@worldofwar__: Angkatan Udara Amerika Serikat telah mengumumkan bahwa drone YFQ-44A "Fury" buatan Anduril menjadi pemenang program CCA (Combat Cooperation Aircraft), mengalahkan pesaingnya YFQ-42A dari General Atomics. Program ini dimulai sejak 2024 untuk mencari drone tempur canggih yang bisa menjadi "wingman" atau rekan pesawat tempur berawak seperti F-35 dan F-22. Program CCA (Combat Cooperation Aircraft), yang dirancang untuk mengembangkan drone pendamping canggih bagi pesawat tempur berawak seperti F-35 dan F-22, telah resmi berakhir. Angkatan Udara Amerika Serikat memilih drone YFQ-44A yang diberi nama Fury, buatan perusahaan Anduril, sebagai pemenangnya. Drone ini mengalahkan pesaingnya, YFQ-42A dari General Atomics. Fury awalnya dirancang oleh Blue Force Technologies dengan nama Grackle, lalu RED Medium, sebagai pesawat simulasi ancaman. Setelah perusahaan itu diakuisisi Anduril pada 2023, desainnya diubah dan dinamai ulang menjadi Fury untuk mengikuti program CCA. Fury adalah drone jet siluman yang bisa terbang hampir secepat suara di ketinggian hingga 50.000 kaki. Panjangnya sekitar 6 meter dan memiliki berat maksimum 5.000 pon saat lepas landas. Drone ini menggunakan mesin turbofan Williams FJ44-4M dan dapat terbang hingga lima jam dalam satu misi. Fury dirancang agar mampu bermanuver ekstrem seperti jet tempur, dengan daya tahan terhadap tekanan gravitasi dari -3G sampai +9G. Jangkauannya antara 800 hingga 1.600 kilometer, membuatnya bisa mendampingi jet tempur dalam berbagai misi. Desainnya menggunakan material logam dan serat karbon serta mengusung sistem modular, sehingga bisa ditambah kemampuan baru seperti radar atau sensor sesuai kebutuhan. Yang membuatnya istimewa, drone ini dilengkapi perangkat lunak Lattice dari Anduril, yang memungkinkan satu operator mengontrol beberapa drone sekaligus. Fury bisa menjalankan misi secara mandiri atau mengikuti perintah dari pilot pesawat tempur, menjadikannya wingman setia dalam pertempuran. Dibandingkan dengan jet tempur, biaya produksi Fury jauh lebih murah, yakni sekitar 25 sampai 30 juta dolar per unit. Dengan harga sekitar 1.200 dolar per pon, drone ini jauh lebih ekonomis dibanding jet tempur yang bisa mencapai 4.000 hingga 6.000 dolar per pon. Angkatan Udara AS berencana membeli 100 hingga 150 unit Fury pada tahap awal produksi. #usa #drone #usaarmy #fyp
worldofwar3
Region: ID
Friday 02 May 2025 21:59:51 GMT
Music
Download
Comments
ᜇᜒᜃᜓ :
after China seing I want to copy this
2025-06-01 04:58:37
4
Bendol_🇨🇳🐉 :
China udah duluan
2025-05-03 20:03:29
0
Rega Ajus :
mirip f-16 tapi bukan🗿
2025-05-03 00:01:58
5
GreenJepun 🇲🇾💛🤎🇧🇩 :
Nnti juga dirilis duluan ni prototype nya ama china
2025-05-03 14:06:40
0
W.SANJUR🇵🇦🇺🇦 :
🥰
2025-10-19 13:18:48
0
jhonnylunacrespo :
🥰
2025-10-07 02:22:36
0
AXO :
😁
2025-09-29 20:40:30
0
Ivo Ohoiwutun :
💀
2026-01-14 12:55:43
0
》》》》🇹🇷𐱅𐰇𐰼𐰰🇹🇷《《《《 :
🤣🤣🤣
2026-04-09 20:57:21
0
Nanasz :
anger
2025-05-03 15:14:55
1
To see more videos from user @worldofwar__, please go to the Tikwm
homepage.