@justmom1984: why does everything have to close early on Sundays like we don't want to get out and do s*** and go shopping 7:00 everything's already closed

1LilHotMess
1LilHotMess
Open In TikTok:
Region: US
Monday 07 April 2025 00:08:18 GMT
1084
5
1
0

Music

Download

Comments

non_stop_angelicbrat
StephMohler(Acebear2) :
facts
2025-05-24 18:49:43
0
To see more videos from user @justmom1984, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Prabowo bilang warga desa nggak perlu khawatir soal rupiah karena nggak pakai dolar. Ekonom langsung ramai-ramai angkat tangan.  Rupiah sempat menyentuh level Rp17.600 per  dolar AS pada 15 Mei 2026, level terlemah sejak krisis moneter Asia 1997-1998. Di momen itulah Prabowo justru menegaskan warga desa aman karena tidak bertransaksi langsung dengan dolar. Tapi pernyataan itu langsung dibantah para ekonom dengan data konkret.  Ekonom Ferry Latuhihin menegaskan kenaikan dolar berdampak ke semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Indonesia masih bergantung pada impor untuk kebutuhan vital seperti BBM, kedelai, gula, jagung, dan beras. Karena semua barang impor dibayar pakai dolar, harganya otomatis naik saat rupiah melemah.  Ekonom UAJY Susilo mencontohkan lebih konkret: kedelai untuk tahu dan tempe, jagung untuk pakan ternak, hingga bahan kimia untuk obat-obatan semuanya masih bergantung impor. Kalau rupiah merosot, harga bahan baku naik, dan ujungnya harga tahu, tempe, daging, telur, serta obat-obatan ikut naik di warung desa sekalipun. Celios bahkan memperingatkan ancaman lebih dalam lagi: pelemahan rupiah yang berkepanjangan berpotensi memicu gelombang PHK di sektor yang bergantung bahan baku impor, dan desa justru bisa dibanjiri pekerja kota yang kehilangan pekerjaan.  Jadi tidak pakai dolar bukan berarti tidak kena dampak. Efeknya cuma tidak langsung, tapi tetap nyata lewat harga barang, lapangan kerja, dan daya beli sehari-hari. Sumber : Tws News @tradewithsuli #kontencom #kontencomxtws #prabowo #inflasi
Prabowo bilang warga desa nggak perlu khawatir soal rupiah karena nggak pakai dolar. Ekonom langsung ramai-ramai angkat tangan. Rupiah sempat menyentuh level Rp17.600 per dolar AS pada 15 Mei 2026, level terlemah sejak krisis moneter Asia 1997-1998. Di momen itulah Prabowo justru menegaskan warga desa aman karena tidak bertransaksi langsung dengan dolar. Tapi pernyataan itu langsung dibantah para ekonom dengan data konkret. Ekonom Ferry Latuhihin menegaskan kenaikan dolar berdampak ke semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Indonesia masih bergantung pada impor untuk kebutuhan vital seperti BBM, kedelai, gula, jagung, dan beras. Karena semua barang impor dibayar pakai dolar, harganya otomatis naik saat rupiah melemah. Ekonom UAJY Susilo mencontohkan lebih konkret: kedelai untuk tahu dan tempe, jagung untuk pakan ternak, hingga bahan kimia untuk obat-obatan semuanya masih bergantung impor. Kalau rupiah merosot, harga bahan baku naik, dan ujungnya harga tahu, tempe, daging, telur, serta obat-obatan ikut naik di warung desa sekalipun. Celios bahkan memperingatkan ancaman lebih dalam lagi: pelemahan rupiah yang berkepanjangan berpotensi memicu gelombang PHK di sektor yang bergantung bahan baku impor, dan desa justru bisa dibanjiri pekerja kota yang kehilangan pekerjaan. Jadi tidak pakai dolar bukan berarti tidak kena dampak. Efeknya cuma tidak langsung, tapi tetap nyata lewat harga barang, lapangan kerja, dan daya beli sehari-hari. Sumber : Tws News @tradewithsuli #kontencom #kontencomxtws #prabowo #inflasi

About