@r72e: #2022#2023اسوء سنه دراسيه # #ph#dentist #the dream تم تخلي

مُنـتَظَر؟
مُنـتَظَر؟
Open In TikTok:
Region: IQ
Saturday 30 November 2024 21:42:08 GMT
53335
2750
25
288

Music

Download

Comments

ada.22266
🌷Aisha|عائـشة :
خسرت حلمي بالظلم
2026-04-08 12:33:23
0
dyxypsyum85k1
Mohammed :
89.04ومنتضر التحميل🥹💔
2024-12-01 19:30:47
2
user26118000516787
قطرة ندى :
ليس العام الذي انتهى فيه حلمي الذي انتهت فيه كل أحلامي 🥺
2024-12-01 00:13:37
3
10__418
🦅ابو طيره🦅 :
واني هم خصرت الي حبيتها وعشت عمري وياها 🥺
2024-12-01 13:24:27
2
lax_18l
أم ﮼الفـوف . :
عدت سنه،🤷🏼‍♀️
2024-12-01 15:20:55
1
sdjvbb3
✨ :
عدتتتت سنه😞😞👎🏾
2024-12-01 09:09:53
2
d1d465
d1d465 :
حلمي ؟؟؟؟ احلااامي مو حلم واحد 💔💔💔💔💔
2024-12-01 19:53:22
1
user76509279057466
الغريب .........؟!🖤 :
انا ماخسررت حلم بس خسرت كل احلامي وكل شي حلو 💔💔💔💔💔
2025-08-12 23:51:14
0
mam11665
MAM💖 :
😑😭نعم
2024-12-01 01:12:17
1
j9t1r
ً :
اتمنى اتخطه 💔
2025-11-10 04:46:30
1
2ov4i
تـومـه :
💔💔💔
2025-11-10 15:40:43
1
s3116240
🎀🧸𝙨𝙖𝙟𝙖 :
💔
2025-12-30 19:29:35
1
user2128145461554
وصية الرسول :
خسرت حلمي 💔🥲🥀🖤
2026-06-22 08:30:52
1
To see more videos from user @r72e, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#pov :
#pov : "Ngapain lo ke sini?" tantang Sean tak suka. ​KRIIIIIINGGGGG! ​Bertepatan dengan kalimat itu selesai diucapkan, bel tanda masuk berbunyi nyaring, membuat senyuman miring yang begitu puas terukir di bibir Sean. Tanpa memberikan kesempatan bagi Juhoon untuk menjawab atau sekadar memanggil namamu, Sean dengan gerakan cepat menaruh tangannya pada gagang pintu kelas. ​"Kelas lo bukan di sini," ucap Sean pelan, penuh kemenangan. ​BR*K! ​Dengan satu sentakan, Sean langsung menutup pintu kelas XI-3 dengan rapat, memutus jarak dan pandangan Juhoon ke dalam ruangan. ​Di dalam kelas, kamu yang tadinya sedang fokus meniup-niup kutek di kukumu langsung tersentak kaget karena suara pintu yang ditutup cukup keras. Kamu mendongak, menatap ke arah pintu, dan saat itulah pandanganmu sempat menangkap siluet tinggi yang sangat familier dari balik kaca kecil pintu kelas sebelum Sean benar-benar memblokirnya. ​Jantungmu seolah merosot ke perut. Matamu membelalak sempurna. ​Juhoon?! ​Kamu baru sadar kalau Ketua OSIS yang beberapa hari ini kamu hindari itu sedang berdiri tepat di depan kelasmu. Namun, kesadaran itu datang terlambat. Pintu kelas sudah tertutup rapat berkat aksi kilat Sean. ​Kamu menatap Sean yang berjalan kembali ke bangkunya dengan wajah tanpa dosa. Kamu refleks berdiri dan menghampiri meja Sean yang berada di barisan belakang. Dengan wajah yang memerah padam dan jantung yang masih berdegup kencang, kamu memukul lengan Sean pelan, meluapkan rasa salah tingkah yang mendadak meledak di dalam dadamu. Sifat asli cegil mu yang sempat hilang beberapa hari ini mendadak bangkit lagi ke permukaan. Kamu menopang dagu di meja Sean, menatap kakak tirimu itu dengan mata berbinar-binar penuh rasa kepo yang tidak bisa ditahan. ​"Kak, kok Juhoon ada di sini? Dia nyariin gue ya? Dia kangen gue ya pasti???!" cerocosmu bertubi-tubi dengan nada riang yang tertahan. ​Sean yang baru saja berniat memejamkan mata untuk tidur langsung menggeram frustrasi. Mendengar rentetan pertanyaan darimu tentang si Ketua OSIS kulkas itu membuat tingkat kekesalannya langsung naik ke ubun-ubun. Jiwa overprotective dan rasa irinya sebagai seorang kakak mendadak terusik. ​"Berisik!" ketus Sean. ​Ia menyambar gumpalan tisu bekas lap sisa kutek yang tergeletak di atas mejamu tadi, menyumpalkannya ke depan mulutmu yang masih komat-kamit ingin protes. ​"Lo bisa diam nggak? Tuh, makan tissue! Lagian lo ngarep banget dikangenin kanebo kering," omel Sean ketus, menatapmu dengan pandangan menyipit kesal. "Balik ke bangku lo sana, gurunya udah jalan di koridor!" Kamu langsung menjauhkan tissue itu dari mulutmu dengan wajah cemberut. ♡♡♡ ​"Kak, pelan-pelan napa! Serasa dikejar satpol PP gue!" protesmu sambil menyamakan langkah besar Sean. Begitu bel pulang sekolah berdering nyaring, Sean tidak memberikanmu celah sedikit pun untuk sekadar celingukan mencari keberadaan Juhoon. Dengan gerakan super cepat, kakak tirimu itu langsung menarikmu membelah kerumunan siswa menuju area parkiran motor. ​"Udah, diem. Pokoknya hari ini lo balik bareng gue. Nggak ada tebengan lain," ketus Sean sambil mengancingkan tali helmmu. ​Kamu cemberut dan sudah bersiap mengangkat satu kakimu ke atas jok. ​Namun, tepat pada detik itu, sebuah suara berat yang sangat kamu kenali memecah bisingnya suara knalpot di area parkiran. ​"Y/n." Juhoon Anatama berdiri di sana, hanya berjarak beberapa langkah dari motor Sean. Napasnya tampak sedikit memburu, seolah ia baru saja berlari dari ruang OSIS di lantai dua demi mengejarmu ke parkiran. Seragamnya yang biasa super rapi kini tampak sedikit berantakan di bagian kerah, dan di tangan kanannya, ia menggenggam erat sebuah kertas yang sangat kamu kenali, kertas ulangan matematika berangka 100 milikmu. ​Sean yang melihat kehadiran Juhoon langsung memasang badan. Rahangnya mengeras, dan tatapan elangnya menajam, siap mengonfrontasi sang Ketua OSIS yang sudah berani mengabaikan peringatannya tadi siang. ​(comsec+++) #JUHOON #fyp #alternativeuniverse #xcbyza

About