Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@onifadeyusuffayin:
Ola oluwa welder
Open In TikTok:
Region: NG
Friday 07 February 2025 19:32:37 GMT
62077
3369
18
74
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.24MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.24MB
)
Watermark .mp4 (
4.53MB
)
Music .mp3
Comments
BUILDER EASYB :
Allah will bless your hustle bro
2025-02-07 20:29:37
5
Rachid :
💯💯💯💯❣️❤❤❤⚡⚡⚡💪✅✅
2025-02-08 16:58:41
1
HURLERNIYI :
Oppoooooo
2025-02-09 12:34:06
1
Ark Montana :
🧐
2025-04-20 13:09:48
0
Anu Samson :
hello
2025-04-07 16:23:52
0
OLA stitches :
❤❤❤
2025-02-10 08:18:50
0
Monday John :
🥰
2025-02-09 22:05:37
0
Monday John :
😂
2025-02-09 22:05:16
0
Monday John :
🥰
2025-02-09 22:05:13
0
08166805738 :
🙏🙏🙏
2025-02-09 19:50:11
0
ONA ARA welder❣️❣️❣️ :
💯💯💯
2025-02-09 10:03:32
0
oluwasegun :
hello
2025-02-09 07:07:33
0
musi :
bro plese if you get work plese call me ?07017138984
2025-02-08 21:52:28
0
Muhammed 💕💯 ☑️ 001 :
❣️
2025-02-08 21:36:50
0
Muhammed 💕💯 ☑️ 001 :
iragbiji
2025-02-08 21:36:22
0
user5200789993046 :
hi 👋
2025-02-08 20:29:31
0
Waris001 :
where are u from sir
2025-02-08 19:30:33
0
To see more videos from user @onifadeyusuffayin, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
[5] Sejak perdebatan besar kemarin malam, semuanya mulai berubah. Dirimu yang awalnya hanya perasaan kecil yang sulit dijelaskan, rasa tidak nyaman setiap kali menyadari ada tatapan yang mengikuti ke mana pun kamu pergi. Saat keluar dari gerbang sekolah, saat makan siang bersama teman-teman, bahkan ketika sekadar berjalan-jalan di pusat perbelanjaan pada akhir pekan. Seolah ada mata yang terus memperhatikan dan firasatmu mengatakan itu bukan kebetulan. Sebagai putri keluarga Kang, kamu terbiasa hidup di tengah dunia yang penuh kepentingan dan persaingan. Karena itulah, tidak butuh waktu lama bagimu untuk menyadari bahwa seseorang memang sedang mengawasimu. Mungkin orang suruhan ayahmu atau pihak lain. Yang jelas, keberadaan mereka membuatmu mulai berhati-hati. Termasuk terhadap Juhoon, apalagi namanya kini semakin sering muncul dalam pembicaraan para petinggi perusahaan. Kamu tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi di balik layar, tetapi satu hal yang kamu pahami. Hubungan apa pun antara keluarga Kim dan keluarga Kang tidak sesederhana yang terlihat. Karena itulah, kamu mulai menjaga jarak perlahan dan Juhoon menyadarinya. ——— Sore ini, setelah kelas terakhir selesai kamu keluar dari perpustakaan sambil membawa beberapa buku di pelukan. Langkahmu terhenti saat melihat sosok tinggi yang berdiri di dekat tangga. Juhoon. Tangannya dimasukkan ke saku celana, wajahnya datar seperti biasa. Namun dari cara ia menatapmu, kamu tahu ia sudah menunggumu cukup lama. Siswi yang lewat beberapa kali melirik ke arahnya, sulit untuk tidak memperhatikan sang pewaris yang berdiri sendirian di sana seperti patung. Kamu sempat mempertimbangkan untuk berbalik, sayangnya terlambat karena Juhoon sudah melihatmu. Tatapan kalian bertemu, beberapa detik, tidak ada yang berbicara. "Kenapa menghindar?" Kamu menghela napas pelan. "Aku enggak menghindar." "Bohong." "Aku sibuk." "Kamu bahkan enggak baca pesanku." "Aku baca." "Empat jam setelah aku kirim." Kamu terdiam, sial, ternyata dia memperhatikan sampai sedetail itu. Juhoon melangkah mendekat satu langkah. "Aku ada salah sama kamu?" Pertanyaan itu membuatmu sedikit terkejut karena untuk pertama kalinya sejak mengenalnya, ada sesuatu yang berbeda dalam suaranya. Bukan marah, melainkan kebingungan. Seolah ia benar-benar tidak mengerti alasan perubahan sikapmu. Mungkin memang begitu, Juhoon tidak tahu bahwa ada orang-orang yang memperhatikan setiap interaksi kalian. Ia tidak tahu bahwa semakin dekat dirinya padamu, semakin besar pula perhatian yang tertuju pada kalian berdua. Ia tidak tahu bahwa kamu sedang berusaha mencegah sesuatu sebelum semuanya menjadi lebih rumit. "Juhoon," ucapmu pelan, "kita seharusnya enggak sering bersama." Alisnya langsung berkerut. "Kenapa?" "Keluarga kita." "Itu lagi?" "Maaf.." Tatapan Juhoon mengeras, pertama kalinya dalam beberapa waktu terakhir, kesabarannya terlihat menipis. "Aku enggak peduli." "Tapi aku peduli." Kalimat itu membuat suasana mendadak hening, angin sore berembus pelan di antara pepohonan kampus. Beberapa murid berlalu-lalang tanpa mengetahui ketegangan yang sedang terjadi di antara kalian. Juhoon menatapmu lama. Terlalu lama, seolah mencoba mencari sesuatu di wajahmu. Namun yang ia temukan hanyalah tembok yang sengaja kamu bangun, itu membuat dadanya terasa tidak nyaman. Karena selama ini, tidak pernah ada yang menjauh darinya. Tidak pernah ada yang sengaja menghindarinya. "Apa ini yang kamu mau?" tanyanya pelan. Kamu menggenggam erat buku di tangan, lalu mengangguk. Meskipun hatimu sendiri terasa berat saat mengucapkannya, namun kamu tetap melakukannya. Menurutmu, ini adalah pilihan yang paling aman. Juhoon menundukkan pandangan sesaat, kemudian tertawa kecil. Bukan tawa yang bahagia melainkan tawa menyadari sesuatu yang tidak ingin ia percayai. "Baiklah." Hanya satu kata, tapi entah kenapa membuat perasaanmu semakin tidak enak. Saat kamu berbalik, berjalan pergi. Rahang Juhoon mengeras, membiarkanmu jauh bukanlah hal yang ia inginkan. #juhoon #pov #cortisedit #alternativeuniverse #4u
Good Night 💤 #fyp #viral
Fair #xuhuong #kingvon #meme #fyp #hieutruong
#repost #emotion #gixxerfiabs #gixxermodified #bike
#faca #churrasco #fyp
Never judge a book by its cover. Sometimes, your biggest setback is the beginning of your greatest breakthrough. ❤️🙏🏽 #NeverGiveUp #KindnessMatters #stem #InspirationalStory #LifeLessons
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy