil masuk ke kelasnya sendiri. Kamu sempat melihat sekilas ke luar jendela, dan jantungmu langsung terasa diremas sakit. Di belakang ni-ki, berjalan santai Dinda sambil tersenyum kemenangan. Dinda sempat menoleh ke arah jendela tempat mu mengintip, lalu mengedipkan sebelah matanya seolah berkata: "Lihat kan? Dia balik lagi ke aku." Sepanjang pelajaran pagi itu, hati mu rasanya tidak tenang. Kamu gelisah, pikiranmu kemana-mana. Kamu ingin sekali berlari menemui ni-ki, tapi rasa malu dan rasa takut menahanmu. Jam istirahat pun tiba. Kamu bergegas menuju ruang OSIS, tempat biasa ni-ki berada. Kamu ingin memastikan semuanya baik-baik saja, ingin mendengar suara ni-ki yang menenangkan seperti biasa. Tapi saat kamu baru saja sampai di depan pintu ruang OSIS yang sedikit terbuka, suara percakapan yang cukup keras terdengar keluar, membuat langkah kakimu terhenti. Suara Dinda terdengar jelas, manja dan merengek. "Nik, tolongin aku dong cuma sebentar aja. Aku nggak ngerti materi ini sama sekali. Kamu kan pinter, kamu yang ajarin aku ya? Lagian kan dulu kita selalu belajar bareng, kamu nggak mungkin lupa kan kebiasaan kita?" Lalu terdengar suara ni-ki, terdengar lelah dan berat. "Din, aku lagi sibuk banget hari ini. Banyak laporan harus aku kerjain. Nanti aja ya kapan-kapan." "Ah elah, gitu aja nggak mau. Padahal dulu kamu rela banget ninggalin rapat cuma demi nemenin aku makan. Nik, aku tau kamu marah sama aku, aku tau aku salah udah jahat-jahat ke y/n. Aku minta maaf ya? Aku janji nggak ganggu dia lagi. Cuma aku pengen kita temenan baik lagi kayak dulu. Aku kangen punya sahabat kayak kamu, ki. Kamu nggak mungkin sekejam itu kan sama aku?" Kamu mendengarkan semuanya dari balik pintu. Dadamu makin sesak. Kata-kata Dinda yang membandingkan masa lalu mereka, cara Dinda memutarbalikkan fakta seolah dia cuma ingin berteman... itu semua menusuk hati mu. Kamu mendengar suara ni-ki menghela napas panjang. "Ya udah, oke. Tapi cuma kali ini aja ya, Din. Dan tolong, jangan pernah sebut-sebut masa lalu kita lagi. Kita udah selesai, dan aku sekarang punya orang yang aku sayang. Aku nggak mau dia salah paham." Hati mu hancur seketika. Kamu mundur perlahan, menjauh dari pintu itu. Di telinganya, kalimat ni-ki "Ya udah, oke" itu terdengar seperti persetujuan untuk kembali dekat dengan mantannya. Di telingamu, kata-kata ni-ki terdengar seperti dia masih lemah pada Dinda, masih mau menuruti kemauan cewek itu demi ketenangan. Kamu berlari pergi kembali ke kelas, duduk di bangkumu sambil menekuri kepala. "Dia bilang dia punya aku, dia bilang dia sayang aku... tapi kenapa dia masih mau deket sama Dinda? Kenapa dia masih mau dengerin dia? Apa memang bener Dinda bilang? Apa dia masih ada rasa sama masa lalunya?" coment+++ #alternativeuniverse #ni_ki #enhypen #fypシ
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy