@thatwasepic_tok: Paying for eveyeones meal

ThatWasEpic Official
ThatWasEpic Official
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 15 May 2025 23:17:26 GMT
3698717
370218
1568
1402

Music

Download

Comments

sickman553
Sickman :
This is why I want to be rich. This is all I ever wanted money for.
2025-05-16 11:34:02
24917
oblongschlong
oblongschlong :
imagine you called out that day
2025-05-16 01:45:10
11475
epic.fail.101
Dua :
“TikTok mood” just say thank you.
2025-05-16 01:44:11
8976
allidoisswipe
allidoisswipe :
"How many people are in the back?" "umm, 15"
2025-05-16 05:06:57
7088
b_radyoung
🥀🥀 :
how are people not more appreciative lol
2025-05-16 16:28:56
2294
carleefrances
Carlee 🌻 :
The way granny snatched that money 😭😩🤣
2025-05-21 01:06:31
850
_anthony._1
𝐀𝐧𝐭𝐡𝐨𝐧𝐲 🕷️🕸️🖤 :
"heck yeah your special" 😭💀
2025-05-16 11:37:35
1588
leviosaaaanchovies
LeviosaaaAvocados :
billionaires could literally do this every day for the entire country and they actively chose not to.
2025-06-23 22:31:20
469
emiolaa19
😎🤐💔💔♎ :
God bless
2025-05-17 16:56:51
5
juile64
Julie Becker :
This is what I do if I won the lottery
2025-05-17 13:13:53
85
udntknomeho
𑣲𝒌 :
I love Juan sm
2025-07-10 05:35:00
1
ilovemewox
meow :
If im ever rich, I won’t tell anyone but there will be signs 🙏
2025-05-28 21:34:26
128
sweettea8880
Todd Clifton :
God is good
2025-05-30 19:52:47
34
gaorona
gaorona :
Juan is the 🐐
2025-05-16 01:23:52
239
dmoo93
Dmoore :
He gave me $500. at a gas station in Gilbert, Arizona.
2025-06-06 00:49:51
145
d3v1lb0y
😈Tony Soto 😈 :
Juan is an Amazing Human...
2025-05-17 23:43:20
27
rucadr1
user9494939300036 :
Must be the greatest feeling to do this
2025-05-30 01:34:47
45
022111025l
022111025l :
If i get rich i wanna be able to do this 🥹
2025-05-16 12:18:44
118
kinq_jersy
Kinq_Jersy :
What is it for? just take the dam money 😒
2025-05-16 13:25:02
137
jimbo31285
James Hanlon :
‘Why you paying for everyone’s food’… ‘I’m in one of those moods’…. ‘ahh a tiktok mood’? This guy got it straight away 🤣👏
2025-06-08 13:32:13
42
eric.romero385
Eric Romero :
Juan you are the best 😇
2025-06-25 03:55:00
7
sungolden11
luna 🌙 :
that's so nice 🙂👍
2025-05-15 23:33:11
36
shadzscape
Shadzii • Photographer ✓ :
Bro on "Tiktok Mode" ... made everyone feel special & made their day!! - bien hecho 😊👍✨️
2025-05-16 00:07:32
137
ronniereambonanza
ANTRAXX :
the way there manager honestly say they are 3 in the kitchen.😆😆😆
2025-05-16 02:22:32
145
thatsjks
thatsjks :
Why does juan have little followers and all these other ytbers and streams of millions when they dont even help out the community 🤦🏽
2025-05-16 04:07:47
63
To see more videos from user @thatwasepic_tok, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

*Judul: “Jam Dinding yang Diam… Tapi Menghitung Masa Depanmu”* Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak-anakku yang saya banggakan… Coba nanti kalau kalian masuk kelas… lihatlah **jam dinding yang ada di kelas kalian**. Ia tidak pernah bicara. Ia tidak pernah menegur kalian. Ia juga tidak pernah marah ketika kalian malas belajar. Jam itu hanya **diam…** Tapi jarumnya terus bergerak. Detik… demi detik… tanpa pernah berhenti. Anak-anakku… Ketika kalian **mengobrol saat guru menjelaskan**, jarum jam itu bergerak. Ketika kalian **menunda belajar**, jarum jam itu juga bergerak. Ketika kalian **bermain dan melupakan tugas**, jam itu tetap berjalan. Ia tidak pernah berhenti hanya untuk menunggu kalian berubah. Anak-anakku… Yang membuat merinding dari jam dinding itu adalah satu hal. **Dia tidak hanya menghitung waktu… dia sedang menghitung kesempatan kalian.** Setiap detik yang berlalu… adalah kesempatan yang **tidak akan kembali lagi**. Dan yang paling menyedihkan… Banyak orang baru sadar tentang waktu **ketika semuanya sudah lewat**. Ketika sudah dewasa… ketika hidup mulai terasa berat… ketika mereka melihat ke belakang dan berkata: “Seandainya dulu aku lebih sungguh-sungguh belajar…” “Seandainya dulu aku tidak menyia-nyiakan waktu…” “Seandainya dulu aku tidak malas…” Tapi anak-anakku… **kata “seandainya” selalu datang terlambat.** Jam dinding di kelas kalian tidak bisa diputar kembali. Ia tidak pernah memberi kesempatan kedua pada detik yang sudah lewat. Hari ini kalian masih punya waktu. Masih punya kesempatan. Masih punya mimpi. Tapi suatu hari nanti… Kalian akan meninggalkan sekolah ini. Kelas itu akan tetap ada. Meja dan kursi itu akan tetap ada. Bahkan **jam dinding itu masih akan tetap berdetak.** Tapi **kalian sudah tidak ada di sana lagi.** Dan ketika kalian mengingat masa sekolah kalian… Ada dua kemungkinan yang akan kalian rasakan. Antara **bangga…** atau **penyesalan yang sangat dalam**. Anak-anakku… Jam dinding di kelas itu sebenarnya sedang mengingatkan kita setiap hari: “Gunakan waktumu… sebelum waktumu habis.” Karena waktu tidak pernah menunggu orang yang menunda. Dan ingatlah satu hal ini… **Yang paling menakutkan dari waktu bukanlah ia berjalan cepat… tetapi ketika kita sadar… kita sudah menyia-nyiakannya terlalu lama.** Wassalamu’alaikum wr.wb. #amanat #pembinaupacara #guruid #amanatupacarabutya #fyppppppppppppppppppppppp
*Judul: “Jam Dinding yang Diam… Tapi Menghitung Masa Depanmu”* Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak-anakku yang saya banggakan… Coba nanti kalau kalian masuk kelas… lihatlah **jam dinding yang ada di kelas kalian**. Ia tidak pernah bicara. Ia tidak pernah menegur kalian. Ia juga tidak pernah marah ketika kalian malas belajar. Jam itu hanya **diam…** Tapi jarumnya terus bergerak. Detik… demi detik… tanpa pernah berhenti. Anak-anakku… Ketika kalian **mengobrol saat guru menjelaskan**, jarum jam itu bergerak. Ketika kalian **menunda belajar**, jarum jam itu juga bergerak. Ketika kalian **bermain dan melupakan tugas**, jam itu tetap berjalan. Ia tidak pernah berhenti hanya untuk menunggu kalian berubah. Anak-anakku… Yang membuat merinding dari jam dinding itu adalah satu hal. **Dia tidak hanya menghitung waktu… dia sedang menghitung kesempatan kalian.** Setiap detik yang berlalu… adalah kesempatan yang **tidak akan kembali lagi**. Dan yang paling menyedihkan… Banyak orang baru sadar tentang waktu **ketika semuanya sudah lewat**. Ketika sudah dewasa… ketika hidup mulai terasa berat… ketika mereka melihat ke belakang dan berkata: “Seandainya dulu aku lebih sungguh-sungguh belajar…” “Seandainya dulu aku tidak menyia-nyiakan waktu…” “Seandainya dulu aku tidak malas…” Tapi anak-anakku… **kata “seandainya” selalu datang terlambat.** Jam dinding di kelas kalian tidak bisa diputar kembali. Ia tidak pernah memberi kesempatan kedua pada detik yang sudah lewat. Hari ini kalian masih punya waktu. Masih punya kesempatan. Masih punya mimpi. Tapi suatu hari nanti… Kalian akan meninggalkan sekolah ini. Kelas itu akan tetap ada. Meja dan kursi itu akan tetap ada. Bahkan **jam dinding itu masih akan tetap berdetak.** Tapi **kalian sudah tidak ada di sana lagi.** Dan ketika kalian mengingat masa sekolah kalian… Ada dua kemungkinan yang akan kalian rasakan. Antara **bangga…** atau **penyesalan yang sangat dalam**. Anak-anakku… Jam dinding di kelas itu sebenarnya sedang mengingatkan kita setiap hari: “Gunakan waktumu… sebelum waktumu habis.” Karena waktu tidak pernah menunggu orang yang menunda. Dan ingatlah satu hal ini… **Yang paling menakutkan dari waktu bukanlah ia berjalan cepat… tetapi ketika kita sadar… kita sudah menyia-nyiakannya terlalu lama.** Wassalamu’alaikum wr.wb. #amanat #pembinaupacara #guruid #amanatupacarabutya #fyppppppppppppppppppppppp

About