@dangtaplamdau: Mùa hè rồi bỏ bỉm cho con rồi dùng ga này thôi các mẹ ơi #dangtaplamdau #tralameminbo #muataitiktok #gachongtham

Trà là mẹ Min Bơ
Trà là mẹ Min Bơ
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 13 April 2025 10:17:51 GMT
5226
16
0
3

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @dangtaplamdau, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KF-21 Boramae adalah pesawat tempur generasi 4,5 yang dikembangkan bersama oleh Korea Selatan melalui Korea Aerospace Industries (KAI) dan Indonesia melalui PT Dirgantara Indonesia. Proyek ini bertujuan menghasilkan jet tempur berteknologi modern dengan biaya lebih efisien dibandingkan generasi kelima, namun tetap memiliki kemampuan canggih untuk pertempuran udara dan serangan presisi. KF-21 dilengkapi radar AESA (Active Electronically Scanned Array), sistem infrared search and track (IRST), fly-by-wire, serta kemampuan membawa rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan. Desainnya memadukan fitur siluman terbatas dengan manuver tinggi, menjadikannya pesaing serius di kelasnya. Uji terbang perdana KF-21 dilakukan pada Juli 2022 di Sacheon, Korea Selatan, dan sejak itu telah menjalani serangkaian tes untuk memastikan kesiapan operasional. Pesawat ini direncanakan akan mulai diproduksi massal pada pertengahan dekade 2020-an. Indonesia, sebagai mitra strategis dalam proyek ini, telah berkomitmen untuk membiayai sekitar 20% dari total biaya pengembangan. Sebagai bagian dari kesepakatan, Indonesia akan memperoleh hak untuk memproduksi sebagian komponen KF-21 di dalam negeri dan menerima 48 unit pesawat secara bertahap setelah memasuki fase produksi massal. Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam program KF-21 bukan hanya untuk memperkuat armada TNI AU, tetapi juga untuk mentransfer teknologi dan meningkatkan kemampuan industri pertahanan nasional. Namun, proyek ini sempat menghadapi hambatan pembayaran kontribusi dari pihak Indonesia, yang memicu pembicaraan ulang jadwal dan mekanisme pendanaan. #kf21 #southkorea #indonesia
KF-21 Boramae adalah pesawat tempur generasi 4,5 yang dikembangkan bersama oleh Korea Selatan melalui Korea Aerospace Industries (KAI) dan Indonesia melalui PT Dirgantara Indonesia. Proyek ini bertujuan menghasilkan jet tempur berteknologi modern dengan biaya lebih efisien dibandingkan generasi kelima, namun tetap memiliki kemampuan canggih untuk pertempuran udara dan serangan presisi. KF-21 dilengkapi radar AESA (Active Electronically Scanned Array), sistem infrared search and track (IRST), fly-by-wire, serta kemampuan membawa rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan. Desainnya memadukan fitur siluman terbatas dengan manuver tinggi, menjadikannya pesaing serius di kelasnya. Uji terbang perdana KF-21 dilakukan pada Juli 2022 di Sacheon, Korea Selatan, dan sejak itu telah menjalani serangkaian tes untuk memastikan kesiapan operasional. Pesawat ini direncanakan akan mulai diproduksi massal pada pertengahan dekade 2020-an. Indonesia, sebagai mitra strategis dalam proyek ini, telah berkomitmen untuk membiayai sekitar 20% dari total biaya pengembangan. Sebagai bagian dari kesepakatan, Indonesia akan memperoleh hak untuk memproduksi sebagian komponen KF-21 di dalam negeri dan menerima 48 unit pesawat secara bertahap setelah memasuki fase produksi massal. Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam program KF-21 bukan hanya untuk memperkuat armada TNI AU, tetapi juga untuk mentransfer teknologi dan meningkatkan kemampuan industri pertahanan nasional. Namun, proyek ini sempat menghadapi hambatan pembayaran kontribusi dari pihak Indonesia, yang memicu pembicaraan ulang jadwal dan mekanisme pendanaan. #kf21 #southkorea #indonesia

About