Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@nothopebedope:
Hope Ann
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 22 February 2025 19:02:18 GMT
5824
232
2
9
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.69MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.86MB
)
Watermark .mp4 (
0.75MB
)
Music .mp3
Comments
эрик94 :
🥰
2025-02-22 22:15:00
0
Dan Percy :
😂
2025-02-27 17:08:03
0
To see more videos from user @nothopebedope, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
บัวก็มีแค่บ้าบิ่น #GELBOYS2 #baabinbua #บ้าบิ่นบัว #FOIGELBOYS2 #iQIYIxGELBOYS2
Broma a Beto😂 Parte 5😂
☕ Coffee Latte “Starting Over Again” Jakarta, Agustus 2026. Dua bulan lalu, mereka bertemu kembali di Kanada. Setelah puluhan tahun menjalani hidup masing-masing, seharusnya itu cukup menjadi reuni yang indah. Mereka pikir begitu. Ternyata tidak. Kini di Jakarta, hal pertama yang ingin dilakukannya adalah bertemu wanita yang sejak dulu punya tempat di hatinya. Dia menginap di sebuah hotel di kawasan Senayan. Siang itu, dia menelepon. “Aku ingin menemuimu. Bisakah sekarang? Kamu di mana?” Nada suaranya ceria, hangat. Terlalu mudah ditebak... dia sedang rindu. Wanita itu tersenyum. “Kebetulan aku sedang di Kinokuniya. Dekat dari hotelmu. Nanti aku ke sana.” ☕ Beberapa saat kemudian, mereka bertemu di lobby hotel. Begitu melihat wanita itu, dia langsung membentangkan kedua tangannya. Wanita itu tersenyum dan berjalan mendekat. Tidak banyak kata. Mereka langsung berpelukan. Lama. Seolah pertemuan di Kanada dua bulan lalu justru membuat rasa rindu itu semakin nyata. Dia mengecup kening wanita itu dengan lembut. Wanita itu memejamkan mata. Lima... sepuluh... hampir lima belas detik berlalu. Sampai terdengar suara dari belakang. “Ehm...” Keduanya menoleh. Wanita itu buru-buru melepaskan pelukan sambil tertawa malu. “Aduh... maaf!” Di belakang mereka berdiri dua pria muda: putra sulung wanita itu dan putra dia. “Kaki kami sudah kram dari tadi,” kata salah satunya. “Kami hampir perlu fisioterapi,” tambah yang lain. Mereka berempat tertawa. ☕ Dia menoleh kepada putranya. “Seperti janjiku... ini putraku.” Keduanya berjabat tangan hangat. Putranya beberapa kali memandang wanita itu dengan kagum. Wanita itu lalu memperkenalkan putra sulungnya. Bukannya menjabat tangan, dia justru langsung memeluk anak muda itu dengan penuh kasih sambil menepuk punggungnya. “Handsome boy.” Wanita itu tersenyum. “Anakmu juga. Kamu sangat mirip papamu waktu muda.” Putranya langsung menyela, “Yeah... only I'm more handsome than him.” Hening satu detik. Lalu semuanya tertawa. Dia menggeleng. “Confidence. Definitely inherited.” ☕ Mereka makan siang bersama. Empat orang. Lima jam berlalu tanpa terasa. Mereka bercerita, tertawa mengenang masa lalu, dan saling meledek. Putra wanita itu cepat sekali akrab dengannya. Mereka bercakap seperti dua orang yang sudah lama mengenal. Saat wanita itu mengambil salad, putranya berdiri di belakangnya mengambil buah. Dia tersenyum. “Now I understand why my dad likes you.” Wanita itu tertawa kecil. “Itu bisa-bisanya ayahmu saja.” “No. I can see something warm in the way you talk.” Wanita itu terdiam sejenak. “And... you're still beautiful.” Wanita itu tertawa. “Thank you. Kamu pintar sekali mengambil hati mantan gebetan ayahmu.” “I'm just telling the truth.” ☕ Sore menjelang malam. Ketika mereka duduk kembali di Cascade Lounge, kedua putra mereka tiba-tiba berdiri. “Mau ke mana?” tanya wanita itu. “Jalan sebentar, Mam.” Putra dia mengedipkan mata kepada ayahnya. “Boys with boys. You two need some space.” Wanita itu tertawa. “Kalian berdua memang sudah merencanakannya, ya?” “Of course.” Kedua anak muda itu pergi. Tinggallah mereka berdua. Dia meraih tangan wanita itu dan menggenggamnya hangat. Lalu bergeser mendekat dan memeluknya. Tatapannya berubah lembut. “You have no idea how long I’ve waited for this.” Wanita itu tidak menjawab. Hanya tersenyum. Mereka berbicara tentang kehidupan, hal-hal kecil yang tak sempat diceritakan, dan betapa anehnya... setelah sekian lama, mereka masih duduk bersebelahan dan terasa begitu familiar. ☕ Hari mulai malam. Mereka akhirnya bersiap pulang. Sebelum berpisah, dia menatap wanita itu. “Besok gantian aku ke rumahmu.” “Untuk apa?” Dia tersenyum ringan. “Menjemputmu.” Wanita itu hanya tersenyum. Dua bulan lalu mereka bertemu kembali di Kanada. Pertemuan kedua ini bukan sekadar kebetulan. Waktu tak pernah bisa diputar kembali. Tapi kadang... perasaan lama tidak membutuhkan mesin waktu untuk kembali menemukan jalannya.☕ #lovestory #song
サプライズで鳴らしたクラッカーが文寧に飛んでいくのおもろすぎwww🎉💛✨ #ミーアイ #ミーアイ好きな人と繋がりたい #ユーミーと繋がりたい #高見文寧 #おすすめ
Partie 2 : Deux jumelles, un mari 🍎🍎🥭🍍 #creatorsearchinsights #fruitstory #tiktokfrance🇨🇵 #histoiredefruits #aistory
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy