@nghienshopee2: còn phi sípp nữa #traicay #fruit #viral

Hang unbox
Hang unbox
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 30 March 2025 13:08:33 GMT
4200
26
6
4

Music

Download

Comments

lucky.toy48
One Cute Toy :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-04-13 06:51:07
0
looppy_26
Loppy hay zan zỗiii :
@pghuyy
2025-05-20 18:23:21
0
maiphuongiu2015
nữ phụ :
🥰
2025-07-11 14:30:08
0
annavo5
Annavo :
🥰🥰🥰
2025-07-14 09:26:47
0
annavo5
Annavo :
Màu xanh dương
2025-07-14 09:29:41
0
To see more videos from user @nghienshopee2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Krisis air bersih yang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur , semakin dirasakan masyarakat. Tak hanya air Perusahaan Daerah Air Minum  yang dikeluhkan terasa payau, sejumlah air minum isi ulang juga mulai kehilangan kesegarannya dan dinilai tidak nyaman untuk dikonsumsi. Kondisi tersebut membuat warga harus lebih selektif memilih depot air minum isi ulang. Sebagian masyarakat bahkan rela mengantre berjam-jam dan membayar lebih mahal demi mendapatkan air yang tidak terasa payau, terutama air yang bersumber dari kawasan perbukitan. Keluhan itu disampaikan Rahman, warga Sampit yang selama ini menjadi pelanggan air minum isi ulang yang diantar ke rumah menggunakan mobil pikap dengan harga Rp5.000 per galon. Namun, dalam beberapa hari terakhir, ia merasakan perubahan rasa pada air yang dibelinya. “Kemarin masih enak airnya. Tiba-tiba beberapa hari ini beli lagi dua galon, kok airnya tidak enak untuk diminum,” ungkapnya. Rahman mengaku sempat mengalami sakit perut dan mulas setelah mencoba meminum air tersebut. Meski demikian, belum ada pemeriksaan medis yang memastikan apakah keluhan itu berkaitan dengan air yang dikonsumsinya. Dua galon air yang dibelinya kemudian tidak lagi diminum langsung dan hanya digunakan untuk memasak.  Untuk sementara, ia memilih berhenti membeli dari depot langganannya dan mencari tempat pengisian lain. “Setelah kejadian itu, sementara tidak lagi membeli di tempat langganan. Saya mencoba mencari air galon isi ulang yang enak untuk diminum,” tuturnya. Keluhan serupa dirasakan Abdul. Ia mengaku harus mencari informasi dari warga lain untuk menemukan depot yang menyediakan air dengan rasa lebih segar dan tidak payau. Menurutnya, harga bukan lagi pertimbangan utama selama air yang diperoleh nyaman untuk dikonsumsi.  Harga air isi ulang yang sebelumnya sekitar Rp7.000 per galon kini mencapai Rp9.000 hingga Rp12.000 di sejumlah tempat pilihannya. “Karena air galon payau, saya mencari informasi dan bertanya-tanya di mana tempat pengisian air galon yang enak. Akhirnya ketemu, walaupun harganya cukup mahal dari biasanya. Yang penting tidak payau lagi,” ujarnya. Air payau merupakan air yang mengandung campuran air tawar dan air asin. Perubahan rasa menjadi payau dapat menandakan adanya perubahan kandungan zat terlarut yang perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan kualitas dan keamanannya. Di tengah kemarau dan krisis air bersih, sumber air yang digunakan depot isi ulang menjadi perhatian. Sebab, tidak semua pengusaha menggunakan sumber yang sama. Ada yang memanfaatkan air sumur bor, sumber air dari perbukitan, bahkan air dari jaringan PDAM. Warga pun mulai saling berbagi informasi mengenai depot yang dinilai menyediakan air dengan rasa lebih segar. Di kawasan Ketapang, sejumlah lokasi yang direkomendasikan warga berada di Jalan SPG, Jalan Iskandar 27 dan 29, Jalan Dewi Sartika, serta Jalan Pelita Barat.  Sementara di kawasan Baamang, alternatif yang disebut warga antara lain Mayora Tidar 4, Tidar Baru Jalur 5, Jalan Rinjani Nomor 5, Jalan Cristopel Mihing di samping Ayam Risty, serta Jalan Ki Hajar Dewantara di depan UMSA. Lokasi lainnya berada di Gang Rindang Banua, Baamang Tengah, Jalan Caman di depan musala dengan sumber air dari kawasan Bukit Rubung Buyung, serta MB Water Sampit di Jalan Kanan Sandan, di depan perumahan sebelah Gang Haji Taufik. Rekomendasi tersebut berdasarkan pengalaman dan informasi warga, bukan jaminan bahwa air di lokasi bersangkutan telah memenuhi standar kesehatan. Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera meningkatkan pengawasan serta melakukan pemeriksaan berkala terhadap kualitas air PDAM maupun depot isi ulang. Warga diimbau tidak menganggap air isi ulang otomatis aman dikonsumsi. Pemeriksaan air baku dan hasil pengolahan diperlukan untuk memastikan air memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh air yang cukup, tetapi juga aman untuk digunakan dan diminum.#airisiulang #galon #airbersih #kemarau #payau
Krisis air bersih yang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur , semakin dirasakan masyarakat. Tak hanya air Perusahaan Daerah Air Minum yang dikeluhkan terasa payau, sejumlah air minum isi ulang juga mulai kehilangan kesegarannya dan dinilai tidak nyaman untuk dikonsumsi. Kondisi tersebut membuat warga harus lebih selektif memilih depot air minum isi ulang. Sebagian masyarakat bahkan rela mengantre berjam-jam dan membayar lebih mahal demi mendapatkan air yang tidak terasa payau, terutama air yang bersumber dari kawasan perbukitan. Keluhan itu disampaikan Rahman, warga Sampit yang selama ini menjadi pelanggan air minum isi ulang yang diantar ke rumah menggunakan mobil pikap dengan harga Rp5.000 per galon. Namun, dalam beberapa hari terakhir, ia merasakan perubahan rasa pada air yang dibelinya. “Kemarin masih enak airnya. Tiba-tiba beberapa hari ini beli lagi dua galon, kok airnya tidak enak untuk diminum,” ungkapnya. Rahman mengaku sempat mengalami sakit perut dan mulas setelah mencoba meminum air tersebut. Meski demikian, belum ada pemeriksaan medis yang memastikan apakah keluhan itu berkaitan dengan air yang dikonsumsinya. Dua galon air yang dibelinya kemudian tidak lagi diminum langsung dan hanya digunakan untuk memasak. Untuk sementara, ia memilih berhenti membeli dari depot langganannya dan mencari tempat pengisian lain. “Setelah kejadian itu, sementara tidak lagi membeli di tempat langganan. Saya mencoba mencari air galon isi ulang yang enak untuk diminum,” tuturnya. Keluhan serupa dirasakan Abdul. Ia mengaku harus mencari informasi dari warga lain untuk menemukan depot yang menyediakan air dengan rasa lebih segar dan tidak payau. Menurutnya, harga bukan lagi pertimbangan utama selama air yang diperoleh nyaman untuk dikonsumsi. Harga air isi ulang yang sebelumnya sekitar Rp7.000 per galon kini mencapai Rp9.000 hingga Rp12.000 di sejumlah tempat pilihannya. “Karena air galon payau, saya mencari informasi dan bertanya-tanya di mana tempat pengisian air galon yang enak. Akhirnya ketemu, walaupun harganya cukup mahal dari biasanya. Yang penting tidak payau lagi,” ujarnya. Air payau merupakan air yang mengandung campuran air tawar dan air asin. Perubahan rasa menjadi payau dapat menandakan adanya perubahan kandungan zat terlarut yang perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan kualitas dan keamanannya. Di tengah kemarau dan krisis air bersih, sumber air yang digunakan depot isi ulang menjadi perhatian. Sebab, tidak semua pengusaha menggunakan sumber yang sama. Ada yang memanfaatkan air sumur bor, sumber air dari perbukitan, bahkan air dari jaringan PDAM. Warga pun mulai saling berbagi informasi mengenai depot yang dinilai menyediakan air dengan rasa lebih segar. Di kawasan Ketapang, sejumlah lokasi yang direkomendasikan warga berada di Jalan SPG, Jalan Iskandar 27 dan 29, Jalan Dewi Sartika, serta Jalan Pelita Barat. Sementara di kawasan Baamang, alternatif yang disebut warga antara lain Mayora Tidar 4, Tidar Baru Jalur 5, Jalan Rinjani Nomor 5, Jalan Cristopel Mihing di samping Ayam Risty, serta Jalan Ki Hajar Dewantara di depan UMSA. Lokasi lainnya berada di Gang Rindang Banua, Baamang Tengah, Jalan Caman di depan musala dengan sumber air dari kawasan Bukit Rubung Buyung, serta MB Water Sampit di Jalan Kanan Sandan, di depan perumahan sebelah Gang Haji Taufik. Rekomendasi tersebut berdasarkan pengalaman dan informasi warga, bukan jaminan bahwa air di lokasi bersangkutan telah memenuhi standar kesehatan. Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera meningkatkan pengawasan serta melakukan pemeriksaan berkala terhadap kualitas air PDAM maupun depot isi ulang. Warga diimbau tidak menganggap air isi ulang otomatis aman dikonsumsi. Pemeriksaan air baku dan hasil pengolahan diperlukan untuk memastikan air memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh air yang cukup, tetapi juga aman untuk digunakan dan diminum.#airisiulang #galon #airbersih #kemarau #payau

About