@gudressa: Com os amigos 😂 só resenha!! ♥️ . . . . #gusttavolimaoficial #gusttavolima #embaixador #gustavolima #hugoeguilherme #foryoupage❤️❤️

gudressa
gudressa
Open In TikTok:
Region: BR
Wednesday 23 April 2025 21:47:27 GMT
549227
16275
289
172

Music

Download

Comments

simeiremoura
Simeire Moura600 :
😂😂Hugo e Guilherme uns fera ♥️♥️
2025-04-24 00:22:03
7
sinhobelmiro
Sinho Belmiro :
pensei que era o clone dele
2025-04-23 23:51:32
74
rianzinhosantis
RyanSE :
Como deixa o cabelo assim ??😩
2025-07-22 15:51:35
0
www.tiktok.marialucia07
merli 🌹 🌹 🌹 eu amo rosas :
lindíssimos sucesso 🥰🥰🥰😂😂
2025-04-25 00:57:46
5
marilenestorqui
Marilene Storqui :
lindo 💕💕 BB
2025-04-23 21:52:23
9
cida.guedes3
Cida GUEDES :
❤😘🥰Oie, como vai gustavo ?
2025-04-24 03:16:52
6
joseferreira9981
joseferreira9981 :
Trabalhei de segurança em um show aqui em Anicuns (GO). Hugo e Guilherme cantam de mais da conta, tirei foto com Guilherme, os 2 são humildes demais.
2025-05-25 20:14:12
0
cristianedefatimasampai0
Cristiane De Fatima :
lindo ❤️❤️❤️❤️❤️bbb
2025-04-24 15:42:07
4
jesusmaximiano4
Gorester :
bendiciones
2025-05-29 00:08:45
0
rosboncarneiro
robson82 :
também componho e canto
2025-06-01 05:09:07
0
aparecidafatimafa5
Aparecida Fatima Favero :
Show 🥰🥰
2025-04-26 19:49:52
3
lucecleria
Lucecleria Alzenira :
BB o que fiz pra você 😂😂😂😂
2025-04-24 15:10:30
3
user4539939480058
ivone :
boa tarde.👍
2025-04-26 17:05:04
4
pricilla.medeiros
Pricilla Medeiros Amâncio :
deus abençoe cada um de vocês
2025-05-01 21:11:17
2
maria.das.gracaspetrato
maria das graças :
QUE LINDO FAZENDO PELO PRÓXIMO DEUS TE ABENÇOA GRANDEMENTE VOCÊ COM DEUS SÓ GANHA A MULTIPLICAÇÃO O SENHOR É O MEU PASTOR E NADA NOS FALTARÁ ❤️🙏 🌾🌿🌴⚡🥀 BOA NOITE GUERREIROS DE DEUS BOA SORTE TRIU
2025-04-23 22:47:59
3
mars223626santos
mars223626santos :
talvez vc não leia a mensagem , mas faço meu humildade apelo , leva o seu admirador sósia Fortunato e a família dele pra assistir seu show , " realiza esse sonho aí Gustavo, lembra do inícios
2025-04-24 12:20:23
9
ednalvatomaz1
Ednalva Tomaz :
Já conheço, eles é muito bom mesmo
2025-06-25 08:51:26
0
luisantoniobarbar2
cantor carreteiro :
de uma olhada no tik tok cantor carreteiro tem música prá vc abraço
2025-04-27 21:26:34
1
joselitorodrigue56
Joselito Rodrigues :
Gustavo eu tenho uma música queria que vc gravace sou cantor de bar
2025-04-24 14:26:23
7
lucianabarbosa5430
Luciana Barbosa :
Ahhhhh amores de uma vida❤️❤️
2025-06-20 20:17:27
0
antnio.lima.lima5
Antônio Lima Lima :
Gustavo Lima eu pesso a vc de um carro de presente pra eu trabalhar de pé pedreiro vc pode fazer isto por mim eu nome e antonio
2025-05-01 21:52:28
1
marilopes372
marilopes372 :
CARA !! CANTA MUITO !! MARI AMA ❤ CAFÉ 🙏 CARA !! 👍 EXTROVERTIDO 😂 🙏🇧🇷🇺🇸🙏
2025-04-24 11:49:49
1
kakauribett
Luiza ☘️🍀❤️ :
Ele tem a casa tatuada 😳
2025-04-27 22:36:24
5
marileifatima7
mari :
sucesso sempre pra você aí
2025-06-04 16:52:30
0
mariaferreiraprimo
mariaferreiraprimo :
Boa Noite meninos ♥️♥️♥️♥️👏👏👏👏
2025-04-24 22:15:05
5
To see more videos from user @gudressa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Siang Hari Saat kamu kembali ke meja, notifikasi masuk dari ponselmu: Jay [12:59 PM]: Kamu baik-baik aja? Kelihatan tegang. Jangan dengerin omongan orang. Fokus aja ke aku. Kamu tersenyum kecil. Tanpa sadar, perasaanmu sedikit tenang. Tapi kamu juga sadar… Ini baru permulaan. Hari itu kamu pulang kerja lebih cepat dari biasanya. Tepat jam 5 sore, Jay sudah menunggumu di lobi kantor, masih mengenakan setelan kerjanya yang rapi, tapi dengan ekspresi wajah yang berbeda: lembut, penuh harap, dan... sedikit gugup. Kamu mendekat dengan langkah ragu. “Tumben kamu nggak lembur?” Jay menyambutmu dengan senyum kecil. “Ada yang lebih penting dari pekerjaan malam ini.” Kamu menaikkan alis. “Apa?” Jay tidak menjawab. Dia hanya membukakan pintu mobil untukmu, dan sebelum kamu sempat tanya lagi, dia menyerahkan satu kotak besar berwarna hitam elegan ke pangkuanmu. “Untuk kamu. Nanti malam kita dinner, aku siapin semuanya untuk kita malam ini, sayang.” Kamu membuka pelan kotak itu. Matamu langsung membulat. Isinya... sebuah gaun burgundy satin, anggun dan menggoda, dengan potongan punggung terbuka dan detail renda halus di bagian dada. Klasik, elegan… dan mewah. “Jay… ini—” “Pas dengan bentuk tubuhmu. Aku lihat kamu suka potongan simple tapi seksi,” ucapnya tanpa menatapmu, seolah kalimat itu biasa saja. Tapi kamu tahu... Jay memperhatikanmu sangat detail. Jam 07.30 malam Jay menjemputmu lagi setelah kamu berganti baju di apartemen. Saat kamu turun, memakai gaun pemberiannya dengan heels berwarna hitam—merah di bawahnya, Jay benar-benar tak bisa menyembunyikan ekspresi kagumnya. Matanya menyapu tubuhmu dari atas sampai bawah. “Cantik banget,” bisiknya, lalu menggandeng tanganmu ke mobil tanpa berkata lebih. Begitu kamu sampai, kamu disambut oleh pelayan yang langsung mengantar kalian ke ruang pribadi paling atas—dengan balkon kaca yang menghadap langsung ke city lights yang berkelap-kelip seperti langit terbalik. Mejanya dihias indah. Ada lilin-lilin kecil, taburan kelopak mawar putih, dan sebotol wine mahal yang sudah dibuka. Dan di tengah-tengahnya... ada kotak kecil beludru merah dan kotak kalung perak berkilau. Kamu berhenti di pintu. “Jay… kamu serius nyiapin semua ini?” Jay tersenyum lembut, lalu menarik kursi untukmu. “Duduklah, Queen magangku yang keras kepala,” godanya pelan. Sepanjang makan malam, Jay tidak bisa berhenti menatapmu. Tatapannya dalam dan hangat, tapi ada sedikit gugup—hal yang sangat langka dari seorang pria seperti dia. Sampai akhirnya, saat makanan penutup datang, Jay berdiri dari kursinya. Dia merogoh saku dan mengangkat kotak kecil merah itu. Lalu perlahan membukanya di depanmu. Cincin berlian kecil berkilau lembut di bawah cahaya lilin. “Y/N,” ucapnya pelan, “aku tahu semua ini terlalu cepat buat dunia luar. Tapi bukan buat aku.” Jay menatap matamu dalam. “Aku nggak main-main. Aku ingin kamu jadi milikku. Bukan cuma secara diam-diam di kantor, bukan cuma karena tubuhmu yang bikin aku gila... tapi karena aku ngerasa utuh waktu kamu ada.” Dia mengeluarkan satu kotak lagi. Di dalamnya, kalung tipis perak, dengan liontin bentuk huruf K kecil. “Satu untuk dikalungin, satu lagi nanti kamu pakai di jari. Tapi dua-duanya punya makna sama—aku ingin kamu jadi milikku, resmi.” Kamu terdiam. Matamu berair. Dadamu sesak. Tapi bukan karena sedih. Karena kamu tahu… ini bukan sekadar pernyataan. Ini awal dari hubungan yang selama ini kamu takutkan—tapi diam-diam kamu inginkan. Jay berdiri di sampingmu, lalu memasangkan kalung itu ke lehermu perlahan. Jemarinya menyentuh kulitmu halus, lalu bibirnya menyentuh bahumu sebentar. “Jadi pacarku, Y/N. Dengan segala konsekuensinya. Tapi juga dengan seluruh diriku yang akan selalu jaga kamu.” Tanganku gemetar saat Jay menggenggamnya. “Aku ingin kamu jadi milikku, seutuhnya.” Kalimat itu melayang di udara seperti doa yang ditunggu-tunggu. Dan di bawah langit malam yang disaksikan cahaya kota, kamu hanya bisa mengangguk pelan… sebelum akhirnya berkata: “Ya, aku mau.” #povstories #parkjongseong #jay #enhypen #fy #fypviraltiktok🖤シ゚☆♡ #4u
Siang Hari Saat kamu kembali ke meja, notifikasi masuk dari ponselmu: Jay [12:59 PM]: Kamu baik-baik aja? Kelihatan tegang. Jangan dengerin omongan orang. Fokus aja ke aku. Kamu tersenyum kecil. Tanpa sadar, perasaanmu sedikit tenang. Tapi kamu juga sadar… Ini baru permulaan. Hari itu kamu pulang kerja lebih cepat dari biasanya. Tepat jam 5 sore, Jay sudah menunggumu di lobi kantor, masih mengenakan setelan kerjanya yang rapi, tapi dengan ekspresi wajah yang berbeda: lembut, penuh harap, dan... sedikit gugup. Kamu mendekat dengan langkah ragu. “Tumben kamu nggak lembur?” Jay menyambutmu dengan senyum kecil. “Ada yang lebih penting dari pekerjaan malam ini.” Kamu menaikkan alis. “Apa?” Jay tidak menjawab. Dia hanya membukakan pintu mobil untukmu, dan sebelum kamu sempat tanya lagi, dia menyerahkan satu kotak besar berwarna hitam elegan ke pangkuanmu. “Untuk kamu. Nanti malam kita dinner, aku siapin semuanya untuk kita malam ini, sayang.” Kamu membuka pelan kotak itu. Matamu langsung membulat. Isinya... sebuah gaun burgundy satin, anggun dan menggoda, dengan potongan punggung terbuka dan detail renda halus di bagian dada. Klasik, elegan… dan mewah. “Jay… ini—” “Pas dengan bentuk tubuhmu. Aku lihat kamu suka potongan simple tapi seksi,” ucapnya tanpa menatapmu, seolah kalimat itu biasa saja. Tapi kamu tahu... Jay memperhatikanmu sangat detail. Jam 07.30 malam Jay menjemputmu lagi setelah kamu berganti baju di apartemen. Saat kamu turun, memakai gaun pemberiannya dengan heels berwarna hitam—merah di bawahnya, Jay benar-benar tak bisa menyembunyikan ekspresi kagumnya. Matanya menyapu tubuhmu dari atas sampai bawah. “Cantik banget,” bisiknya, lalu menggandeng tanganmu ke mobil tanpa berkata lebih. Begitu kamu sampai, kamu disambut oleh pelayan yang langsung mengantar kalian ke ruang pribadi paling atas—dengan balkon kaca yang menghadap langsung ke city lights yang berkelap-kelip seperti langit terbalik. Mejanya dihias indah. Ada lilin-lilin kecil, taburan kelopak mawar putih, dan sebotol wine mahal yang sudah dibuka. Dan di tengah-tengahnya... ada kotak kecil beludru merah dan kotak kalung perak berkilau. Kamu berhenti di pintu. “Jay… kamu serius nyiapin semua ini?” Jay tersenyum lembut, lalu menarik kursi untukmu. “Duduklah, Queen magangku yang keras kepala,” godanya pelan. Sepanjang makan malam, Jay tidak bisa berhenti menatapmu. Tatapannya dalam dan hangat, tapi ada sedikit gugup—hal yang sangat langka dari seorang pria seperti dia. Sampai akhirnya, saat makanan penutup datang, Jay berdiri dari kursinya. Dia merogoh saku dan mengangkat kotak kecil merah itu. Lalu perlahan membukanya di depanmu. Cincin berlian kecil berkilau lembut di bawah cahaya lilin. “Y/N,” ucapnya pelan, “aku tahu semua ini terlalu cepat buat dunia luar. Tapi bukan buat aku.” Jay menatap matamu dalam. “Aku nggak main-main. Aku ingin kamu jadi milikku. Bukan cuma secara diam-diam di kantor, bukan cuma karena tubuhmu yang bikin aku gila... tapi karena aku ngerasa utuh waktu kamu ada.” Dia mengeluarkan satu kotak lagi. Di dalamnya, kalung tipis perak, dengan liontin bentuk huruf K kecil. “Satu untuk dikalungin, satu lagi nanti kamu pakai di jari. Tapi dua-duanya punya makna sama—aku ingin kamu jadi milikku, resmi.” Kamu terdiam. Matamu berair. Dadamu sesak. Tapi bukan karena sedih. Karena kamu tahu… ini bukan sekadar pernyataan. Ini awal dari hubungan yang selama ini kamu takutkan—tapi diam-diam kamu inginkan. Jay berdiri di sampingmu, lalu memasangkan kalung itu ke lehermu perlahan. Jemarinya menyentuh kulitmu halus, lalu bibirnya menyentuh bahumu sebentar. “Jadi pacarku, Y/N. Dengan segala konsekuensinya. Tapi juga dengan seluruh diriku yang akan selalu jaga kamu.” Tanganku gemetar saat Jay menggenggamnya. “Aku ingin kamu jadi milikku, seutuhnya.” Kalimat itu melayang di udara seperti doa yang ditunggu-tunggu. Dan di bawah langit malam yang disaksikan cahaya kota, kamu hanya bisa mengangguk pelan… sebelum akhirnya berkata: “Ya, aku mau.” #povstories #parkjongseong #jay #enhypen #fy #fypviraltiktok🖤シ゚☆♡ #4u

About