@music_stories9: شريكه كل مشاويري#foruyou #srag_design #حالات_واتس #هايدي_موسى #حته_من_الجنه

ميوزك_MUSIC
ميوزك_MUSIC
Open In TikTok:
Region: EG
Friday 21 March 2025 17:17:10 GMT
1085401
23043
112
8667

Music

Download

Comments

mennaroda
Menna Roda :
ربنا يخلي كل الامهات يارب ♥️♥️♥️♥️
2025-05-07 11:52:06
4
user5828579395002
وصـيـه الــرســول🌷🌺🦄 :
ربنا يخليكي ليا يا امي ويخد من عمري ويعطكي 🥰🫀❤️
2025-05-02 19:21:00
2
darynool5vq
ملكة الإحساس🥰 :
يا حلو الأمان اللي بصوت أمي💓
2025-05-07 06:34:11
2
dy9kzrt6cz5d
شيموو ❤ :
ربنا يرحمك ويغفرلك ويجعل قبرك روضه من رياض الجنة ونعيمها يارب العالمين 💔
2025-05-08 13:43:23
1
user3235046838071
ام اركان :
امي الحبيبه الصديقه الأقرب إلى روحي وكلبي اموت على التراب اللي تمشين عليه ربي يحفظج ويخليج يا خيمتنا وجنتنا بالدنيا والأخرى كلج طيبه وحنان ربي يخليج ويطول بعمرج ومن عمرنا على عمرج
2025-05-09 19:22:18
1
user7395767016087
ضحكت وجع 💔 :
😥😥💔الله يرحمك ي امي
2025-05-07 19:48:27
1
ranyanushi
ranya nushi :
ربنا يخليكي ليا يا امي ويخد من عمري ويعطكي ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️🥰
2025-05-09 00:48:16
1
iftoooma
iftoooma :
الله يرحمك يا ماما يا حبيبتي 🤲
2025-05-08 15:40:47
1
amal.saad74
Amal Saad :
حبيبتي ربنا يخليكي ويحفظك يارب انتي روحي وحياتي
2025-05-08 10:21:42
1
1997z6
1997z6 :
شسمهه الاغنيه
2025-05-08 07:46:25
1
lomaaaaa002
mommyyyy :
ربنا يجعل امي من اهل سكان الفردوس الاعلي
2025-05-08 22:36:03
1
qmr11996
the queen :
امى لسه متوفيه 😭😭😭😭😭
2025-05-08 03:22:19
1
omniasoliman.000
عسليةالمنتزه🕊️🪬⚓ :
وحشتيني ياامي 💔⚰️
2025-05-08 10:07:36
1
mounayati05
mounayati :
الله يرحمك يا أمي
2025-05-08 07:15:47
1
norhaan.el.attar
Nourhan El_ atar :
الله يرحمك يا نور عيني وحشتيني وحشتيني اوي والله😭😭😭😭💔💔😭
2025-05-09 22:40:11
1
ye20257
YE2025 :
ربنا يشفيكي يا امي يارب 🙏
2025-05-08 12:48:20
1
foofaashraf
FOofa Ashraf :
فين التنزيل
2025-05-08 20:38:27
1
ay5ysa85a5
Aya ❤️ :
😥😥 الله يرحمك يا حبيبتي
2025-05-07 21:19:40
1
user8712220661911
مليش غيرك يارب 🤲🏻🤲🏻❤💋 :
ربنا يخليكي ليا وميحرمنيش منك ابدا ياروح قلبي ❤
2025-05-06 15:41:11
2
pitchou918
STOïKA 🪬🕊️🍃 :
و جرح غيابك يا أمي ،كسرة في القلب لم و لن يجبرها سوى لقاءك
2025-05-07 19:33:54
1
royaalobedy
royaalobedy :
الف رحمه ونور عليها
2026-03-15 06:11:50
0
1_alkiser_10
،، :
نعومه💗
2026-05-17 11:19:51
0
user2own1pu2cq
user2own1pu2cq :
ربنا يخليكم لبعض
2026-08-07 08:24:32
0
user35560598
وعد حسين :
🫂 فعلا والله 👌
2026-04-19 16:26:36
0
iq.0817
𝓢𝓸𝓵𝓲🧸✨ :
اسم المسلسل
2025-05-16 07:02:25
0
To see more videos from user @music_stories9, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

‎Dugaan penarikan biaya pendidikan di MAN 2 Bantul menjadi sorotan setelah seorang wali murid mengaku menerima surat terkait “dukungan kesiapan pengembangan madrasah”. ‎ ‎Dalam dokumen yang diterima, orang tua/wali murid diminta menyatakan kesediaan memberikan sumbangan pendidikan. Surat tersebut menggunakan istilah “sukarela, ikhlas dan tanpa paksaan”, namun pada bagian nominal terdapat ruang pengisian jumlah sumbangan dan rincian pembayaran. ‎ ‎Menurut keterangan pelapor, nominal yang dibahas dalam rapat bersama komite disebut mencapai Rp4,2 juta, kemudian wali murid diberikan surat untuk pembayaran yang dapat dicicil sebanyak tiga kali. ‎ ‎“Sukarela tapi dipatok nominal. Kami dikasih surat perjanjian, jadi bahasanya tidak wajib, namun karena ada surat seperti ada penekanan,” ujar wali murid kepada pelapor. ‎ ‎“Sukarela” Tapi Nominal Sudah Ditentukan? ‎ ‎Persoalannya bukan sekadar penggunaan kata sumbangan. Dalam PMA Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah, sumbangan didefinisikan sebagai pemberian yang dilakukan secara sukarela dan tidak mengikat madrasah. Penggalangan dana komite juga harus berbentuk bantuan dan/atau sumbangan serta didasarkan pada kebutuhan yang tercantum dalam rencana kerja madrasah. ‎ ‎PMA tersebut memang mengatur bahwa komite madrasah dapat menerima sumbangan rutin yang besarannya disepakati orang tua/wali peserta didik, kepala madrasah, dan/atau yayasan bagi madrasah yang diselenggarakan masyarakat. Artinya, ketentuan tersebut perlu dibaca berbeda antara madrasah swasta dan madrasah negeri. ‎ ‎Lebih spesifik, Kemenag pada 2023 pernah menegaskan bahwa madrasah negeri tidak boleh melakukan pungutan kepada siswa maupun orang tua/wali siswa, karena madrasah negeri telah memperoleh anggaran rutin dan dana BOS melalui DIPA. ‎ ‎BroRon: Jangan Hanya Ganti Istilah Jadi “Sukarela” ‎ ‎Ketua Umum IEMC, Ronald A Sinaga (BroRon), menilai persoalan tersebut perlu diperiksa secara terbuka, terutama jika benar terdapat nominal tertentu yang disepakati kemudian dituangkan dalam surat dan dibayarkan secara bertahap... (LANJUT DI KOLOM KOMENTAR) #pendidikan #bantul #jogja #yogyakarta #DIY
‎Dugaan penarikan biaya pendidikan di MAN 2 Bantul menjadi sorotan setelah seorang wali murid mengaku menerima surat terkait “dukungan kesiapan pengembangan madrasah”. ‎ ‎Dalam dokumen yang diterima, orang tua/wali murid diminta menyatakan kesediaan memberikan sumbangan pendidikan. Surat tersebut menggunakan istilah “sukarela, ikhlas dan tanpa paksaan”, namun pada bagian nominal terdapat ruang pengisian jumlah sumbangan dan rincian pembayaran. ‎ ‎Menurut keterangan pelapor, nominal yang dibahas dalam rapat bersama komite disebut mencapai Rp4,2 juta, kemudian wali murid diberikan surat untuk pembayaran yang dapat dicicil sebanyak tiga kali. ‎ ‎“Sukarela tapi dipatok nominal. Kami dikasih surat perjanjian, jadi bahasanya tidak wajib, namun karena ada surat seperti ada penekanan,” ujar wali murid kepada pelapor. ‎ ‎“Sukarela” Tapi Nominal Sudah Ditentukan? ‎ ‎Persoalannya bukan sekadar penggunaan kata sumbangan. Dalam PMA Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah, sumbangan didefinisikan sebagai pemberian yang dilakukan secara sukarela dan tidak mengikat madrasah. Penggalangan dana komite juga harus berbentuk bantuan dan/atau sumbangan serta didasarkan pada kebutuhan yang tercantum dalam rencana kerja madrasah. ‎ ‎PMA tersebut memang mengatur bahwa komite madrasah dapat menerima sumbangan rutin yang besarannya disepakati orang tua/wali peserta didik, kepala madrasah, dan/atau yayasan bagi madrasah yang diselenggarakan masyarakat. Artinya, ketentuan tersebut perlu dibaca berbeda antara madrasah swasta dan madrasah negeri. ‎ ‎Lebih spesifik, Kemenag pada 2023 pernah menegaskan bahwa madrasah negeri tidak boleh melakukan pungutan kepada siswa maupun orang tua/wali siswa, karena madrasah negeri telah memperoleh anggaran rutin dan dana BOS melalui DIPA. ‎ ‎BroRon: Jangan Hanya Ganti Istilah Jadi “Sukarela” ‎ ‎Ketua Umum IEMC, Ronald A Sinaga (BroRon), menilai persoalan tersebut perlu diperiksa secara terbuka, terutama jika benar terdapat nominal tertentu yang disepakati kemudian dituangkan dalam surat dan dibayarkan secara bertahap... (LANJUT DI KOLOM KOMENTAR) #pendidikan #bantul #jogja #yogyakarta #DIY

About