@farihach_: today my best photo #growmyaccount #foryoupage❤️❤️ #100kviews #videoviral

فریحہ چوہدری
فریحہ چوہدری
Open In TikTok:
Region: PK
Tuesday 04 March 2025 09:39:41 GMT
505
122
20
0

Music

Download

Comments

arshadhussaina245
jam umer 1122 :
💚💚💚
2025-03-04 12:56:26
0
harisnawazgujjar
Haris Nawaz Gujjar 786 :
🥰🥰🥰
2025-03-18 10:46:57
0
rao.irfan397
Rao irfan :
so lovely cute girl ❤️
2025-03-17 21:59:49
0
kamran.jan.465
kamran Jan 46 :
🥰🥰🥰
2025-03-11 10:55:14
0
abdul..kareem51520
❤️haji shahzad golra shrif❤️ :
❤❤❤
2025-03-05 21:55:03
0
rajashehzad116
Raju :
❤️❤️❤️
2025-03-05 06:30:46
0
dedar.ali.onli.tlp
دیدار علی فخر ے جھٹہ ہتھیال꧂ :
🥰🥰🥰
2025-03-05 03:01:05
0
bilal_jam6677
Jam Bilal ❤️💞💞❤️ :
🌹🌹🌹
2025-03-04 16:23:09
0
user1182493817429
Mohammad Akmal :
🌹🌹🌹
2025-03-04 15:36:06
0
majidnawaz.1
♥️Majid Nawaz♥️ :
🥰🥰🥰
2025-03-04 14:29:05
0
maharmahar616
Mahar Muhammad Ishfaq :
اسلام وعلیکم کیاھال ھے
2025-03-04 09:44:16
0
waqaswaqasjutt26
Waqas jutt :
❤️❤️❤️
2025-03-04 11:36:17
0
ahmad.ahmad.gujjar
Ahmad Ahmad gujjar :
🤲🤲🤲
2025-03-04 10:33:59
0
ahmad.ahmad.gujjar
Ahmad Ahmad gujjar :
💙💙💙
2025-03-04 10:33:58
0
muhammadimran0354
Muhammad Imran :
😳😳😳
2025-03-04 10:20:26
0
muhammadimran0354
Muhammad Imran :
💋💋💋
2025-03-04 10:20:23
0
muhammadimran0354
Muhammad Imran :
👌👌👌
2025-03-04 10:20:21
0
dilshad.rajput789
RanaDilshad Rajput :
🥰🥰🥰
2025-03-04 10:10:14
0
maharmahar616
Mahar Muhammad Ishfaq :
@❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-03-04 09:45:05
0
m.roshan854
M Roshan :
🥰🥰🥰
2025-03-04 09:44:22
0
To see more videos from user @farihach_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bagian 355 | Dalam bukunya Retorika (Rhetoric), Aristoteles menegaskan bahwa kebenaran dan keadilan secara alami memiliki posisi yang lebih kuat daripada kebalikannya. Namun, jika orang jahat memenangkan debat sementara orang baik kalah atau memilih diam, Aristoteles melihat hal ini sebagai kegagalan dalam seni persuasi, bukan karena kejahatan itu sendiri lebih unggul. Aristoteles menjelaskan beberapa alasan utama mengapa fenomena ini terjadi: 1. Kebenaran Tidak Membela Dirinya Sendiri Aristoteles menulis bahwa fakta objektif saja tidak cukup untuk memenangkan pikiran orang banyak. Kebenaran tidak bisa berbicara sendiri di ruang publik; ia membutuhkan penyampai yang mahir. Jika orang jahat menang, itu terjadi karena mereka menggunakan alat persuasi dengan efektif, sementara orang baik gagal menyampaikan kebenarannya dengan cara yang dapat diterima audiens. 2. Manipulasi Emosi (Pathos) vs. Keterikatan pada Data (Logos) Aristoteles membagi persuasi menjadi tiga pilar: Ethos: Kredibilitas dan karakter pembicara. Pathos: Kemampuan menyentuh emosi audiens. Logos: Logika, fakta, dan argumen rasional. Orang jahat atau demagog sering kali sangat mahir mengeksploitasi Pathos—mereka memanipulasi rasa takut, amarah, kecemasan, dan prasangka massa. Sebaliknya, orang baik sering kali terjebak hanya mengandalkan Logos (fakta dan data kaku), tanpa mempedulikan kondisi emosional audiens. Akibatnya, argumen yang logis kalah telak oleh narasi yang menyentuh emosi. 3. Pendengar Publik Bukanlah Para Ahli Filsafat Aristoteles mengingatkan bahwa audiens dalam debat publik (polis) terdiri dari masyarakat umum yang tidak semuanya terlatih dalam analisis logika yang rumit. Orang jahat paham cara menyederhanakan masalah menjadi slogan yang bombastis dan mudah dicerna. Sementara itu, orang baik sering kali menyampaikan gagasan yang terlalu bernuansa, rumit, atau abstrak, sehingga kehilangan perhatian massa. 4. Keraguan Moral dan Sikap Pasif Orang Baik Banyak orang baik menganggap seni retorika sebagai teknik
Bagian 355 | Dalam bukunya Retorika (Rhetoric), Aristoteles menegaskan bahwa kebenaran dan keadilan secara alami memiliki posisi yang lebih kuat daripada kebalikannya. Namun, jika orang jahat memenangkan debat sementara orang baik kalah atau memilih diam, Aristoteles melihat hal ini sebagai kegagalan dalam seni persuasi, bukan karena kejahatan itu sendiri lebih unggul. Aristoteles menjelaskan beberapa alasan utama mengapa fenomena ini terjadi: 1. Kebenaran Tidak Membela Dirinya Sendiri Aristoteles menulis bahwa fakta objektif saja tidak cukup untuk memenangkan pikiran orang banyak. Kebenaran tidak bisa berbicara sendiri di ruang publik; ia membutuhkan penyampai yang mahir. Jika orang jahat menang, itu terjadi karena mereka menggunakan alat persuasi dengan efektif, sementara orang baik gagal menyampaikan kebenarannya dengan cara yang dapat diterima audiens. 2. Manipulasi Emosi (Pathos) vs. Keterikatan pada Data (Logos) Aristoteles membagi persuasi menjadi tiga pilar: Ethos: Kredibilitas dan karakter pembicara. Pathos: Kemampuan menyentuh emosi audiens. Logos: Logika, fakta, dan argumen rasional. Orang jahat atau demagog sering kali sangat mahir mengeksploitasi Pathos—mereka memanipulasi rasa takut, amarah, kecemasan, dan prasangka massa. Sebaliknya, orang baik sering kali terjebak hanya mengandalkan Logos (fakta dan data kaku), tanpa mempedulikan kondisi emosional audiens. Akibatnya, argumen yang logis kalah telak oleh narasi yang menyentuh emosi. 3. Pendengar Publik Bukanlah Para Ahli Filsafat Aristoteles mengingatkan bahwa audiens dalam debat publik (polis) terdiri dari masyarakat umum yang tidak semuanya terlatih dalam analisis logika yang rumit. Orang jahat paham cara menyederhanakan masalah menjadi slogan yang bombastis dan mudah dicerna. Sementara itu, orang baik sering kali menyampaikan gagasan yang terlalu bernuansa, rumit, atau abstrak, sehingga kehilangan perhatian massa. 4. Keraguan Moral dan Sikap Pasif Orang Baik Banyak orang baik menganggap seni retorika sebagai teknik "kotor" atau manipulatif (seperti yang sering dipraktikkan oleh kaum Sofis pada zaman Yunani Kuno). Karena enggan mengotori tangan dengan teknik debat, mereka memilih diam atau bersikap pasif. Bagi Aristoteles, kebajikan (arete) membutuhkan tindakan nyata (energeia). Memilih diam saat memiliki kebenaran sama saja dengan menyerahkan panggung publik kepada para pemanipulasi. Bagi Aristoteles, retorika adalah sebuah alat netral seperti senjata. Jika orang-orang berintegritas menolak mempelajari dan menggunakannya, mereka secara tidak langsung membiarkan kebohongan dan manipulasi menguasai ruang publik. #fyp #motivation #mindset #inspiration #aristoteles

About