𝓝𝓪𝓪 :
aku anak pertama, perempuan. lahir dari sepasang kekasih yang belum siap jadi orangtua secara finansial, mental, dan pendidikan. dari kecil sampai aku beranjak dewasa gaada yang tanya "apa kamu bahagia, apa kamu sanggup, apa kamu nyaman?" aku dibentuk jadi apa yang mereka mau, tidak ada suara perlawanan, tidak ada keluhan, tidak ada pilihan sendiri, semua di tentukan bukan menentukan. aku ga dikasih kesempatan memilih jalan hidupku, cita citaku, maupun bagaimana cara aku menempuh hidup ini. "Kamu harus jdi org sukses biar bisa bangun rumah yang gede, kamu nanti kalau udh kaya nnti beliin mama itu, nanti kerja ini biar gajinya banyak bisa buat jalan jalan kemana yang dimau" cape? banget, hilang arah? sering, mau nyerah? gaada pilihan itu. kalau aku nyerah, siapa yang akan digantungi sejuta harapan oleh keluarga itu? aku punya adik yang umurnya selisih 11 tahun sama aku, dia lelaki. dia salah satu alasan besarku bertahan kemarin, hari ini, dan hari hari selanjutnya. kalau dikehidupan ini aku ga bisa menjalani kehidupan seperti yang aku inginkan, setidaknya ada orang tersayang yang bisa aku selamatkan. dia gaakan sehilang arah kakanya dulu, dia gaakan sendirian kalau ada masalah rumit, kakanya bakal cari seribu cara untuknya, dia ga perlu ragu milih jalan dia sendiri karna ada kakanya yang bakal lindungin kebebasannya.
maaf untuk aku yang gagal menjaga diriku sendiri, maaf untuk adikku karna kaka masih banyak gagalnya, maaf untuk mama dan papa karna belum bisa jadi apa yang kalian mau padahal aku sudah seberantakan ini. aku menyayangi kalian, meski aku kesakitan karna rasa sayang itu. hiduplah lebih lama, temani aku, aku rela kesakitan dilangkah langkahku asal ada kalian yang jadi alasanku agar terus berjalan, meski terengah engah. aku ga mau apapun dari kalian, aku mau kalian tetap ada sampai akhir, kalau gaada kalian aku gabakal tau gimana cara ngejalanin hidup dengan rasa aman ❤️
2026-03-11 14:10:30