@andresarias___:

R.A.P melodia
R.A.P melodia
Open In TikTok:
Region: CO
Friday 16 May 2025 01:11:24 GMT
26375
1527
14
145

Music

Download

Comments

etdb1
Kenneth Duran :
tema🔥
2025-05-17 17:16:14
2
thomas.shelby7103
Thomas shelby :
NOMBRE DEL TEMAZO 🔥 GRACIAS
2025-05-18 15:09:00
1
makfique
Mak Andrés Fique :
Askoman 🤯🤯
2025-07-08 23:53:06
0
arteilicito09
ArteIlicito09 :
Askoman 🔥🔥
2025-05-29 12:18:19
0
solarttattocg
Sol'Art'Tatto :
aun no sale este temon????🔥🔥🔥🤟
2025-05-21 01:16:41
0
dana.osorio819
Dana Osorio :
ya salio el tema ?
2025-05-20 01:11:53
0
daniela.villar13
Daniela Villar :
nombre de la canción
2025-05-17 17:56:57
1
thebashcompanybta
TBC :
2025-07-04 11:44:17
0
welder.alex.sanchez
Alex.Sanchez.Welding💥 :
💯
2025-05-21 20:07:54
0
eduard.fabian.ama
Eduard fabian :
😎😎😎
2025-06-30 20:07:13
0
aldana_beatmaking
Aldana :
buen tema , paso por aquí, compartiendo mi perfil, para que escuches mis beat, si te gusta alguno escribeme. comparte y sigue.
2025-05-17 04:59:50
1
To see more videos from user @andresarias___, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Leonardo da Vinci — Sang Jenius Renaisans Pada abad ke-15, ketika Eropa memasuki zaman Renaisans, lahirlah seorang manusia yang seolah memiliki rasa ingin tahu tanpa batas. Namanya Leonardo da Vinci (1452–1519). Leonardo lahir pada 15 April 1452 di Vinci, dekat Florence, Italia. Ia bukan berasal dari keluarga bangsawan. Sejak muda, ia menunjukkan ketertarikan besar pada alam, tubuh manusia, mesin, dan seni. Saat remaja, Leonardo belajar di bengkel seniman terkenal Andrea del Verrocchio di Florence. Di sana ia mempelajari melukis, patung, teknik, hingga mekanika. Namun Leonardo tidak puas hanya menjadi seorang pelukis. Ia ingin memahami bagaimana dunia bekerja. Dari Seniman Menjadi Penemu Leonardo mempelajari anatomi dengan sangat serius. Ia menggambar tulang, otot, jantung, dan berbagai bagian tubuh manusia dengan ketelitian luar biasa. Ia juga merancang berbagai mesin: alat terbang, kendaraan lapis baja, jembatan, mesin pemindah air, hingga berbagai perangkat militer. Sebagian besar rancangan tersebut tidak pernah benar-benar dibuat pada zamannya. Tetapi catatan dan sketsanya menunjukkan sesuatu yang luar biasa: Leonardo membayangkan teknologi jauh sebelum teknologi itu memungkinkan untuk diwujudkan. Mona Lisa Salah satu karya paling terkenalnya adalah Mona Lisa. Leonardo mengerjakannya selama bertahun-tahun, dan lukisan tersebut terkenal karena ekspresi wajahnya yang sulit ditebak. Ia menggunakan teknik sfumato, yaitu membuat perpindahan warna dan bayangan menjadi sangat halus sehingga batas objek tampak samar. Selain Mona Lisa, Leonardo juga menciptakan The Last Supper, salah satu lukisan paling terkenal dalam sejarah seni Barat. Bukan Sekadar Pelukis Yang membuat Leonardo berbeda adalah luasnya rasa ingin tahu. Ia mempelajari: seni, anatomi, matematika, arsitektur, geologi, botani, optik, hidrolika, dan teknik. Ia bahkan menulis banyak catatan menggunakan tulisan tangan yang sering kali dilakukan secara terbalik, sehingga lebih mudah dibaca melalui cermin. Leonardo tidak melihat seni dan ilmu pengetahuan sebagai dua hal yang terpisah. Baginya, untuk menggambar tubuh manusia dengan benar, seseorang harus memahami anatomi. Untuk memahami burung terbang, seseorang harus memahami mekanika dan alam. Tahun-Tahun Terakhir Pada 1516, Leonardo meninggalkan Italia dan pergi ke Prancis atas undangan Raja Francis I. Ia tinggal di Château du Clos Lucé dan tetap menggambar serta mencatat berbagai gagasan hingga akhir hidupnya. Pada 2 Mei 1519, Leonardo da Vinci meninggal pada usia 67 tahun. Ia meninggalkan dunia bukan hanya dengan lukisan, tetapi juga ribuan halaman catatan dan sketsa. Warisan Leonardo bukan sekadar karya yang berhasil ia selesaikan, tetapi pertanyaan-pertanyaan yang berani ia ajukan. Leonardo da Vinci membuktikan bahwa manusia tidak harus memilih antara menjadi seniman atau ilmuwan. Satu pikiran dapat menjelajahi keduanya. #leonardodavinci #leonardo #renasaiance #History #ilmuwan
Leonardo da Vinci — Sang Jenius Renaisans Pada abad ke-15, ketika Eropa memasuki zaman Renaisans, lahirlah seorang manusia yang seolah memiliki rasa ingin tahu tanpa batas. Namanya Leonardo da Vinci (1452–1519). Leonardo lahir pada 15 April 1452 di Vinci, dekat Florence, Italia. Ia bukan berasal dari keluarga bangsawan. Sejak muda, ia menunjukkan ketertarikan besar pada alam, tubuh manusia, mesin, dan seni. Saat remaja, Leonardo belajar di bengkel seniman terkenal Andrea del Verrocchio di Florence. Di sana ia mempelajari melukis, patung, teknik, hingga mekanika. Namun Leonardo tidak puas hanya menjadi seorang pelukis. Ia ingin memahami bagaimana dunia bekerja. Dari Seniman Menjadi Penemu Leonardo mempelajari anatomi dengan sangat serius. Ia menggambar tulang, otot, jantung, dan berbagai bagian tubuh manusia dengan ketelitian luar biasa. Ia juga merancang berbagai mesin: alat terbang, kendaraan lapis baja, jembatan, mesin pemindah air, hingga berbagai perangkat militer. Sebagian besar rancangan tersebut tidak pernah benar-benar dibuat pada zamannya. Tetapi catatan dan sketsanya menunjukkan sesuatu yang luar biasa: Leonardo membayangkan teknologi jauh sebelum teknologi itu memungkinkan untuk diwujudkan. Mona Lisa Salah satu karya paling terkenalnya adalah Mona Lisa. Leonardo mengerjakannya selama bertahun-tahun, dan lukisan tersebut terkenal karena ekspresi wajahnya yang sulit ditebak. Ia menggunakan teknik sfumato, yaitu membuat perpindahan warna dan bayangan menjadi sangat halus sehingga batas objek tampak samar. Selain Mona Lisa, Leonardo juga menciptakan The Last Supper, salah satu lukisan paling terkenal dalam sejarah seni Barat. Bukan Sekadar Pelukis Yang membuat Leonardo berbeda adalah luasnya rasa ingin tahu. Ia mempelajari: seni, anatomi, matematika, arsitektur, geologi, botani, optik, hidrolika, dan teknik. Ia bahkan menulis banyak catatan menggunakan tulisan tangan yang sering kali dilakukan secara terbalik, sehingga lebih mudah dibaca melalui cermin. Leonardo tidak melihat seni dan ilmu pengetahuan sebagai dua hal yang terpisah. Baginya, untuk menggambar tubuh manusia dengan benar, seseorang harus memahami anatomi. Untuk memahami burung terbang, seseorang harus memahami mekanika dan alam. Tahun-Tahun Terakhir Pada 1516, Leonardo meninggalkan Italia dan pergi ke Prancis atas undangan Raja Francis I. Ia tinggal di Château du Clos Lucé dan tetap menggambar serta mencatat berbagai gagasan hingga akhir hidupnya. Pada 2 Mei 1519, Leonardo da Vinci meninggal pada usia 67 tahun. Ia meninggalkan dunia bukan hanya dengan lukisan, tetapi juga ribuan halaman catatan dan sketsa. Warisan Leonardo bukan sekadar karya yang berhasil ia selesaikan, tetapi pertanyaan-pertanyaan yang berani ia ajukan. Leonardo da Vinci membuktikan bahwa manusia tidak harus memilih antara menjadi seniman atau ilmuwan. Satu pikiran dapat menjelajahi keduanya. #leonardodavinci #leonardo #renasaiance #History #ilmuwan

About