@i.8yu: الله يوفقكم#viral #fyp

Faris
Faris
Open In TikTok:
Region: SA
Monday 17 February 2025 22:49:02 GMT
151042
797
156
131

Music

Download

Comments

i.8yu
Faris :
الطريقه تغيرت بعد ما رجع نضام الترمين 👍🏼
2025-12-15 14:08:33
6
x6g_3
☬Lord☬ :
غلط الطريقه لأن كل ماده لها نسبه
2025-02-18 20:16:17
5
gogogagasososasa1
gogogagasososasa1 :
عندنا ثمن مواد طيب
2025-02-18 08:13:31
4
n.3vi5
دُجى :
طيب لو لو نقصت ٦٠ درجه
2026-01-03 10:09:06
0
abdullah48112
Ab22 🇸🇦 :
السلوك والمواظبة احسبها ؟
2025-02-18 17:47:00
4
lr2os
R :
نسبتي اول ثانوي 81 زينه؟
2026-06-23 17:03:43
0
uxvu
ابـو نـاصـر :
انا كم الله لايهينكم؟
2025-12-30 17:47:45
3
k.gui
t :
ي شباب كم انقص عشان اجيب ال 100 ؟
2025-12-25 06:00:48
1
__507i
𝐵 :
ياعيال أنا عندي ٤٦ غلط كم اجيب
2026-01-05 21:41:24
0
r_mo775
RAMROM . . .🤎 :
الحين كيف راح تصير حسبه معدل التراكمي؟ لأن بأول ثانوي كنا 3 اترام والحين ترمين، نفسها ولا فيه تغير لأنه كان زايد ترم من قبل
2026-01-03 20:06:22
3
b65.4
ً :
انا ناقص ٣١-٣٧ يعني كم اجيب
2026-01-03 15:08:36
0
.jo8y
. :
عندي 30 خطا ويوم حطيتها قال 96 سواقه هي ؟
2026-01-02 19:38:44
1
queeen_roro
queeen_roro :
ثالث متوسط🙏
2026-01-06 23:47:57
0
vp.lk
؏🎖 :
انا جبت 94 كم نقصت درجه؟؟
2025-06-24 20:43:26
0
zxi710
مُحَمَّدٌ\M7MD🇸🇦 :
الحين الرقم الي اكتبه هو الدرجه الي نقصتها في الاختبارات النهائية؟
2026-01-05 19:15:27
0
n_12lp
/ :
يمدي اجيب ٩٠ ؟
2025-12-30 22:02:30
2
hanan250
REEM :
طيب ابغى تحسب حقت ولدي
2026-01-04 16:02:36
0
shissgiwofe
shissgiwofe :
88 قبل الاختبارات يمدي اجيب ٩٠؟؟
2025-05-28 15:55:26
0
x7gdx0
gdx :
منجد؟؟؟
2025-02-18 08:11:08
1
mnqp63
مازنMAZENl🐆 :
كم اجيب تكفون
2026-01-07 03:08:17
0
qqq_qill
Faisal :
ياخي والله اني مفهمت خل احد يعلمني بالله
2026-01-08 03:16:41
0
reemy142
ree-my14 :
طيب هل احسب كل المواد ولا بس المواد اختبارات النهائي
2026-01-07 07:46:58
0
afjk17a
𝐓𝐃𝕏⁵⁰²..🇸🇦 :
ابداع
2025-02-17 23:52:16
0
To see more videos from user @i.8yu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dari Mana Asal-Usul Orang Tionghoa di Indonesia? Kalian sadar nggak, beberapa kata yang kita gunakan setiap hari ternyata memiliki jejak bahasa Tionghoa? Bakmi, tahu, kecap, cepek, dan gocap adalah contoh kata yang masuk ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia melalui sejarah panjang hubungan Nusantara dengan komunitas Tionghoa. Namun, apakah semua orang Tionghoa di Indonesia berasal dari daerah yang sama? Ternyata tidak. Banyak leluhur masyarakat Tionghoa Indonesia berasal dari wilayah Tiongkok Selatan, terutama Fujian dan Guangdong. Mereka terdiri dari berbagai kelompok, seperti Hokkien, Hakka atau Khek, Teochew, Kanton, dan Hainan. Komunitas Hokkien banyak menetap di berbagai wilayah Jawa dan Sumatra, termasuk Medan. Sementara itu, masyarakat Hakka memiliki sejarah panjang di Singkawang, Bangka, dan Kalimantan Barat. Adapun komunitas Teochew banyak berkembang di Pontianak dan Riau. Kedatangan mereka ke Nusantara berlangsung dalam berbagai gelombang, dengan tujuan berdagang, bekerja di pertambangan, dan mencari kehidupan yang lebih baik. Bahkan, pada tahun 1777, para penambang Hakka di Kalimantan Barat mendirikan Kongsi Lanfang, sebuah organisasi politik dan ekonomi yang kerap disebut sebagai salah satu bentuk pemerintahan bercorak republik awal di Nusantara. Seiring berjalannya waktu, banyak di antara mereka menetap, menikah dengan penduduk setempat, dan membentuk kebudayaan Tionghoa Peranakan. Perpaduan budaya ini dapat kita lihat dalam berbagai tradisi, mulai dari kebaya encim hingga lontong cap go meh. Lalu, muncul sebuah pertanyaan menarik. Jika suatu keluarga telah tinggal di Nusantara selama ratusan tahun, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka, apakah masih tepat menyebut keturunannya sebagai pendatang? Bagaimana menurut kalian? Bagikan pandangan kalian di kolom komentar! Follow sejarahmasalalu.id untuk menemukan kisah menarik lainnya tentang sejarah Nusantara. #SejarahTionghoaIndonesia #TionghoaIndonesia #AsalUsulTionghoa #Hokkien #Hakka
Dari Mana Asal-Usul Orang Tionghoa di Indonesia? Kalian sadar nggak, beberapa kata yang kita gunakan setiap hari ternyata memiliki jejak bahasa Tionghoa? Bakmi, tahu, kecap, cepek, dan gocap adalah contoh kata yang masuk ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia melalui sejarah panjang hubungan Nusantara dengan komunitas Tionghoa. Namun, apakah semua orang Tionghoa di Indonesia berasal dari daerah yang sama? Ternyata tidak. Banyak leluhur masyarakat Tionghoa Indonesia berasal dari wilayah Tiongkok Selatan, terutama Fujian dan Guangdong. Mereka terdiri dari berbagai kelompok, seperti Hokkien, Hakka atau Khek, Teochew, Kanton, dan Hainan. Komunitas Hokkien banyak menetap di berbagai wilayah Jawa dan Sumatra, termasuk Medan. Sementara itu, masyarakat Hakka memiliki sejarah panjang di Singkawang, Bangka, dan Kalimantan Barat. Adapun komunitas Teochew banyak berkembang di Pontianak dan Riau. Kedatangan mereka ke Nusantara berlangsung dalam berbagai gelombang, dengan tujuan berdagang, bekerja di pertambangan, dan mencari kehidupan yang lebih baik. Bahkan, pada tahun 1777, para penambang Hakka di Kalimantan Barat mendirikan Kongsi Lanfang, sebuah organisasi politik dan ekonomi yang kerap disebut sebagai salah satu bentuk pemerintahan bercorak republik awal di Nusantara. Seiring berjalannya waktu, banyak di antara mereka menetap, menikah dengan penduduk setempat, dan membentuk kebudayaan Tionghoa Peranakan. Perpaduan budaya ini dapat kita lihat dalam berbagai tradisi, mulai dari kebaya encim hingga lontong cap go meh. Lalu, muncul sebuah pertanyaan menarik. Jika suatu keluarga telah tinggal di Nusantara selama ratusan tahun, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka, apakah masih tepat menyebut keturunannya sebagai pendatang? Bagaimana menurut kalian? Bagikan pandangan kalian di kolom komentar! Follow sejarahmasalalu.id untuk menemukan kisah menarik lainnya tentang sejarah Nusantara. #SejarahTionghoaIndonesia #TionghoaIndonesia #AsalUsulTionghoa #Hokkien #Hakka

About