@reem_q8.n: @نادر الشراري @ثامر النعيم 🇸🇦 #اكسبلوررر #سنابات_نادر_الشراري #مشاهير_تيك_توك #اكسبلور #اكسبلورexplore #اكسبلووو #اكسبلوررر #مشاهير_تيك_توك

♥️ ريـــم الــــكـــويـــت ♥️
♥️ ريـــم الــــكـــويـــت ♥️
Open In TikTok:
Region: KW
Sunday 30 March 2025 05:33:05 GMT
8574
275
0
14

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @reem_q8.n, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Dolar naik terus, buzzer kampungan dan oposisi mendadak sibuk sebar ketakutan buat bikin panik masyarakat. Kerjanya cuma nebar pesimisme seolah-olah negara mau kiamat. Padahal kalau mau melek data, situasinya berbanding terbalik! Coba cek faktanya: Indonesia baru aja panen untung Rp774 Triliun dari hasil ekspor non-migas ke pasar raksasa dunia kayak China, India, dan Amerika! Logikanya gampang: Saat Dolar menguat, nilai ekspor kita justru meroket. Barang-barang lokal kita laku keras di luar negeri, usaha rakyat muter kencang, pabrik-pabrik bisa genjot produksi, dan otomatis Loker (Lowongan Kerja) kebuka lagi di mana-mana. Ini adalah bukti nyata janji Presiden Prabowo yang pelan tapi pasti mulai terealisasi. Dampak cuan ini bentar lagi nyampe ke dompet kita semua! Kasihan memang lihat buzzer sama oposisi akhir-akhir ini. Makin kepanasan karena semua bahan serangan mereka malah balik jadi daftar kerja bagus pemerintah. Niat mau goreng harga energi? Eh, faktanya Dexlite dan Pertamina Dex resmi diturunin sama Mas Bahlil per 1 Juni. Mau pakai isu Papua buat framing? Tokoh adat sana malah yang maju bawa polemik film
Dolar naik terus, buzzer kampungan dan oposisi mendadak sibuk sebar ketakutan buat bikin panik masyarakat. Kerjanya cuma nebar pesimisme seolah-olah negara mau kiamat. Padahal kalau mau melek data, situasinya berbanding terbalik! Coba cek faktanya: Indonesia baru aja panen untung Rp774 Triliun dari hasil ekspor non-migas ke pasar raksasa dunia kayak China, India, dan Amerika! Logikanya gampang: Saat Dolar menguat, nilai ekspor kita justru meroket. Barang-barang lokal kita laku keras di luar negeri, usaha rakyat muter kencang, pabrik-pabrik bisa genjot produksi, dan otomatis Loker (Lowongan Kerja) kebuka lagi di mana-mana. Ini adalah bukti nyata janji Presiden Prabowo yang pelan tapi pasti mulai terealisasi. Dampak cuan ini bentar lagi nyampe ke dompet kita semua! Kasihan memang lihat buzzer sama oposisi akhir-akhir ini. Makin kepanasan karena semua bahan serangan mereka malah balik jadi daftar kerja bagus pemerintah. Niat mau goreng harga energi? Eh, faktanya Dexlite dan Pertamina Dex resmi diturunin sama Mas Bahlil per 1 Juni. Mau pakai isu Papua buat framing? Tokoh adat sana malah yang maju bawa polemik film "Pesta Babi" ke jalur hukum karena ogah dimanfaatin dan diedit melenceng. Mau bilang pencopotan Kepala BGN cuma pengalihan isu? Kelihatan banget oposisi kurang nonton film action. Bersih-bersih itu diusut senyap dan dieksekusi dalam semalam. Operasi sapu jagat! Program rakyat tetap jalan, tapi benalu langsung ditendang. Kira-kira habis ini buzzer sama oposisi bakal cari bahan gorengan apa lagi, ya? Biarin aja deh. Namanya juga buzzer dan oposisi rendahan, narasinya udah pasti rendahan! 🇮🇩🔥📈 #FaktaBicara #EksporMeroket #LokerTerbuka #BuzzerKepanasan #PrabowoSubianto #PanenDollar #AkalSehat #IndonesiaMaju #StopHoax #SikatMafia

About