@karomalik109:

🦋🦅Karo M 🦂Alik🦅🫶
🦋🦅Karo M 🦂Alik🦅🫶
Open In TikTok:
Region: IQ
Friday 28 March 2025 22:58:05 GMT
78
23
1
1

Music

Download

Comments

kako.kako05
Kako. kako :
🥰🥰🥰
2025-05-05 15:27:30
0
To see more videos from user @karomalik109, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

NIHIL SAMPEL MBG DARI SPPG BUAT DINKES KULON PROGO SULIT PASTIKAN PENYEBAB KERACUNAN MAKANAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo telah merilis hasil pemeriksaan sampel dari laboratorium terkait keracunan yang terjadi di SMPN 3 Wates pada Juli lalu, diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG). Sampel yang diperiksa berupa muntahan dan feses dari pelajar yang mengalami gejala keracunan. Kepala Dinkes Kulon Progo, Susilaningsih mengatakan seharusnya sampel makanan dari MBG yang dikonsumsi pelajar sehari sebelumnya juga diperiksa. Namun sampel yang ada terlalu sedikit. Susilaningsih pun menunjukkan dokumentasi yang pihaknya dapatkan saat melakukan investigasi ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Karangwuni, asal MBG dibuat. Foto yang diberikan menunjukkan sampel makanan yang diberikan nyaris tidak ada alias nihil. Padahal, ia menilai adanya sampel makanan akan memudahkan proses pembuktian. Sebab hasil dari pemeriksaan pada sampel makanan bisa disandingkan dengan hasil dari pemeriksaan muntahan dan feses guna memastikan penyebab keracunan. Untungnya, hasil laboratorium bisa disandingkan dengan analisis epidemiologi yang telah dilakukan Dinkes Kulon Progo. Berdasarkan studi yang dilakukan, keracunan makanan kemungkinan disebabkan oleh ayam saus barbekyu, yang menjadi salah satu menu MBG saat itu. Belum lagi pihaknya juga mendapati bahwa ayam yang sudah dimasak sempat dibiarkan di suhu ruang dalam waktu yang lama sampai pengantaran. Durasi pembiaran yang cukup lama itu berpotensi menyebabkan terjadinya kontaminasi bakteri. Susilaningsih mengatakan sudah melaporkan hasil pemeriksaan ke Satuan Tugas (Satgas) MBG kabupaten. Laporan disertai dengan sejumlah rekomendasi, seperti memperbaiki manajemen waktu dan pengelolaan penyimpanan, khususnya pada pangan risiko tinggi. SPPG juga harus menghindari penyimpanan makanan dalam suhu ruang lebih dari 2 jam. Jika demikian, maka harus ada fasilitas pendinginan cepat (rapid cooling) untuk makanan yang sudah matang namun belum waktunya didistribusikan. Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Alexander Ermando Editor : Afifudin Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #mbg #sppg #keracunan
NIHIL SAMPEL MBG DARI SPPG BUAT DINKES KULON PROGO SULIT PASTIKAN PENYEBAB KERACUNAN MAKANAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo telah merilis hasil pemeriksaan sampel dari laboratorium terkait keracunan yang terjadi di SMPN 3 Wates pada Juli lalu, diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG). Sampel yang diperiksa berupa muntahan dan feses dari pelajar yang mengalami gejala keracunan. Kepala Dinkes Kulon Progo, Susilaningsih mengatakan seharusnya sampel makanan dari MBG yang dikonsumsi pelajar sehari sebelumnya juga diperiksa. Namun sampel yang ada terlalu sedikit. Susilaningsih pun menunjukkan dokumentasi yang pihaknya dapatkan saat melakukan investigasi ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Karangwuni, asal MBG dibuat. Foto yang diberikan menunjukkan sampel makanan yang diberikan nyaris tidak ada alias nihil. Padahal, ia menilai adanya sampel makanan akan memudahkan proses pembuktian. Sebab hasil dari pemeriksaan pada sampel makanan bisa disandingkan dengan hasil dari pemeriksaan muntahan dan feses guna memastikan penyebab keracunan. Untungnya, hasil laboratorium bisa disandingkan dengan analisis epidemiologi yang telah dilakukan Dinkes Kulon Progo. Berdasarkan studi yang dilakukan, keracunan makanan kemungkinan disebabkan oleh ayam saus barbekyu, yang menjadi salah satu menu MBG saat itu. Belum lagi pihaknya juga mendapati bahwa ayam yang sudah dimasak sempat dibiarkan di suhu ruang dalam waktu yang lama sampai pengantaran. Durasi pembiaran yang cukup lama itu berpotensi menyebabkan terjadinya kontaminasi bakteri. Susilaningsih mengatakan sudah melaporkan hasil pemeriksaan ke Satuan Tugas (Satgas) MBG kabupaten. Laporan disertai dengan sejumlah rekomendasi, seperti memperbaiki manajemen waktu dan pengelolaan penyimpanan, khususnya pada pangan risiko tinggi. SPPG juga harus menghindari penyimpanan makanan dalam suhu ruang lebih dari 2 jam. Jika demikian, maka harus ada fasilitas pendinginan cepat (rapid cooling) untuk makanan yang sudah matang namun belum waktunya didistribusikan. Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Alexander Ermando Editor : Afifudin Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #mbg #sppg #keracunan

About