ibrmmm :
Aku menyukainya... dalam diam yang panjang. Dalam tatapan yang selalu aku sembunyikan, dalam doa-doa yang tak pernah menyebut namanya secara lantang. Aku menyukainya... tanpa pernah ia tahu."
Bukan karena aku pengecut, bukan karena rasa ini biasa saja, tapi karena aku terlalu takut-takut jika perasaanku malah menjauhkan kami, takut jika kehadiranku tak pernah benar-benar diharapkan.
Setiap hari aku menyapa, dengan nada biasa, dengan senyum biasa. Padahal hatiku ribut saat melihatnya. Jantungku berisik setiap kali namanya disebut. Dan meski hanya sekilas, aku sudah bahagia saat matanya menatap ke arahku.
Aku tahu, dia mungkin tak pernah sadar. Mungkin aku hanya bagian kecil dari hidupnya yang tak penting. Mungkin aku hanya seseorang yang hadir, tapi tak pernah benar-benar ada di hatinya.
Tapi tak apa...
Aku tetap menyukainya, meski tak pernah bisa memilikinya. Aku tetap mendoakan, meski namaku tak pernah masuk dalam daftar harapannya.
Aku menyukainya, dengan cara paling sunyi yang aku tahu-menyimpannya dalam hati, menjaganya dalam jarak, dan merelakannya, jika suatu hari ia memilih bahagia... bukan denganku.
2025-08-06 14:01:03