@sihirbazbayan: Sen girersen mermiye dizerler , ben girersem halay çekerler 🥸 #rio #faveal

Sihirbazbayan
Sihirbazbayan
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 29 March 2025 02:17:15 GMT
561031
21057
113
263

Music

Download

Comments

berdan_kaya
Berdan Kaya :
güzel g0t etmiş
2025-03-29 02:50:52
1541
jhiver089
愛 :
sanki tepecik kuruçay mahallesi gibi çok tanıdık hissettiriyor
2025-03-29 09:05:05
914
onurbilbasar
onurbilbasar :
Yaklaşık 250 brezilya reality ver sende gez.Adamlar da işi ticarete dökmüşler.Favela turu satıyolar turistlere.
2025-03-30 05:32:50
190
elisayagmurr
elisayagmurr :
Afganistanın en ücra köşelerinde 2 sene, Türkmenistanda senelerce, İranda, Arabistanda aylarca yaşadım. Dünyanın birçok farklı ülkesini gezdim. Şunu diyebilirim ki bunların hepsi işi ticarete dökmüş +
2025-04-03 21:59:02
55
bakteri6532
MB :
Adamlar turizmide çözmüş 😂 Geleni niye vursunlar. Herkesin hasmı ayrı. Antepli çaycı bir abi vardı onu buldunuz mu?
2025-03-30 14:32:18
84
fatihbagbasan
Fatihhan bağbasan :
Kapak olmuş harika ya kahkahaya boğuldum 😂😂😂
2025-03-29 05:58:15
67
user55nm1i25ne
TonySopranos :
İzmir kadifekale
2025-04-08 11:21:58
36
flx.kmo
KMO :
suan ordayim.gayet normal.buralar
2025-04-07 18:31:35
2
kangrusal
kangruu :
ablamın ayara bak bee
2025-05-04 16:29:45
2
usamebinmaksut
Ebu Hamza :
İzmir kadifekale
2025-03-30 15:08:49
8
ahuumis.__
ahuumis.__ :
Bu kadının enerjisi beni öldürüyorrrr🎀🫶🏻
2025-03-29 03:47:28
15
mmcdiyorki
mmcdiyorki :
Yorumlarda hala ağlıyorlar dmdmmddm görmüyo musunuz gitmiş işte.
2025-04-01 16:44:56
3
antescom
antesco :
kırmızı pelerinli kent - aslı erdoğan
2025-03-29 11:20:24
4
f.e.n.e.r7091
Fener1_9_0_7 :
Giti tourist favelasi, orda partilere bile gitim yazin tourist dolu
2025-04-01 08:38:57
1
barangoethecakar
ndombele :
Artık favela turistik bir yer turistleri koruyan adamlar var brezilyalo arkadaşım var o söyledi
2025-04-01 02:14:22
1
006huseyincyln006
✨HüseyiN✨ :
ne sandım aslanım 😂
2025-03-29 02:45:19
2
nazlicdg
nazli01 :
Adana dağlıoğlu 😂
2025-05-02 22:35:03
0
cihanoffline
cihanoffline :
Ahahahaha Çok iyi olmuş helal kız sana 🤣😂🤞✌️👏👏👏
2025-04-10 11:55:45
0
a_g_k_42
A.gök :
Bayrak direğinde kendi bayrağımızı aramam :)
2025-04-07 19:55:08
0
berreselmaa
Berre selma :
abla YouTube baktım Brezilya yı paylaş mamış sın ne olur paylaş Herkesin video çok kötü senin ki çok güzel ne olur paylaş Brezilya yı❤️❤️❤️
2025-05-01 12:55:08
0
tavuksuyu
Ümit Armağan :
favelalaların çoğu yeri bunların gittikleri yer dahil oldukça turistik
2025-04-21 00:58:43
0
abcdfghso0
Xxxxxxx :
Abla neden gittin oraya ya
2025-04-08 14:36:01
0
rafetcalisanlar
R)(Ç :
kapak sesi buraya kadar geldi 😀
2025-04-08 17:29:35
0
zasinaysenur
🐰 :
Ben de gelsem olur mu
2025-03-29 19:40:33
0
To see more videos from user @sihirbazbayan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV / Dua hari sejak malam di depan piano itu, kamu sengaja menyibukkan diri mati-matian agar tidak gila karena terus memikirkannya.  Malam ini, jemarimu bergerak cepat menata jajaran kue di etalase kafe tempatmu bekerja.  Harusnya jam kerjamu sudah selesai sejak sore, namun seorang rekan kerja memohon agar kamu menggantikan sifnya karena urusan mendadak.  Kamu langsung mengiyakan—apa saja asal kepalamu tidak kosong. ➤ ➤ Tepat jam sepuluh malam, kamu melangkah masuk ke dalam penthouse yang sunyi.  Kamu mengira Jungwon belum pulang karena biasanya dia ada rapat malam, namun perkiraanmu salah total.  Pria itu sudah duduk di sofa ruang tengah, masih mengenakan kemeja kerjanya yang lengannya sudah digulung hingga siku.
POV / Dua hari sejak malam di depan piano itu, kamu sengaja menyibukkan diri mati-matian agar tidak gila karena terus memikirkannya. Malam ini, jemarimu bergerak cepat menata jajaran kue di etalase kafe tempatmu bekerja. Harusnya jam kerjamu sudah selesai sejak sore, namun seorang rekan kerja memohon agar kamu menggantikan sifnya karena urusan mendadak. Kamu langsung mengiyakan—apa saja asal kepalamu tidak kosong. ➤ ➤ Tepat jam sepuluh malam, kamu melangkah masuk ke dalam penthouse yang sunyi. Kamu mengira Jungwon belum pulang karena biasanya dia ada rapat malam, namun perkiraanmu salah total. Pria itu sudah duduk di sofa ruang tengah, masih mengenakan kemeja kerjanya yang lengannya sudah digulung hingga siku. "Dari mana kamu, Y/N? Jam berapa ini?" Kamu tertegun di dekat koridor, meremas tali tasmu dengan gugup. "Maaf... tadi di kafe ada teman yang minta ganti sif dadakan, jadi aku baru bisa pulang sekarang." Jungwon berdiri dari sofa, berjalan mendekat ke arahmu dengan langkah tegap yang terasa mengintimidasi. "Ganti sif? Dua hari ini kamu selalu pulang terlambat dengan alasan yang mirip. Kamu sengaja menghindariku, Y/N?" "Tidak, aku tidak menghindari siapa-siapa," sanggahmu cepat, meski matamu menolak untuk menatap langsung ke manik matanya. "Aku benar-benar sibuk bekerja." "Tatap aku kalau bicara," perintah Jungwon dengan nada rendah, kini dia sudah berdiri tepat di depanmu, memotong jalanmu untuk masuk lebih jauh ke dalam rumah. "Dua hari lalu kamu mencium saya, lalu sekarang kamu bersikap seolah-olah saya ini orang asing yang harus kamu hindari sejauh mungkin. Apa itu caramu bermain-main?" Kamu menggigit bibir bawahmu, merasa tersudut. "Aku tidak bermain-main, Jungwon! Aku hanya... aku hanya bingung dengan apa yang terjadi malam itu, oke? Kita punya kontrak, dan apa yang kita lakukan sudah melanggar batasan." Jungwon terdiam sejenak, menatap lekat-lekat wajahmu yang tampak kelelahan sekaligus panik. Perlahan, kilatan amarah di matanya meredup, digantikan oleh intensitas yang membuat atmosfer di sekitar kalian mendadak terasa menyesakkan. "Kalau memang melanggar kontrak, kenapa kamu tidak menolak saat saya membalas ciumanmu?" Kamu tertegun, lidahmu mendadak kelu mendengarkan pertanyaannya yang begitu telak. "Aku... aku hanya terkejut," kilahmu dengan suara yang nyaris berbisik, matamu bergerak gelisah menghindari tatapannya. "Terkejut tidak membuat seseorang memejamkan mata dan menikmati ciumannya, Y/N." Dia melangkah maju satu baris lagi, membuatmu terpaksa mundur hingga punggungmu membentur dinding koridor. Jungwon menumpu salah satu tangannya di dinding di samping kepalamu, menguncimu sepenuhnya dalam jarak yang begitu intim. "Kamu tahu persis apa yang kamu rasakan malam itu. Jadi berhenti berpura-pura sibuk bekerja hanya untuk melarikan diri dari saya." "Lalu aku harus bagaimana, Jungwon?!" serumu akhirnya, rasa frustrasi yang kamu pendam selama dua hari ini akhirnya pecah. Kamu mendongak, menatap langsung ke dalam manik mata hitamnya yang berkilat. "Kita ini terikat kontrak! Kamu membayarku untuk menjadi kekasih palsumu agar posisimu di perusahaan aman, dan kamu membiayai pengobatan adikku. Itu kesepakatannya!" "Kalau kita membiarkan perasaan ini tumbuh, semuanya akan menjadi rumit. Aku tidak mau kehilangan fokus untuk kesembuhan adikku, dan aku... aku takut jika ini semua hanya bagian dari sandiwara yang kebetulan terasa nyata." Jungwon terdiam. Tatapan mengintimidasi yang dia tunjukkan sejak tadi perlahan melunak, digantikan oleh gumpalan emosi yang sulit diartikan. Dia menurunkan tangannya dari dinding, lalu jemarinya bergerak perlahan menyelipkan anak rambutmu ke belakang telinga. Sentuhannya terasa begitu kontras dengan ketegangan di antara kalian. "Bagian mana dari ciuman itu yang terasa seperti sandiwara untukmu?" bisik Jungwon, suaranya melembut namun terasa begitu menghujam dada. + 💬 / sl yaa #jungwon #yangjungwon #enhypen #pov #fyp

About