@hangcareskinban: Còn sp nào chưa được kể tên hông mấy b ưi? #2025 #fyp #top10 #BeautyTok #reviewlamdep #123fabe #beauty #xuhuong #lamdepmoingay

Hằng Care Skin Bạn
Hằng Care Skin Bạn
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 03 January 2025 13:11:17 GMT
242225
16070
60
209

Music

Download

Comments

heykewtie10
Yến My :
Mask đất sét aperire t đắp loại xanh lá thích thiệch á, mát điênnn
2025-01-06 17:16:08
7
miukawai3
Bezmit_ :
Balance sịn mà mắc
2025-01-11 13:32:08
1
ngoctuyenvannguyen
Ngoc Tuyen :
Toner Sơn Đòong 8/10, chống nắng cocoon 8/10 nha, Hàng VN mãi đỉnh
2025-01-04 16:01:55
6
cdgvtroiuiw
clgvtr :
C Hà Linh có khen kem lót Judydoll mà
2025-03-02 15:40:32
1
_ntp.8
. :
Mặt nạ torriden ok k ạ
2025-01-04 11:43:07
4
huynhphilots
trai hư mét 84 😋 :
kcn Sunpay nắp vàng, Serum The Ordinary
2025-01-24 07:11:12
1
maitrucs
Vịt vàng vô tri=) :
mới nghe là đầu t nhảy số srm Hadalabo
2025-01-04 09:34:12
7
vitnano304
tvietne :
Wonjin có mà:)
2025-01-04 04:41:22
17
nnana1506
Nguyễn Na Na :
estee lauder đâu?
2025-01-04 09:32:32
3
_wqn0.7
🧃 :
mediAnswer Hà Linh chấm 7,5đ th mà đâu ra trên 8
2025-01-04 07:00:42
1
mlight._.3
g.hai :
Mặt nạ nghệ cocoon 9 hay 9.5 mà
2025-01-19 16:27:00
1
hang13055
thanh :
BNBG, wonjin có nha, mấy clip cũ trên YouTube á
2025-01-04 07:24:32
1
t2t.milkteaplus
Em bé trà sữa :
Ê tính ra mới coi HL chấm Medianswer 7.5 mà video bảo 8đ trở lên ko á
2025-02-12 18:29:31
0
personabelleammundo
emanh :
mặt nạ Mediheal được không ạ
2025-08-12 13:01:19
0
ntmh662
Nguyễn Hương :
cs gel rửa mặt của cococon mà
2025-02-15 16:16:43
0
mnijungkook.1.9
ᴶᴷ🐰 :
cocoon mặt nạ nghệ cj í chấm 9đ mà nhỉ
2025-03-03 10:05:43
0
meatdeli_123
♍️💸 :
Toner keo ong 🐝 CNP nhaa
2025-02-20 16:39:35
0
thng.m.vn39
Thắng Đàm Văn :
😳😳😳
2025-03-03 15:31:35
0
tuongvy05052k
Tường Vê Hoof 🐷🐷🐷 :
😂😂😂
2025-02-16 14:23:08
0
nhaphuong25102012
nhã phương :
Mặt nạ woojin nhớ hà linh đánh giá 9,5đ mà ta ☺️
2025-01-04 04:01:55
176
capydangiuu
capy đang chạy deadline :
cocoon ttbc body bả chấm 9,5 mà=)) wonjin cũng trên 8 mà tr☺
2025-01-04 11:25:08
42
hungthaicutex3000
Con trai thích chơi búp bế :
julydoll tạo khổi bả chấm 9 điểm mà 😀
2025-01-06 06:10:59
11
thurypalm9597._
T🫀 :
Ê cocoon cx có cái 9,5 lận ấy=))
2025-01-04 10:36:59
3
traidaumauhog.buonnn
nhii :
Wonjin có nhan
2025-01-04 06:45:32
2
cybhlove
pretty girl stan EXO 🫶🏻 :
Mask đất sét aperire t mua theo chị Linh nè, cái màu xanh lá giờ là top 1 mask đất sét lòng t hihi
2025-01-06 17:06:15
1
trinh.tran063
kiều trinh :
Mask aperire xài êm thiệt nha siêu mê con màu xanh
2025-01-05 17:17:26
1
nguynphihnganh
Hồng Anh :
Tẩy tế bào chết dove
2025-01-04 07:48:30
1
td17200011
td•~ :
😔
2025-08-23 16:02:03
0
fghiwen
Ngoc Huyen :
ai như tui sd wonjin phục hồi màu xanh hot mà hôm sau lên 3-4 cục mụn đỏ có nhân k😭
2025-02-13 09:22:15
0
mih.htwu_
mih.htwu_ :
mặt nạ cocoon nghệ hưng yên có nha🥰
2025-02-01 19:02:51
0
tieuhattieu03
Múi hột tiêu :
Ý là ko xem HL nhg vẫn làm video phải ko. Medianswer trên 8 hồi nào. Kiels, cocoon, bnbg, wonjin ko có hả
2025-01-12 12:03:56
0
qien.13
Wynne :
Xài Aperire đúng đổ đứ đừ. Đáng đồng tiền bát gạo
2025-01-07 03:33:42
0
__nhonho__
k thích show tên :
aperire ok nha fomo mua theo đúng đỉnh
2025-01-05 17:40:43
0
To see more videos from user @hangcareskinban, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kapolda Sumbar: WPR Sudah Ada, IPR Belum bisa Karena ada aturan yang Melemahkan!! DETAKSUMBARNEWS, Padang – Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sumatera Barat dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama Izin Pertambangan Rakyat (IPR) belum juga diterbitkan. Kondisi tersebut membuat ribuan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan rakyat belum memiliki kepastian hukum untuk bekerja secara legal. Kapolda Sumatera Barat menegaskan bahwa persoalan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan penegakan hukum. Menurutnya, negara juga harus segera menghadirkan solusi dengan mempercepat penerbitan IPR agar masyarakat memiliki akses bekerja secara sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kapolda Sumbar: WPR Sudah Ada, IPR Belum bisa Karena ada aturan yang Melemahkan!! DETAKSUMBARNEWS, Padang – Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sumatera Barat dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama Izin Pertambangan Rakyat (IPR) belum juga diterbitkan. Kondisi tersebut membuat ribuan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan rakyat belum memiliki kepastian hukum untuk bekerja secara legal. Kapolda Sumatera Barat menegaskan bahwa persoalan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan penegakan hukum. Menurutnya, negara juga harus segera menghadirkan solusi dengan mempercepat penerbitan IPR agar masyarakat memiliki akses bekerja secara sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. "Kita semua sepakat bahwa penambangan tanpa izin berdampak buruk terhadap lingkungan dan harus dihentikan. Namun, di sisi lain kami juga mendengar langsung aspirasi masyarakat yang hanya ingin mencari nafkah sesuai aturan. Mereka berharap dapat beraktivitas melalui mekanisme yang legal, yaitu melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR)," tegas Kapolda. Ia mengakui bahwa WPR telah ditetapkan. Namun, hingga saat ini penerbitan IPR masih terhambat berbagai kendala regulasi sehingga masyarakat belum dapat memanfaatkan WPR secara legal. "Kami terus berupaya mencari solusi bersama seluruh pihak terkait," ujarnya. Kapolda menjelaskan, penyelesaian persoalan tersebut dilakukan melalui dua langkah, menjaga kelestarian lingkungan dan membuka peluang ekonomi alternatif bagi masyarakat. "Harapan kami, masyarakat tetap memiliki mata pencaharian yang layak, lingkungan tetap terjaga, dan persoalan PETI dapat diselesaikan melalui solusi yang memberikan manfaat bagi semua pihak," katanya. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas ESDM mengakui bahwa proses penerbitan IPR masih terkendala implementasi regulasi baru. Berdasarkan ketentuan terbaru, terdapat empat persyaratan utama yang harus dipenuhi, yakni Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Persetujuan Lingkungan, klarifikasi status kawasan hutan, serta rekomendasi teknis dari instansi yang membidangi sungai. Hingga kini, sejumlah persyaratan tersebut masih dalam proses penyelesaian dan belum tersedia regulasi teknis yang mengatur mekanisme pelaksanaannya secara rinci. Namun disisi lainnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Barat mencatat aktivitas tambang emas ilegal menghancurkan lebih dari 10.000 hektare kawasan hutan dan lahan di sembilan kabupaten dan kota di Sumatera Barat meliputi Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Saat ini pemerintah diminta untuk Jujur dan terbuka kepada masyarakat, dimana letak titik buntu persoalan ini sehingga masyarakat bisa paham apa Kendala utama yang menghambat IPR ini belum bisa direalisasikan. Saat ini pemerintah diminta untuk Jujur dan terbuka kepada masyarakat, dimana letak titik buntu persoalan ini sehingga masyarakat bisa paham apa Kendala utama yang menghambat IPR ini belum bisa direalisasikan. #DetakSumbarNews #SumateraBarat #IPR #WPR #PETI

About