@dhdhshshshshs66: Replying to @abwasd.77 املوا التعليقات صلاة على الرسول صلى ❤️✨الله عليه وسلم "اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه ومن تبعه وسلم تسليما كثيرا إلى يوم الدين " #explore #fyp #sudanese_tiktok #fyyypppppppppppppp #سودانيز_تيك_توك_مشاهير_السودان #sudan #sudanese_tiktokمشاهير #artistsoftiktok #VoiceEffects #singing #sing #اكسبلور #السودان #بدون_موسيقي #CapCut #صلوا_على_رسول_الله #محمد_رسول_الله #صلاة_الجمعة #الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂 #مديح_سوداني #مدائح_سودانية #طلع_البدر_علينا

egegegegwg
egegegegwg
Open In TikTok:
Region: SA
Tuesday 15 April 2025 21:54:38 GMT
489367
34888
2723
2296

Music

Download

Comments

reema_roma098
ريم المصرية ♥️ :
شعب اسوان الجميل♥️
2025-05-06 14:03:17
5
riyo545043
riyo :
it's "fike qed hessentu zeni ya beshiru yanezir" why do you want to change it to "ya ilahi ya qadir"? 🙄
2025-05-24 01:01:08
6
eroka827
Eroka :
soukrane Soukrane massalla
2025-05-29 17:48:40
1
xxo_099
E🥀 :
عليك الله دايرين اغنية يا ريلا وا لومي 😭💗
2025-04-16 11:56:35
136
abozainab7173
ابوزينب الدباسي :
عدد الناس الارتاحت الا الصوت🥰🥰
2025-04-16 11:44:28
123
abdullah87432
Abdulla AL Emam 💘 خال امريكي :
ممكن اعرف اسم التطبيق بتاع تعديل الصوت شنو لو سمحتي 🥰🥰
2025-04-18 13:06:21
8
mussabhassan2
MuSsab HaSsan :
الناس الماعارفة. صلاة الجنازة التكبيرة الاولي. سورة الفاتحة التكبيرة الثانية. الصلاة الابراهيمية التكبيرة الثالثة. الدعاء للميت التكبيرة الاربعه. الدعاء للكل
2025-04-19 22:11:23
32
netebe80
netebe :
good job👍👍👍
2025-04-19 21:13:12
7
naziruhamisu61
naziruhamisu818 :
صلى الله عليه وسلم
2025-06-03 11:49:43
1
killer.smile4520
killer smile ☺ :
نفس صوتي😭❤️❤️
2025-04-17 03:46:31
29
user13008257056276
user13008257056276 :
ማሽአላህ
2025-05-25 19:42:25
9
alkgk6
غيث. 🖤🌏 :
العجبني في الموضوع إنك عدلتي الكلمات وإجتنبتي الشبهات، بحب المده دي شديد بس في بعض الكلمات فيها شبهات
2025-05-30 05:34:20
9
zafor08
𝑴𝑶𝒁𝑨𝑭𝑨𝑹 👑🌏 :
جربي غني لي رشا رزق اغانيها ح تكون مع صوتك فخامه ✨💙
2025-04-17 22:28:19
5
oumar.hissein.oum
بًوٌرمًيِّ2🌚🇸🇩🇸🇦🇪🇬🇱🇾 :
ماشاء الله تبارك الرحمن احسنتي 🤗🥀
2025-07-02 22:05:07
1
hjvyl
hjvyl :
الهم، صلي، وسلم
2025-05-26 13:03:52
4
queen.meenah822
QUEEN MEENAH :
Muhammad Rasulullahi Sallallahu alaika Wasallama 😭😭😭💪💪💪💖💖💖
2025-05-19 22:15:04
4
marga24tv
@marga marga 24 tv :
ليك التحية والتقدير والاحترام من نيجيريا أبوجا 🥰🥰🥰🥰
2025-04-17 21:56:58
5
slmolitaa
Selma Mohammed :
your voice is giving!!
2025-04-20 22:43:40
12
malamhabu11
Sadiq __@ :
saw😭😭😭😭😭when Madina ya rasulallah 💔😭😭😭 please
2025-05-19 08:16:20
10
abakaralimahamat44gmail0
Abakar Ali Mahamat Koulbou :
Machallah la voix d’or
2025-07-04 21:55:49
1
abouamma37
abouamma :
macha Allah
2025-05-25 20:21:32
2
user540068881981
mameta.❤️✨️ :
عليه افضل الصلاة والسلام
2025-04-19 22:11:04
2
user6193477305268
Dr Mahamat Adam Yaya :
صل الله عليه وسلم
2025-04-16 21:01:06
5
user1491218438650
daahir somaali :
اللهم صل علي سيدنا محد وعلي ءاله ؤصحبه وسلم ماشاء الله تبارك الله 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-04-21 19:31:09
7
To see more videos from user @dhdhshshshshs66, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

🗓️ 12 Februari 1993 – Liverpool, Inggris. Ia masih balita. James Bulger, dua tahun. Langkahnya pendek, tangannya baru belajar menggenggam. Dunianya adalah pelukan ibu dan suara mainan. Hari itu, di tengah riuh pusat perbelanjaan, sejenak sang ibu lengah. Dalam hitungan detik, dua anak laki-laki memegang tangan James dan membawanya pergi. Mereka bukan orang dewasa. Bukan penjahat bertopeng. Tapi dua anak 10 tahun: Jon Venables dan Robert Thompson. James mungkin mengira itu hanya permainan. Namun perjalanan itu adalah perjalanan terakhirnya. Mereka membawanya berjalan kaki hampir 4 kilometer. Puluhan pasang mata melihat mereka, namun tak ada yang curiga. Mereka mengira hanya kakak yang sedang memarahi adiknya. Karena siapa yang menyangka… bahwa anak-anak bisa menyimpan niat sekelam itu? Di sebuah rel kereta yang sunyi, kepolosan James berakhir. Ia dipukuli dan dis_ksa yang dilakukan oleh tangan yang seharusnya masih memegang mainan. Lalu ia ditinggalkan sendirian di tengah rel. Beberapa jam kemudian, sebuah kereta lewat. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi yang memilukan, mengakhiri pencarian yang penuh kecemasan. Tapi kengerian terbesar terungkap kemudian: ia tiada bukan karena kereta, melainkan karena tindakan dua anak laki-laki, yang usianya baru 10 tahun. Inggris menangis. Dunia terguncang. Tak ada yang bisa memahami bagaimana dua bocah sanggup melakukan kekejaman sedemikian rupa. Venables dan Thompson ditangkap, diadili, dan menjadi pelaku pemb_nuhan termuda di Inggris modern. Namun saat usia 18 tahun, mereka dibebaskan, diberi identitas baru, dan hak untuk memulai hidup baru. James? Ia tak pernah merayakan ulang tahun ketiga. Ia hanya meninggalkan satu foto kecil: senyum polos dan mata bundar yang tak pernah tahu dunia bisa sekejam itu. Kisah ini menjadi pengingat abadi, bahwa kejahatan tidak mengenal usia. Dan dunia telah gagal menjaga salah satu malaikat terkecilnya. #JamesBulger #KisahNyata#TrueCrime#ArsipPeristiwa
🗓️ 12 Februari 1993 – Liverpool, Inggris. Ia masih balita. James Bulger, dua tahun. Langkahnya pendek, tangannya baru belajar menggenggam. Dunianya adalah pelukan ibu dan suara mainan. Hari itu, di tengah riuh pusat perbelanjaan, sejenak sang ibu lengah. Dalam hitungan detik, dua anak laki-laki memegang tangan James dan membawanya pergi. Mereka bukan orang dewasa. Bukan penjahat bertopeng. Tapi dua anak 10 tahun: Jon Venables dan Robert Thompson. James mungkin mengira itu hanya permainan. Namun perjalanan itu adalah perjalanan terakhirnya. Mereka membawanya berjalan kaki hampir 4 kilometer. Puluhan pasang mata melihat mereka, namun tak ada yang curiga. Mereka mengira hanya kakak yang sedang memarahi adiknya. Karena siapa yang menyangka… bahwa anak-anak bisa menyimpan niat sekelam itu? Di sebuah rel kereta yang sunyi, kepolosan James berakhir. Ia dipukuli dan dis_ksa yang dilakukan oleh tangan yang seharusnya masih memegang mainan. Lalu ia ditinggalkan sendirian di tengah rel. Beberapa jam kemudian, sebuah kereta lewat. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi yang memilukan, mengakhiri pencarian yang penuh kecemasan. Tapi kengerian terbesar terungkap kemudian: ia tiada bukan karena kereta, melainkan karena tindakan dua anak laki-laki, yang usianya baru 10 tahun. Inggris menangis. Dunia terguncang. Tak ada yang bisa memahami bagaimana dua bocah sanggup melakukan kekejaman sedemikian rupa. Venables dan Thompson ditangkap, diadili, dan menjadi pelaku pemb_nuhan termuda di Inggris modern. Namun saat usia 18 tahun, mereka dibebaskan, diberi identitas baru, dan hak untuk memulai hidup baru. James? Ia tak pernah merayakan ulang tahun ketiga. Ia hanya meninggalkan satu foto kecil: senyum polos dan mata bundar yang tak pernah tahu dunia bisa sekejam itu. Kisah ini menjadi pengingat abadi, bahwa kejahatan tidak mengenal usia. Dan dunia telah gagal menjaga salah satu malaikat terkecilnya. #JamesBulger #KisahNyata#TrueCrime#ArsipPeristiwa

About