@tv.nh21:

Thao Vy
Thao Vy
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 05 February 2025 12:34:30 GMT
453869
23146
60
5996

Music

Download

Comments

03.7.03
K E M I U 🥨 :
Sẽ không nói nữa 👌🏻
2025-02-06 15:43:39
15
dngthqunhtrang643
Thân :
Mình đang lạc lối trong thế giới của riêng mình. Bạn có thể làm hướng dẫn viên cho mình được không?
2025-02-26 01:10:30
4
tuyen091299
Tuyền :
Cũng chẳng có lần sau nữa 🙂
2025-05-02 04:53:17
1
honnay208
❤️ :
con tht sự xinloi bm nhìu,con lại phải va vào 1ng ăn chs bời,hối hận cx muộn...
2025-10-30 06:25:20
1
_harrymai_01
Thanh Hảii :
Thương em ở độ tuổi ham chơi 😌sau biến cố thì a sẽ thay đổi
2025-07-12 01:34:13
5
_thuyduongyeu_
Đ :
ko bn quản đc mờ mik nghe lời bn mờ
2025-11-06 12:25:00
0
pttvan137
️bủm ☁︎ :
à
2025-02-06 14:59:28
1
nh.06087
𝚋𝚎𝚘🤎 :
chịu
2026-05-20 17:55:31
1
landaulamme_15
landaulamme_15 :
Đúng zạy
2025-02-06 15:02:10
1
tdd_1112
💋 :
uhh
2026-04-17 16:15:23
0
trantienndattt
tdat. :
lần ni là thật 🥺
2026-02-20 18:53:38
0
klinh0702
Phan Khanh Linh :
ok
2025-02-07 05:47:55
0
tuongduy06092001
Duyduy@ :
Tự A ta thay đổi thôi, nói nhiều cũng vô ích
2025-03-07 15:14:28
0
cutecute.0410
𝙉𝙜𝙖ᥫ᭡ :
thừa
2025-02-19 15:31:48
0
hai_en4
Ovtk giai đoạn cuối :
Uh
2025-02-14 11:28:16
0
yeu.em_rat.nhieu
Hoanglee :
đâu trừ anh ra nhé
2025-03-04 15:03:32
0
lijun522
越过山丘 :
Tôi năm nay hơn 70 tuổi mà tôi chưa gặp tình trạng này bao giờ!
2025-02-27 08:57:58
0
quynh3th4
Q U Ỳ N H 🪷 :
Kbh thay đổi đc 1 ai
2026-03-13 18:00:21
1
linhlinh29790
Tômm🫧 :
@akio2k14
2025-02-06 13:28:34
2
diulingg510
Nguyễn Diệu Linh :
@DucThu2003 cũng đúng thôi😞
2025-02-07 22:09:20
0
le0_6thuwww
𝓗𝓾𝔂𝓮̂̀𝓷 𝓣𝓱𝓾̛𝓸̛𝓷𝓰 :
@Lê Mạnh Hưng 😿
2025-02-19 12:01:54
0
lequynh_07
Q :
😟
2025-02-06 16:07:43
2
aqyuhn
qA :
@🐥
2025-02-27 23:29:23
1
To see more videos from user @tv.nh21, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalo ini buat comic AInya bikin aku setres gila wkwk, kayanya ada kali 15X ngulang huhuu😭😭 untuk wattpad aku otw up Yakk.🔥 ෆ⁠╹⁠ ⁠.̮⁠ ⁠╹⁠ෆ Hawkky masih menatap dokter itu dengan tatapan curiga. Satu nama terus terngiang di kepalanya. Leassa. Nama itu tidak seharusnya muncul di tempat ini. Hawkky melirik Ryn yang masih terbaring sambil menahan kram. Wanita itu memejamkan mata, sama sekali tidak mengetahui percakapan yang terjadi di sekitarnya. Ada sesuatu yang tidak beres. Dokter itu mengenal Ryn lebih dari yang seharusnya. Namun untuk sekarang, Hawkky memilih diam. Ia mengambil ponselnya dan berjalan sedikit menjauh dari ranjang. Layar ponselnya menampilkan kontak Papah. Hawkky menekan tombol panggil. Tut... Tut... Tidak lama kemudian, panggilan tersambung.
Kalo ini buat comic AInya bikin aku setres gila wkwk, kayanya ada kali 15X ngulang huhuu😭😭 untuk wattpad aku otw up Yakk.🔥 ෆ⁠╹⁠ ⁠.̮⁠ ⁠╹⁠ෆ Hawkky masih menatap dokter itu dengan tatapan curiga. Satu nama terus terngiang di kepalanya. Leassa. Nama itu tidak seharusnya muncul di tempat ini. Hawkky melirik Ryn yang masih terbaring sambil menahan kram. Wanita itu memejamkan mata, sama sekali tidak mengetahui percakapan yang terjadi di sekitarnya. Ada sesuatu yang tidak beres. Dokter itu mengenal Ryn lebih dari yang seharusnya. Namun untuk sekarang, Hawkky memilih diam. Ia mengambil ponselnya dan berjalan sedikit menjauh dari ranjang. Layar ponselnya menampilkan kontak Papah. Hawkky menekan tombol panggil. Tut... Tut... Tidak lama kemudian, panggilan tersambung. "Hawkky?" Suara Don Vito terdengar dari seberang. "Ada apa?" Hawkky menatap Ryn dengan wajah serius. "Papah..." Ia menarik napas. "Bunda masuk rumah sakit." Don Vito langsung terdiam. "...Apa?" "Kami membawanya ke IGD." "Bagaimana kondisinya?" "Tadi dia mengalami kram di bagian perut." "Kram?" "Iya. Sekarang sedang diperiksa dokter." Don Vito menatap kosong ke depan. Wajahnya berubah tegang. "Baik. Papah segera ke sana." "Iya." Hawkky hendak mengakhiri panggilan. Namun pikirannya kembali tertuju kepada dokter yang tadi memanggil Ryn dengan nama Leassa. Ia tidak mengatakan apa pun kepada Don Vito. Nama itu sengaja disimpannya sendiri. "Sampai nanti, Ayah." Tut. Panggilan berakhir. Hawkky menurunkan ponselnya. Alessandria yang sejak tadi berdiri di dekat ranjang Ryn menoleh dengan wajah bingung. "Tunggu... memangnya ada Bunda kita di sini?" Hawkky menatapnya. "Ada sesuatu yang aneh." "Aneh bagaimana?" Hawkky melirik dokter. "Dokter itu tadi memanggil Ryn dengan nama Leassa." Alessandria langsung terdiam. "Leassa?" "Iya." Alessandria menatap Ryn. "Tapi... itu kan..." "Nama Bunda." Keduanya terdiam. Alessandria kembali menatap Hawkky. "Jadi maksudmu..." "Aku belum tahu." Hawkky mendekat sedikit dan berbicara dengan suara rendah. "Tapi dokter itu tidak mungkin sembarangan memanggilnya begitu." Alessandria mengernyitkan dahi. "Terus kenapa tadi kau menelepon Ayah?" "Aku bilang Bunda masuk rumah sakit." "Tapi kau tidak bilang soal nama Leassa?" Hawkky menggeleng. "Tidak." Alessandria mulai memahami sesuatu. "Kau sengaja?" Hawkky menatap ponselnya dan tersenyum tipis. "Aku mau pancing Ayah." "Pancing?" "Aku ingin lihat reaksinya ketika mendengar Bunda masuk rumah sakit." Hawkky kembali menatap Ryn. "Kalau Ryn memang bukan Bunda, Ayah seharusnya tidak punya alasan untuk bereaksi seperti itu." Alessandria terdiam. "Dan kalau Ryn memang Bunda..." "Reaksi Ayah akan menunjukkan sesuatu." Alessandria menatap Ryn dengan perasaan campur aduk. "Tapi bagaimana kalau benar?" Hawkky terdiam sejenak. Ia juga menyimpan pertanyaan yang sama. "Makanya kita harus memastikan." Tatapannya kembali tertuju kepada dokter. "Dokter itu menyebut nama Bunda." Kemudian Hawkky menatap Alessandria. "Dan Ayah mungkin tahu lebih banyak dari yang selama ini kita kira." Alessandria menggenggam tangannya sendiri. "Jadi sekarang kita tunggu reaksinya?" "Iya." Hawkky menatap pintu IGD. "Kita lihat sendiri apakah Ayah akan datang dengan reaksi seorang ayah..." Tatapannya semakin serius. "...atau seseorang yang baru saja mendengar kabar tentang istrinya." Alessandria terdiam. Sementara itu, Ryn masih berbaring sambil menahan rasa sakit. Ia sama sekali tidak mengetahui percakapan kedua anaknya. Mereka hanya membutuhkan satu kepastian. Apakah wanita yang selama ini mereka cari... benar-benar Bunda mereka? . . AU Leassa Mishima. spesial tag @PutriBali Rahasia yang mulai terbongkar #leassamishima #putrirp #ime #donvito #imeroleplay

About