@moitapnhay.ungho: @Gia Nhi Xinh

🫧
🫧
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 19 January 2025 00:34:22 GMT
58
12
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @moitapnhay.ungho, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Teks Arab فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلشَّهَوَٰتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا   Arab-Latin Fa khalafa mim ba‘dihim khalfun aḍā‘uṣ-ṣalāta wattaba‘usy-syahawāti fa saufa yalqauna gayyā  -Ringkasan Tafsir Ayat ini merupakan peringatan keras dari Allah SWT mengenai kemerosotan moral generasi yang datang setelah para nabi dan orang-orang saleh. Beberapa poin penting dari kitab-kitab tafsir (seperti Tafsir Al-Muyassar, Tafsir Jalalayn, dan Ibnu Katsir) mencakup hal-hal berikut:   1.Munculnya Generasi Buruk (Khalfun): Setelah wafat atau berlalu masanya para nabi dan hamba-hamba pilihan, muncullah generasi penerus yang buruk. Kata khalf (dengan huruf fa disukun) sering digunakan dalam bahasa Arab untuk menyebut pengganti atau keturunan yang tidak baik, berbeda dengan khalaf (dengan fa difathah) yang merujuk pada pengganti yang baik. 2.Menyia-nyiakan Salat (Aḍā‘uṣ-ṣalāh):   Maksud dari menyia-nyiakan salat bukan berarti mereka total meninggalkan agama sama sekali, melainkan mengabaikan waktu pelaksanaannya, menunda-nunda hingga keluar waktu, atau meninggalkan rukun dan syarat sahnya.   Karena salat adalah tiang agama, runtuhnya penjagaan terhadap salat menjadi indikator rusaknya komitmen seseorang terhadap agamanya.  3.Memperturutkan Hawa Nafsu (Wattaba‘usy-syahawāt): Ketika seseorang sudah malas atau abai terhadap salat, ia akan mudah terjerumus dalam perbuatan maksiat, memperturutkan syahwat duniawi, serta melanggar batas-batas Allah (seperti berzina, berbuat aniaya, dan dosa besar lainnya).   4.Ancaman Balasan (Fasaufa yalqauna gayyā): Kata gayyā dalam tafsir diartikan sebagai kesesatan, kerugian, atau nama sebuah lembah di neraka Jahanam yang sangat dalam dan buruk tempat kembalinya.
Teks Arab فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلشَّهَوَٰتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا Arab-Latin Fa khalafa mim ba‘dihim khalfun aḍā‘uṣ-ṣalāta wattaba‘usy-syahawāti fa saufa yalqauna gayyā -Ringkasan Tafsir Ayat ini merupakan peringatan keras dari Allah SWT mengenai kemerosotan moral generasi yang datang setelah para nabi dan orang-orang saleh. Beberapa poin penting dari kitab-kitab tafsir (seperti Tafsir Al-Muyassar, Tafsir Jalalayn, dan Ibnu Katsir) mencakup hal-hal berikut: 1.Munculnya Generasi Buruk (Khalfun): Setelah wafat atau berlalu masanya para nabi dan hamba-hamba pilihan, muncullah generasi penerus yang buruk. Kata khalf (dengan huruf fa disukun) sering digunakan dalam bahasa Arab untuk menyebut pengganti atau keturunan yang tidak baik, berbeda dengan khalaf (dengan fa difathah) yang merujuk pada pengganti yang baik. 2.Menyia-nyiakan Salat (Aḍā‘uṣ-ṣalāh): Maksud dari menyia-nyiakan salat bukan berarti mereka total meninggalkan agama sama sekali, melainkan mengabaikan waktu pelaksanaannya, menunda-nunda hingga keluar waktu, atau meninggalkan rukun dan syarat sahnya. Karena salat adalah tiang agama, runtuhnya penjagaan terhadap salat menjadi indikator rusaknya komitmen seseorang terhadap agamanya. 3.Memperturutkan Hawa Nafsu (Wattaba‘usy-syahawāt): Ketika seseorang sudah malas atau abai terhadap salat, ia akan mudah terjerumus dalam perbuatan maksiat, memperturutkan syahwat duniawi, serta melanggar batas-batas Allah (seperti berzina, berbuat aniaya, dan dosa besar lainnya). 4.Ancaman Balasan (Fasaufa yalqauna gayyā): Kata gayyā dalam tafsir diartikan sebagai kesesatan, kerugian, atau nama sebuah lembah di neraka Jahanam yang sangat dalam dan buruk tempat kembalinya.

About