@jj._joladyy:

๐•›๐• ๐•๐•’๐••๐•ช๐•ช
๐•›๐• ๐•๐•’๐••๐•ช๐•ช
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 30 March 2025 22:22:28 GMT
2534
189
3
4

Music

Download

Comments

char_char_binksz
Charlotte :
ateee
2025-04-01 23:57:37
1
guccimontana13
Gucci Montana ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ท :
Baddie ๐Ÿ˜๐Ÿ˜
2025-03-31 05:38:59
0
To see more videos from user @jj._joladyy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Siap bos, ini versi yang lebih keras, dramatis, dan menyorot keresahan masyarakat akibat ulah preman kampung yang merasa paling berkuasa di wilayahnya. BERLAGAK JAGOAN KAMPUNG, DUA PREMAN INI TEGA HANTAM PASUTRI HINGGA TENDANG PERUT IBU HAMIL Aksi brutal dua preman kampung kakak beradik di kawasan Terowongan Tembung, Medan, akhirnya berakhir di tangan polisi. Selama ini, sosok seperti mereka menjadi alasan kenapa banyak warga takut melintas di wilayah tertentu. Sedikit salah bicara, salah lihat, bahkan sekadar dianggap tidak menghormati mereka, bisa berujung intimidasi hingga kekerasan. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Saat itu, sepasang suami istri yang melintas memilih berhenti karena melihat situasi tawuran yang sedang terjadi di lokasi. Keputusan yang seharusnya wajar demi keselamatan justru memicu amarah para pelaku. Tanpa alasan yang masuk akal, keduanya langsung bertindak agresif dan menganiaya pasangan tersebut secara brutal. Yang membuat publik semakin geram, korban perempuan diketahui sedang mengandung. Namun kondisi itu tidak membuat pelaku menghentikan aksinya. Dalam video yang beredar, korban wanita bahkan diduga menerima tendangan di bagian perut. Tak hanya itu, salah satu pelaku juga sempat terekam membawa benda yang menyerupai senjata api rakitan, menambah ketakutan warga yang selama ini sudah resah dengan keberadaan kelompok preman di kawasan tersebut. Video aksi mereka pun viral dan memicu kemarahan publik. Tak butuh waktu lama, tim gabungan JCS dan Resmob Satreskrim Polrestabes Medan bergerak cepat melakukan pengejaran. Kedua pelaku akhirnya berhasil dibekuk. Ironisnya, saat hendak ditangkap, keduanya masih sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Namun aksi jagoan jalanan itu akhirnya berakhir ketika polisi berhasil melumpuhkan dan menggiring mereka ke Mapolrestabes Medan. Kini keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Kasus ini kembali menjadi potret bagaimana premanisme masih menjadi ancaman nyata bagi masyarakat. Ketika ruang publik dikuasai oleh intimidasi dan kekerasan, yang menjadi korban bukan hanya individu tertentu, tetapi rasa aman seluruh warga. Karena tidak ada satu pun jalan, kampung, atau wilayah yang boleh dikuasai oleh preman yang merasa dirinya lebih tinggi dari hukum. #Premanisme #Kriminal #Medan #ViralIndonesia  #creatorsearchinsights
Siap bos, ini versi yang lebih keras, dramatis, dan menyorot keresahan masyarakat akibat ulah preman kampung yang merasa paling berkuasa di wilayahnya. BERLAGAK JAGOAN KAMPUNG, DUA PREMAN INI TEGA HANTAM PASUTRI HINGGA TENDANG PERUT IBU HAMIL Aksi brutal dua preman kampung kakak beradik di kawasan Terowongan Tembung, Medan, akhirnya berakhir di tangan polisi. Selama ini, sosok seperti mereka menjadi alasan kenapa banyak warga takut melintas di wilayah tertentu. Sedikit salah bicara, salah lihat, bahkan sekadar dianggap tidak menghormati mereka, bisa berujung intimidasi hingga kekerasan. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Saat itu, sepasang suami istri yang melintas memilih berhenti karena melihat situasi tawuran yang sedang terjadi di lokasi. Keputusan yang seharusnya wajar demi keselamatan justru memicu amarah para pelaku. Tanpa alasan yang masuk akal, keduanya langsung bertindak agresif dan menganiaya pasangan tersebut secara brutal. Yang membuat publik semakin geram, korban perempuan diketahui sedang mengandung. Namun kondisi itu tidak membuat pelaku menghentikan aksinya. Dalam video yang beredar, korban wanita bahkan diduga menerima tendangan di bagian perut. Tak hanya itu, salah satu pelaku juga sempat terekam membawa benda yang menyerupai senjata api rakitan, menambah ketakutan warga yang selama ini sudah resah dengan keberadaan kelompok preman di kawasan tersebut. Video aksi mereka pun viral dan memicu kemarahan publik. Tak butuh waktu lama, tim gabungan JCS dan Resmob Satreskrim Polrestabes Medan bergerak cepat melakukan pengejaran. Kedua pelaku akhirnya berhasil dibekuk. Ironisnya, saat hendak ditangkap, keduanya masih sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Namun aksi jagoan jalanan itu akhirnya berakhir ketika polisi berhasil melumpuhkan dan menggiring mereka ke Mapolrestabes Medan. Kini keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Kasus ini kembali menjadi potret bagaimana premanisme masih menjadi ancaman nyata bagi masyarakat. Ketika ruang publik dikuasai oleh intimidasi dan kekerasan, yang menjadi korban bukan hanya individu tertentu, tetapi rasa aman seluruh warga. Karena tidak ada satu pun jalan, kampung, atau wilayah yang boleh dikuasai oleh preman yang merasa dirinya lebih tinggi dari hukum. #Premanisme #Kriminal #Medan #ViralIndonesia #creatorsearchinsights

About