@traingoan2255: Huyndai 🚛🚨 #truckersofeurope3 #kenongvang🎺🐝

꧁༒ Boy _Mê_ Xe ༒꧂
꧁༒ Boy _Mê_ Xe ༒꧂
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 09 December 2024 13:11:50 GMT
94411
1892
158
95

Music

Download

Comments

ton.thnh97
Bin :
cho em bài số 3 đi🥰🥰🥰
2024-12-09 13:16:12
3
kmc_bdvn2
️ :
rep e bài ik idol
2024-12-10 09:04:13
2
xetaicamuau
Roblox :
ghép
2026-04-21 12:02:17
0
userdawn_2712
𝙃𝙖𝙞 𝘿𝙖𝙣𝙜 :
chỉ cách mod đi
2024-12-09 13:14:40
1
phatdeptrai214
bin. :
đẹp quá
2024-12-11 23:12:45
2
.131120091
me xe🚛🚛 :
chỉ ek cách độ như thế ik anh
2025-01-07 12:50:49
0
hq.04
hq.04 :
ô lấy đâu ra còi thế
2024-12-10 11:26:20
2
locphat070510
Lộc Phát🚚🚛 :
quá ok luôn anh
2024-12-09 13:49:42
1
nhatminh_14th6
chịu... :
cho ai cần skin xe đó
2026-07-25 16:05:48
0
vdat.27
dat. :
st 2013 hả bn tôi cx muốn có
2024-12-10 12:09:37
1
tdkynmven
Đức Khôi :
bn ơi cho mình xin skin này với
2025-12-13 10:20:30
0
binhyenbanff
WIKI SỰ THẬT :
game tên gì z bn
2024-12-09 18:31:32
1
hoangtuan36a
Người Vận Chuyển :
cái led galang là ghép vào à ido
2024-12-09 13:54:50
1
dung.nguyen1926
Dung Nguyen :
gê nhò😏năm sau mua se mới nhé
2024-12-09 14:25:19
1
2031diloxe
sợ chó cắn :))) :
xay cam kiểu gì vậy ạ
2024-12-10 12:23:50
0
locphat070510
Lộc Phát🚚🚛 :
Em đang đào đất bị sạt lở mà em lái máy xúc KOMATSU PC210 đào đất đó anh
2024-12-09 14:31:00
1
ton.thnh97
Bin :
cho em bài số 10 di
2024-12-09 13:16:36
1
userdawn_2712
𝙃𝙖𝙞 𝘿𝙖𝙣𝙜 :
ê
2024-12-09 13:14:31
1
passionnate.abuot
passionnate abuot football :
sao làm đc vậy
2025-02-21 10:47:30
0
phuc36_67
Nợ Viettel 36K :
xin skin
2025-01-27 08:11:45
0
zero.b6d
vq :
huynhdai ở đâu v
2025-12-27 12:17:37
0
quang.trung085
t.trung🤑🤑🤑🤑 :
mod mà
2025-02-22 04:39:02
0
loqnanh
𝐋𝐨𝐧𝐪 𝐀𝐚𝐧𝐡 🧸 :
Mấy bro ngắn led kiểu gì vậy?
2026-01-12 22:49:17
0
nguoi_la_v
២៣/៩/២០១៣ 😝😝✈️✈️ :
ghép rõ
2026-07-01 04:16:06
0
nghetao200len5trieukk
200 lên 5 triệu :
đèn ở rơ mocc ở đâu vậy b chỉ với
2024-12-10 16:35:34
0
To see more videos from user @traingoan2255, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tubuhmu terlempar keluar dari ledakan—hangus, luka bakar parah, darah mengalir. Sunghoon berlari, mengguncang tubuhmu, menjerit. “Kumohon, bertahan!
Tubuhmu terlempar keluar dari ledakan—hangus, luka bakar parah, darah mengalir. Sunghoon berlari, mengguncang tubuhmu, menjerit. “Kumohon, bertahan!" Tapi dua jam kemudian, kamu dinyatakan tewas. Sunghoon jatuh berlutut. Menyesal. Menangis di depan orangtuamu. "Seharusnya aku yang antar… seharusnya aku yang antar dia!!!" Ia tak pernah meninggalkan jasadmu. Duduk paling dekat dengan peti mu, matanya sembab. Surat darimu tergenggam erat. Berulang kali ia buka peti itu, berharap kamu terbangun. "Kamu cuma tidur, kan? Aku tunggu kamu bangun." bisiknya lirih. Hari kremasi tiba. Sunghoon berdiri goyah. Ia menyentuh wajahmu untuk terakhir kalinya. "Aku nggak sempat nganterin kamu pulang... jadi... biar aku anter kamu sekarang," Ciuman terakhir ia berikan di keningmu. "Kalau ada kehidupan selanjutnya… jadilah lebih dari sekedar sahabatku." Dan pintu kremasi pun tertutup. Hari-hari setelah itu… kosong. Polisi menyatakan ada kejanggalan. Supir taksi selamat. Padahal ledakan berasal dari dalam mobil. Mustahil. Namun kasus mu ditutup. Tidak ada yang peduli. Kecuali Sunghoon. Dia berubah. Berkeliaran seperti bajingan. Mencari sahabatmu. Menginterogasi teman-temannya. Dan ketika ia akhirnya menemukan markas mereka—orang-orang yang ikut dalam rencana jahat itu—dia menghantam mereka satu per satu. Mata penuh amarah. Hancur. Luka. Berdarah. Tapi dia tak peduli. sampai di rumah rumah, ia hanya duduk memutar kaset-kaset video berisi dirimu. Tertawa, lalu menangis sendiri. Berbicara pada bayang. "Aku masih berharap kamu bangun.." Hingga pada akhirnya, orang tuanya memutuskan membawanya ke rumah rehabilitas. Sunghoon tak berbicara selama berminggu-minggu. Ia hanya duduk di kamar rumah sakit jiwanya—seperti mayat hidup. Tak merespons, tak menoleh, bahkan saat orangtuanya datang menangis dan memeluknya. Ia tidak melukis lagi. Tidak memegang kuas. Tidak menyentuh kanvas yang kosong. Baginya, tak ada lagi yang bisa dia lukis... kecuali kamu. Tapi kamu sudah pergi. Dan dia tidak tahu apakah dia sanggup menggambar senyummu tanpa menghancurkan dirinya sendiri. Waktu terus berjalan. Lima tahun berlalu sejak kepergianmu. Hingga suatu hari, Jake, Jay, dan Heeseung datang. Mereka memohon padanya untuk bangkit. "Dia nggak akan senang lihat kamu seperti ini." Dan untuk pertama kalinya, Sunghoon menatap mereka. Dan berdiri. Sunghoon keluar dari rehabilitasi sebulan kemudian. Dunia terasa asing. Langit lebih terang, tapi kosong. Namun keluarganya memeluknya erat—bahkan orangtuamu datang, membawa senyum yang penuh luka. Ia memutuskan untuk mulai kuliah bersama Jake dan yang lain. Mencoba mengisi hari-hari yang kosong dengan belajar. Sampai pada suatu sore, ia kembali ke ruangan lukisnya yang sudah lama tertutup. Di sana, sebuah kanvas besar masih berdiri di tengah ruangan—kosong. Dan dengan tangan yang gemetar, Sunghoon mengambil kuas. Hari demi hari, ia kembali melukis mu. Wajahmu, senyummu, rambutmu, pandangan matamu yang ia hafal. Semua perlahan kembali hidup di kanvas itu, seolah kamu masih berdiri di hadapannya, menunggu dia menyelesaikan karya terakhirnya. Bulan berganti. Tahun berlalu. Lukisan itu selesai. Ia memberi judul dengan panggilan khusus yang selalu dia bisikkan untukmu dulu. Dan entah bagaimana, lukisan itu dikenal banyak orang. Mereka bilang lukisan itu… punya nyawa. Terlalu hidup untuk sebuah gambar. Terlalu tulus untuk hanya sekadar seni. Dan nama Park Sunghoon mulai dikenal. Tapi dia tak peduli akan pujian. Karena bagi Sunghoon, lukisan itu bukan tentang kebanggaan. Tapi tentang janji. Yang akhirnya dia tepati, meski kamu tak bisa melihatnya dengan mata. Atau mungkin… kamu melihatnya, kan? Karena saat pameran pertamanya dibuka, satu kupu-kupu putih mendarat di bawah lukisanmu. Dan Sunghoon tersenyum. "Selamat datang... kamu suka, ya?" #enhypen #sunghoon #pov #fyp #foryoupage

About