@28usx: #علي_المنصوري #الشاعر_حسين_ال_دليهم #ذواقين__الشعر_الشعبي #اياد_عبدلله_الاسدي #جبار_رشيد

كايو
كايو
Open In TikTok:
Region: IQ
Saturday 03 May 2025 10:07:50 GMT
147483
12903
89
1522

Music

Download

Comments

m_ii323
ހވޱ🩶✨ :
بوجع رحاتي وانام ولا بسالفتك 💔
2025-05-05 11:43:43
4
mestiefi
مصطفى الزرفي :
@الشاعر حسين ال دليهم
2025-05-03 16:41:08
5
user9240839547878
سمو الاميره 👑 :
الله الله 😔
2025-05-06 18:54:13
4
mr_xp723
خذلان.✨🪐 :
يوعلي😄
2025-05-04 11:16:57
2
ibkyg
اسو 🪐 :
🥰🥰🥰🥰🥰
2025-05-06 13:09:17
2
juy_gf87
\›عباس 🤦🌚😇 :
🥰🥰🥰
2025-05-03 20:38:52
1
user743095153
رُوح :
اروح فدوه لهل كلامك ✨
2025-07-04 15:49:54
2
oohtu6
(نجم( N) :
🍀
2025-05-05 06:25:15
2
bsr_mtaop_
بشہٰ۫ر مہٰۣۗتعوب :
بروحي عزت صكر لوغيري جاسك بعد تحلملي ادنالك وطباعي مثل الرزق مسابقه من اانهمل اسعالي وسعالك يلتدري ناسك جذب شسوي يمهم رحت وعيونك نعالك مادام ماقصرت ولخاين أنته صرت بلغربه هنيالك
2025-05-04 17:49:15
2
3c_2g
أسياف🇰🇼 :
شيقصد بل شعر❤️👍🏻
2025-05-04 23:18:15
0
xzsacvl
يہؤنہسہ :
❤️❤️❤️
2025-05-04 17:37:50
1
hawraa1102
أبو غزاي :
الكبير حسين ألدليم
2025-07-27 07:37:34
1
ham22e
حسوني🇮🇶 :
هاي القصيده. ماخلتني انام💔😢
2025-06-12 01:25:36
1
za_88_b
زَنايبِ🩵. :
💔
2025-05-15 09:56:25
1
_8ib9
انس :
😆
2025-05-14 22:00:49
1
k_ssvv
خالد الجميلي :
2025-05-09 04:45:46
1
19hussain94
hussain :
الله المستعان 😔💔👌👌👌👌👌
2025-05-06 17:15:07
3
j_j30_
علي :
اي وعلي
2025-05-06 15:19:27
2
22.ao2
ععباس فالح. :
اي بعلي. 😅💛
2025-05-06 01:42:28
2
yasinalgharani
:القـ𓄌ـياده✯ :
❤️❤️❤️
2025-05-06 17:19:01
1
614e_
طياره :
🙂
2025-05-05 20:49:32
1
578_h7_
...ســبــيــلَ :
حالتي حلوه؟
2025-05-05 18:17:11
1
oven8468014327773
حسن :
😥😥😥
2025-06-07 10:06:17
0
oven8468014327773
حسن :
😏😏😏
2025-06-07 10:06:19
0
oven8468014327773
حسن :
🥰🥰🥰
2025-06-07 10:06:20
0
j.te6
عباس علي.. ۦﹾ٭ :
😅
2025-05-05 13:21:19
0
.31332826
احمد النبهاني 313 :
🌹🌹🌹
2025-05-04 00:39:36
1
ws_kj
щедрый🐆🤍 :
❤️
2025-05-04 21:11:13
2
To see more videos from user @28usx, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About