@attemptedsoc: please someone do a split screen of this and subway surfers #educational #subwaysurfers #subwaysurfersstorytime #intellectual #media #dualscreen #splitscreen #meme #joke #storytime #redditstories #medialiteracy #attentionspan #genz #genalpha #information #technology #History #advice #rant #greenscreen #fyp

gia 🪐🪐
gia 🪐🪐
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 22 January 2025 19:44:34 GMT
24214
4463
57
29

Music

Download

Comments

rectum.ravager
schlorbster 🩷 :
I have not gotten these in months
2025-01-22 19:48:43
374
echo1616
Echo16 16 :
some subway surfer would go great with this or even some maze ball for a modern twist. maybe both some how.
2025-01-22 20:53:19
69
ajazzycat014
C :
drowning in entertainment: the age of distraction by: Olisunvia
2025-01-23 01:04:46
21
bigbrayneonwayne
Wayne :
I just want my 1 sec brain blast of useless info in the morning so I don't want to look at anything but life
2025-01-22 20:21:14
18
pinglefart
pinglefart :
I haven't seen them at all on tiktok, but I see them all the time while I monitor my little sister on YouTube shorts. I just wanna know where they began
2025-01-22 19:51:43
23
meggyatt2
megan :
i hope someone turns this into a dual screen video with slime on the side so i can understand this
2025-01-23 17:39:34
2
winston_mm
Winston Mitchell :
ate as always
2025-01-22 20:27:44
2
user1220226673
Ariana :
This is why the movie theater is such a sacred place to me. Everyone is just fully in the moment and i never see anyone on their phones.
2025-01-24 20:46:17
0
thismightbesum1
Sumi‼️ :
I only watch those dual screen videos when im super tired but movies? Nope so i hope this won’t become a thing
2025-01-22 20:06:22
0
itsonlyokwhenidoit
Lyle :
i know ur gonna hate this but i just saw a vid of urs from 2022 and u found this like signature look it’s amazing i want 2 know how
2025-01-24 17:39:20
5
saevitia4
Saevitia :
I saw one where it covered the entire screen but it was transparent.. like what??? 😭
2025-02-10 12:12:45
0
kayleighjoanna5
kay 🍎 :
I don’t even get subway surfers gameplay anymore it’s just a random 30 seconds of a popular video and those bouncing ball things
2025-01-24 20:30:14
0
boingboing456
🫧 :
getting exposed to everything without actually processing it is just terrifying
2025-01-23 11:55:46
0
1994forever
sher 🪰 :
i KNOW i can’t focus on longform content, so i do something different while i watch it. but never ever another screen. like mindless drawing or something
2025-01-25 17:14:09
0
boywithacat69
Valarian_05 :
I’ve seen people making fake subway surfer Reddit stories but combining advertisements for products in the stories to try and sell the product to kids
2025-01-28 19:09:18
0
socialsamurai
Sammy Maxwell :
thank you for being critical of this platform (and social media/mainstream media at large) at a time when it's unpopular to give our entertainment an honest look.
2025-01-22 23:57:52
0
d_choz3n1
_a_saint🍯🥊 :
I don’t have this
2025-01-23 00:00:31
0
oompalucca
oompalucca :
the bouncing ball maze ones r my favs by far
2025-01-24 08:22:07
0
bomizolk
𝕽𝖎𝖓𝖓‧꒰ა ♱ ໒꒱ (COMMS OPEN) :
I just took a break from watching a VN gameplay and got this 😭 i needed that break tho saya no uta is scary
2025-02-14 14:02:32
0
estrellotabellota9
estrella💕 :
god i'm so happy you're posting more i love your videos, thank you so much🫶
2025-01-23 05:19:34
0
stewyhosseinisbeard
:D :
It's become so hard, nearly impossible, for me to focus on one thing at a time nowadays, I hate it so much
2025-03-15 07:16:59
0
severeroadrage
ele :
you have adhd
2025-01-23 01:12:29
2
To see more videos from user @attemptedsoc, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlena akan kesombongan dan begitu kagum pada dirinya sendiri... pernahkah engkau merenungkan bahwa seluruh rasa besar yang memenuhi dadamu hari ini berdiri di atas sesuatu yang sangat rapuh. Satu napas yang dipinjamkan saja sudah membuatmu meninggi, padahal tanpa itu kau hanyalah jasad yang terbujur kaku tanpa mampu menggerakkan satu jari pun. Tidak ada pujian yang mampu menghidupkanmu kembali. Tidak ada harta yang mampu membeli satu tarikan udara tambahan. Tidak ada manusia yang sanggup menawar kematian agar menunggumu beberapa saat lagi. Lalu mengapa engkau berjalan di bumi dengan kepala yang tinggi, sedangkan kehidupanmu sendiri bergantung pada sesuatu yang bahkan tidak mampu kau pertahankan barang sedetik pun. Wahai jiwa-jiwa manusia yang begitu mudah memandang rendah orang lain... sadarlah bahwa kesombongan sering kali lahir dari lupa mengenal diri sendiri. Engkau melihat keberhasilanmu lalu menganggapnya hasil kekuatanmu semata. Engkau melihat kedudukanmu lalu mengira itu bukti kemuliaanmu. Engkau melihat apa yang ada di tanganmu lalu merasa lebih berharga daripada mereka yang tidak memiliki seperti dirimu. Padahal jika Allah membuka tabir kelemahan yang selama ini Dia tutupi darimu, mungkin engkau tidak akan menemukan alasan sedikit pun untuk membanggakan diri. Betapa banyak aib yang tidak diketahui manusia, betapa banyak kekurangan yang disembunyikan oleh kasih sayang Allah, dan betapa banyak dosa yang seandainya diperlihatkan kepada manusia lain, niscaya engkau akan lebih sibuk menangisi dirimu daripada menghakimi orang lain. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terpesona oleh bayangan kehebatannya sendiri... pernahkah engkau membayangkan bagaimana akhir dari tubuh yang hari ini begitu kau banggakan. Tubuh yang kau rawat dengan penuh perhatian itu suatu hari akan kehilangan seluruh kemampuannya. Mata yang sekarang melihat akan tertutup selamanya. Telinga yang mendengar akan berhenti menangkap suara. Lidah yang dahulu membanggakan diri tidak lagi mampu mengucapkan sepatah kata pun. Lalu orang orang yang kau kenal akan berdiri mengelilingimu dalam keheningan. Mereka tidak lagi berbicara tentang kekayaanmu, tidak lagi membicarakan pencapaianmu, tidak lagi memuji kedudukanmu. Mereka hanya akan berkata bahwa engkau telah tiada, kemudian perlahan kembali melanjutkan hidup mereka tanpa kehadiranmu. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlalu sibuk meninggikan diri di atas bumi... ketahuilah bahwa tidak ada pemandangan yang lebih menyedihkan daripada seseorang yang menghabiskan seluruh umurnya membangun istana kesombongan di atas sesuatu yang akan menjadi tanah. Hari demi hari ia berusaha terlihat besar di hadapan manusia, tetapi lupa memperbaiki kedudukannya di hadapan Allah. Ia menjaga citranya dengan sungguh sungguh, namun membiarkan hatinya dipenuhi penyakit yang perlahan merusak amalnya. Ia takut kehilangan penghormatan manusia, tetapi tidak takut kehilangan rahmat Tuhannya. Sampai akhirnya kematian datang mematahkan seluruh khayalan tentang kebesaran dirinya dan memperlihatkan kenyataan yang selama ini ia hindari. Wahai jiwa-jiwa manusia yang masih diberi kesempatan untuk merenung sebelum semuanya terlambat... ingatlah bahwa pada akhirnya tidak ada yang akan dibawa pulang selain amal dan penyesalan. Kesombongan tidak akan menerangi kuburmu. Kekayaan tidak akan menemanimu dalam kesendirianmu. Kedudukan tidak akan menjawab pertanyaan yang menantimu. Dan orang orang yang dahulu bertepuk tangan untukmu tidak akan mampu memikul bebanmu walau hanya sedikit. Maka sebelum tubuhmu menjadi nama yang disebut dengan kenangan, sebelum napasmu kembali kepada pemilik-Nya, dan sebelum waktu menutup seluruh kesempatan yang tersisa, rendahkanlah hatimu. Sebab sering kali yang paling dekat dengan kehancuran bukanlah mereka yang tidak memiliki apa apa, melainkan mereka yang terlalu kagum kepada dirinya sendiri hingga lupa bahwa dirinya hanyalah seorang hamba yang hidup dari napas yang dipinjamkan. #masukberandafypシ #wajibfyp
Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlena akan kesombongan dan begitu kagum pada dirinya sendiri... pernahkah engkau merenungkan bahwa seluruh rasa besar yang memenuhi dadamu hari ini berdiri di atas sesuatu yang sangat rapuh. Satu napas yang dipinjamkan saja sudah membuatmu meninggi, padahal tanpa itu kau hanyalah jasad yang terbujur kaku tanpa mampu menggerakkan satu jari pun. Tidak ada pujian yang mampu menghidupkanmu kembali. Tidak ada harta yang mampu membeli satu tarikan udara tambahan. Tidak ada manusia yang sanggup menawar kematian agar menunggumu beberapa saat lagi. Lalu mengapa engkau berjalan di bumi dengan kepala yang tinggi, sedangkan kehidupanmu sendiri bergantung pada sesuatu yang bahkan tidak mampu kau pertahankan barang sedetik pun. Wahai jiwa-jiwa manusia yang begitu mudah memandang rendah orang lain... sadarlah bahwa kesombongan sering kali lahir dari lupa mengenal diri sendiri. Engkau melihat keberhasilanmu lalu menganggapnya hasil kekuatanmu semata. Engkau melihat kedudukanmu lalu mengira itu bukti kemuliaanmu. Engkau melihat apa yang ada di tanganmu lalu merasa lebih berharga daripada mereka yang tidak memiliki seperti dirimu. Padahal jika Allah membuka tabir kelemahan yang selama ini Dia tutupi darimu, mungkin engkau tidak akan menemukan alasan sedikit pun untuk membanggakan diri. Betapa banyak aib yang tidak diketahui manusia, betapa banyak kekurangan yang disembunyikan oleh kasih sayang Allah, dan betapa banyak dosa yang seandainya diperlihatkan kepada manusia lain, niscaya engkau akan lebih sibuk menangisi dirimu daripada menghakimi orang lain. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terpesona oleh bayangan kehebatannya sendiri... pernahkah engkau membayangkan bagaimana akhir dari tubuh yang hari ini begitu kau banggakan. Tubuh yang kau rawat dengan penuh perhatian itu suatu hari akan kehilangan seluruh kemampuannya. Mata yang sekarang melihat akan tertutup selamanya. Telinga yang mendengar akan berhenti menangkap suara. Lidah yang dahulu membanggakan diri tidak lagi mampu mengucapkan sepatah kata pun. Lalu orang orang yang kau kenal akan berdiri mengelilingimu dalam keheningan. Mereka tidak lagi berbicara tentang kekayaanmu, tidak lagi membicarakan pencapaianmu, tidak lagi memuji kedudukanmu. Mereka hanya akan berkata bahwa engkau telah tiada, kemudian perlahan kembali melanjutkan hidup mereka tanpa kehadiranmu. Wahai jiwa-jiwa manusia yang terlalu sibuk meninggikan diri di atas bumi... ketahuilah bahwa tidak ada pemandangan yang lebih menyedihkan daripada seseorang yang menghabiskan seluruh umurnya membangun istana kesombongan di atas sesuatu yang akan menjadi tanah. Hari demi hari ia berusaha terlihat besar di hadapan manusia, tetapi lupa memperbaiki kedudukannya di hadapan Allah. Ia menjaga citranya dengan sungguh sungguh, namun membiarkan hatinya dipenuhi penyakit yang perlahan merusak amalnya. Ia takut kehilangan penghormatan manusia, tetapi tidak takut kehilangan rahmat Tuhannya. Sampai akhirnya kematian datang mematahkan seluruh khayalan tentang kebesaran dirinya dan memperlihatkan kenyataan yang selama ini ia hindari. Wahai jiwa-jiwa manusia yang masih diberi kesempatan untuk merenung sebelum semuanya terlambat... ingatlah bahwa pada akhirnya tidak ada yang akan dibawa pulang selain amal dan penyesalan. Kesombongan tidak akan menerangi kuburmu. Kekayaan tidak akan menemanimu dalam kesendirianmu. Kedudukan tidak akan menjawab pertanyaan yang menantimu. Dan orang orang yang dahulu bertepuk tangan untukmu tidak akan mampu memikul bebanmu walau hanya sedikit. Maka sebelum tubuhmu menjadi nama yang disebut dengan kenangan, sebelum napasmu kembali kepada pemilik-Nya, dan sebelum waktu menutup seluruh kesempatan yang tersisa, rendahkanlah hatimu. Sebab sering kali yang paling dekat dengan kehancuran bukanlah mereka yang tidak memiliki apa apa, melainkan mereka yang terlalu kagum kepada dirinya sendiri hingga lupa bahwa dirinya hanyalah seorang hamba yang hidup dari napas yang dipinjamkan. #masukberandafypシ #wajibfyp

About