@user28568037096154: #انا اخاف خاف من الله ما#@مُـــــسلم| muslim @شاهين شاهين لا اله الا الله وحده# لا شركه له#@💫🕊️احمد ندى✨محمد ندى🕊️💫

الحمد لله
الحمد لله
Open In TikTok:
Region: EG
Friday 10 January 2025 16:48:26 GMT
12115
987
18
60

Music

Download

Comments

as03898
🫶عنود البر❤️ :
يارب 🙏
2026-09-26 04:56:20
0
leroimad
Įmåd Lë Røï :
سبحانو جل جلاله
2026-08-20 22:29:10
0
tk938itwidczgn
🔙<ابـــــو و حــــيـــد> 🔜🏅 :
الله
2025-01-12 09:50:17
0
brahim.alouch
Brahim Alouch :
ونعم بالله العلي العظيم واتوب اليه
2025-01-10 22:04:55
0
skandarsarout
Skandar Sarout :
🥰🥰🥰
2025-01-11 05:03:58
0
user9786347561420
محمد 🇱🇾💥 :
🥰🥰🥰
2025-01-21 11:41:13
0
ziadabdohasan
ابو حرب🇾🇪 :
اللهم صلي وسلم على نبينا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين
2025-01-16 16:45:22
0
user1838285432058
اورير طاهر :
🥰🥰🥰🥰
2025-01-15 18:07:29
0
yousef.wahed42
yousef wahed :
❤️❤️❤️
2025-01-13 12:03:09
0
user4709167695720
الحوات :
🥰🥰🥰
2025-01-11 13:39:47
0
user05538437w
malak mona :
لا اله الا الله
2025-01-10 16:53:08
0
djidoatimer98
atimer :
🥰🥰🥰
2025-01-10 22:32:23
0
user78071916304145
بندر غزايل :
🥰🥰🥰
2025-01-10 21:07:30
0
user416241814349
عبد الفتاح 🌹🌹🌹🌹🌹 من كزا :
🥰🥰🥰
2025-01-10 20:28:22
0
user416241814349
عبد الفتاح 🌹🌹🌹🌹🌹 من كزا :
🙏🙏🙏
2025-01-10 20:28:20
0
user416241814349
عبد الفتاح 🌹🌹🌹🌹🌹 من كزا :
❤❤❤
2025-01-10 20:28:18
0
user416241814349
عبد الفتاح 🌹🌹🌹🌹🌹 من كزا :
🌹🌹🌹
2025-01-10 20:28:16
0
user3661968683837
ادم عمر :
🥰🥰🥰
2025-01-10 19:29:27
0
To see more videos from user @user28568037096154, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada lagu yang terasa sederhana ketika pertama kali didengar, tetapi justru karena kesederhanaannya mampu bertahan melewati zaman. “Nothing’s Gonna Change My Love for You” milik George Benson adalah salah satunya. Dengan melodi lembut, aransemen pop-soul yang hangat, serta vokal Benson yang khas, lagu ini menghadirkan pernyataan cinta yang terdengar tulus tanpa terasa berlebihan. Lagu ini ditulis oleh Michael Masser dan Gerry Goffin dan direkam George Benson untuk album 20/20. Versi Benson dirilis pada 1985 melalui Warner Bros. Records. Menariknya, meski kini sangat identik dengan lagu cinta klasik, karya tersebut bukan ditulis khusus oleh Benson. Benson justru memberikan karakter tersendiri melalui interpretasi vokal dan permainan gitarnya. Kredit rekaman juga memperlihatkan keterlibatan sejumlah musisi ternama, termasuk Nathan East pada bass, Dann Huff dan Paul Jackson Jr. pada gitar, serta Richard Marx sebagai salah satu backing vocalist. Kekuatan utama lagu ini terletak pada pesannya yang universal: cinta yang tetap bertahan meski kehidupan berubah. Liriknya berbicara tentang kesetiaan, penerimaan, dan keyakinan bahwa seseorang tidak perlu berubah demi dicintai. Tema seperti ini membuat lagu tersebut mudah diterima lintas generasi dan tetap relevan ketika diputar dalam suasana romantis, termasuk pernikahan. Ada fakta menarik di balik perjalanan lagu ini. Versi George Benson pada awalnya tidak menjadi hit global sebesar yang dikenal sekarang. Popularitasnya justru melonjak setelah penyanyi Hawaii, Glenn Medeiros, merekam ulang lagu tersebut pada 1987. Versi Medeiros kemudian menjadi hit internasional dan membawa komposisi Masser-Goffin ke audiens yang jauh lebih luas. Lagu itu juga kemudian dinyanyikan ulang oleh berbagai artis, termasuk Westlife pada 2006. Namun, mendengarkan kembali versi George Benson memberikan pengalaman yang berbeda. Benson tidak menyanyikannya seperti sebuah power ballad yang penuh ledakan emosi. Ia memilih pendekatan yang lebih halus dan elegan. Latar belakangnya sebagai gitaris jazz dan soul terasa dalam cara ia mengatur frase vokal serta memberikan ruang bagi instrumen untuk bernapas. Hasilnya adalah sebuah lagu cinta yang terdengar intim, dewasa, dan sophisticated. Salah satu hal yang membuat versi Benson istimewa adalah perpaduan antara romantisme pop dengan sentuhan jazz dan R&B. AllMusic mengategorikan rekaman ini dalam spektrum jazz, R&B, contemporary jazz, jazz-pop, dan smooth jazz, yang menjelaskan mengapa lagu tersebut memiliki daya tarik lebih luas daripada sekadar balada romantis biasa. Hampir empat dekade setelah pertama kali diperkenalkan, “Nothing’s Gonna Change My Love for You” tetap memiliki tempat tersendiri dalam musik populer. Lagu ini membuktikan bahwa sebuah karya tidak selalu harus mengikuti tren untuk menjadi abadi. Kadang-kadang, sebuah melodi yang indah, lirik tentang cinta yang tulus, dan penyanyi yang mampu menyampaikannya dengan penuh perasaan sudah cukup untuk membuat sebuah lagu terus dikenang. #journeyalist #lagulawas #oldsong #memories #nostalgia
Ada lagu yang terasa sederhana ketika pertama kali didengar, tetapi justru karena kesederhanaannya mampu bertahan melewati zaman. “Nothing’s Gonna Change My Love for You” milik George Benson adalah salah satunya. Dengan melodi lembut, aransemen pop-soul yang hangat, serta vokal Benson yang khas, lagu ini menghadirkan pernyataan cinta yang terdengar tulus tanpa terasa berlebihan. Lagu ini ditulis oleh Michael Masser dan Gerry Goffin dan direkam George Benson untuk album 20/20. Versi Benson dirilis pada 1985 melalui Warner Bros. Records. Menariknya, meski kini sangat identik dengan lagu cinta klasik, karya tersebut bukan ditulis khusus oleh Benson. Benson justru memberikan karakter tersendiri melalui interpretasi vokal dan permainan gitarnya. Kredit rekaman juga memperlihatkan keterlibatan sejumlah musisi ternama, termasuk Nathan East pada bass, Dann Huff dan Paul Jackson Jr. pada gitar, serta Richard Marx sebagai salah satu backing vocalist. Kekuatan utama lagu ini terletak pada pesannya yang universal: cinta yang tetap bertahan meski kehidupan berubah. Liriknya berbicara tentang kesetiaan, penerimaan, dan keyakinan bahwa seseorang tidak perlu berubah demi dicintai. Tema seperti ini membuat lagu tersebut mudah diterima lintas generasi dan tetap relevan ketika diputar dalam suasana romantis, termasuk pernikahan. Ada fakta menarik di balik perjalanan lagu ini. Versi George Benson pada awalnya tidak menjadi hit global sebesar yang dikenal sekarang. Popularitasnya justru melonjak setelah penyanyi Hawaii, Glenn Medeiros, merekam ulang lagu tersebut pada 1987. Versi Medeiros kemudian menjadi hit internasional dan membawa komposisi Masser-Goffin ke audiens yang jauh lebih luas. Lagu itu juga kemudian dinyanyikan ulang oleh berbagai artis, termasuk Westlife pada 2006. Namun, mendengarkan kembali versi George Benson memberikan pengalaman yang berbeda. Benson tidak menyanyikannya seperti sebuah power ballad yang penuh ledakan emosi. Ia memilih pendekatan yang lebih halus dan elegan. Latar belakangnya sebagai gitaris jazz dan soul terasa dalam cara ia mengatur frase vokal serta memberikan ruang bagi instrumen untuk bernapas. Hasilnya adalah sebuah lagu cinta yang terdengar intim, dewasa, dan sophisticated. Salah satu hal yang membuat versi Benson istimewa adalah perpaduan antara romantisme pop dengan sentuhan jazz dan R&B. AllMusic mengategorikan rekaman ini dalam spektrum jazz, R&B, contemporary jazz, jazz-pop, dan smooth jazz, yang menjelaskan mengapa lagu tersebut memiliki daya tarik lebih luas daripada sekadar balada romantis biasa. Hampir empat dekade setelah pertama kali diperkenalkan, “Nothing’s Gonna Change My Love for You” tetap memiliki tempat tersendiri dalam musik populer. Lagu ini membuktikan bahwa sebuah karya tidak selalu harus mengikuti tren untuk menjadi abadi. Kadang-kadang, sebuah melodi yang indah, lirik tentang cinta yang tulus, dan penyanyi yang mampu menyampaikannya dengan penuh perasaan sudah cukup untuk membuat sebuah lagu terus dikenang. #journeyalist #lagulawas #oldsong #memories #nostalgia

About