@sararira: Mas que nada 💙 #samba #asalato #cover #fyy

Sara Lira
Sara Lira
Open In TikTok:
Region: BR
Friday 23 May 2025 14:35:51 GMT
44634788
4185679
64441
334536

Music

Download

Comments

scarymovie037
scarymovie :
2025-05-23 18:41:22
584889
julioromero776
Cesar Romero :
Aquí es la fiesta entonces jaaja
2025-05-29 13:13:54
191878
celiiaescudeero
Celia Escudero :
BASTA NO PUEDO DARLE MG A TODOS LOS STICKERS
2025-05-26 20:52:52
80848
__noaly__lw__
Noa :
The whole comment section is dancing
2025-05-24 12:11:52
174415
pdro_durango
【P】 :
2025-05-29 21:47:05
274543
mariamkhaledd007
Mariam :
2025-05-29 10:39:49
189807
karolramirez.30
Rosario :
2025-05-23 22:58:05
132808
kenia_oreo
kenia_ :
2025-05-24 02:01:15
238199
shayyyx_01
ᯓ ᡣ★ Sꫝꪖꪗꪗ𓏲ּ𝄢 :
2025-05-25 00:50:46
187901
vittoriadiv
*VITTORIAVV* :
2025-05-25 15:00:45
148804
dnttx_
إيرداليس :
2025-05-23 23:16:54
79354
strawkittyl
Lau 💌 :
2025-05-25 13:57:22
109603
moiss7370
3l manao :
uff que samba🇧🇷🇧🇷🇧🇷
2026-07-31 23:12:51
0
sxlstices
M🌙 :
Moi entrain de liker tous les GIF qui dansent : 👩🏼‍💻
2025-05-25 18:27:38
29564
geysaster
geysaster :
COMO PODE TODOS OS GIFS SE ENCAIXAR TÃO BEM? KKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK
2025-05-30 15:35:48
35583
shirley_ml24
️𝓢𝓱𝓲𝓻𝓵𝓮𝔂 :
2025-05-24 23:49:59
84505
morenoashley17
Ashley👼🏻. :
2025-05-24 04:38:33
74839
22_amii
AG :
2025-05-25 15:01:20
50881
lorenmaldonado90
LOREN🌻👑🕷️ :
Vengo de otro video a bailar también 🥴
2025-05-29 14:36:08
65066
julianmunozor
Julian Muñoz ordoñez :
2025-05-29 15:17:42
131855
leticiaoliiveira_
leticiaoliiveira_ :
obrigada algoritmo
2025-05-29 11:20:51
65608
betaniafranco1703
Bethany Franco :
2025-05-26 21:28:59
194596
lanniespov
lanniespov :
2025-05-25 21:17:22
129783
jesusmogollon708
Jmogo19 :
2025-05-24 02:52:48
97132
xv3julian
J :
2025-05-24 01:21:40
75549
To see more videos from user @sararira, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Beredar luas potongan video yang seolah menarasikan Presiden Prabowo meremehkan kesulitan warga desa terkait kenaikan kurs dollar. Tiba-tiba banyak pihak menggoreng isu ini, membenturkannya dengan fakta di lapangan seperti mahalnya harga pupuk, pakan ternak, hingga mengecilnya ukuran tahu dan tempe. Mari kita luruskan dengan kepala dingin. Pemerintah sangat memahami bahwa hantaman naiknya mata uang asing dirasakan langsung ke urat nadi perekonomian, termasuk di desa. Modal petani dan peternak yang membengkak bukanlah ilusi, melainkan realita yang sedang dicarikan jalan keluarnya secara nyata. Faktanya, ucapan Presiden sengaja dipotong dan dipisahkan dari konteks acara utamanya. Pernyataan itu ditegaskan di sela-sela peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niatnya sama sekali BUKAN untuk mengecilkan penderitaan rakyat, melainkan untuk mendeklarasikan bahwa pemerintah telah membangun sistem pertahanan agar ekonomi desa tidak lagi mudah dipermainkan oleh pihak luar! Kopdes dirancang khusus sebagai payung pelindung. Sistem ini memotong rantai distribusi kartel yang panjang dan mahal, sehingga kebutuhan pokok dan sarana tani bisa disalurkan langsung dari sumbernya dengan harga yang jauh lebih wajar. Badai ekonomi global saat ini memang sedang kencang. Lewat guncangan ini, kaki kita mungkin terasa basah terkena genangan airnya. Namun, percayalah, pemerintah memastikan bahwa kepala dan badan rakyat desa tetap bernaung aman di bawah tameng ekonomi yang kokoh ini. Jangan biarkan gorengan media dan potongan video memecah fokus kita. Saatnya kita kawal bersama Koperasi Desa sebagai benteng kemandirian sejati! 🇮🇩☂️🌾 #PrabowoSubianto #FaktaBicara #KoperasiDesa #TamengRakyat #PetaniSejahtera #AntiHoax #KedaulatanPangan #IndonesiaMaju #BerpihakPadaRakyat #DesaMandiri
Beredar luas potongan video yang seolah menarasikan Presiden Prabowo meremehkan kesulitan warga desa terkait kenaikan kurs dollar. Tiba-tiba banyak pihak menggoreng isu ini, membenturkannya dengan fakta di lapangan seperti mahalnya harga pupuk, pakan ternak, hingga mengecilnya ukuran tahu dan tempe. Mari kita luruskan dengan kepala dingin. Pemerintah sangat memahami bahwa hantaman naiknya mata uang asing dirasakan langsung ke urat nadi perekonomian, termasuk di desa. Modal petani dan peternak yang membengkak bukanlah ilusi, melainkan realita yang sedang dicarikan jalan keluarnya secara nyata. Faktanya, ucapan Presiden sengaja dipotong dan dipisahkan dari konteks acara utamanya. Pernyataan itu ditegaskan di sela-sela peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niatnya sama sekali BUKAN untuk mengecilkan penderitaan rakyat, melainkan untuk mendeklarasikan bahwa pemerintah telah membangun sistem pertahanan agar ekonomi desa tidak lagi mudah dipermainkan oleh pihak luar! Kopdes dirancang khusus sebagai payung pelindung. Sistem ini memotong rantai distribusi kartel yang panjang dan mahal, sehingga kebutuhan pokok dan sarana tani bisa disalurkan langsung dari sumbernya dengan harga yang jauh lebih wajar. Badai ekonomi global saat ini memang sedang kencang. Lewat guncangan ini, kaki kita mungkin terasa basah terkena genangan airnya. Namun, percayalah, pemerintah memastikan bahwa kepala dan badan rakyat desa tetap bernaung aman di bawah tameng ekonomi yang kokoh ini. Jangan biarkan gorengan media dan potongan video memecah fokus kita. Saatnya kita kawal bersama Koperasi Desa sebagai benteng kemandirian sejati! 🇮🇩☂️🌾 #PrabowoSubianto #FaktaBicara #KoperasiDesa #TamengRakyat #PetaniSejahtera #AntiHoax #KedaulatanPangan #IndonesiaMaju #BerpihakPadaRakyat #DesaMandiri
Ada pihak yang sengaja memotong video Presiden Prabowo tentang
Ada pihak yang sengaja memotong video Presiden Prabowo tentang "orang desa tidak pakai dollar" lalu menggorengnya seolah-olah pemerintah tutup mata soal mahalnya harga pupuk, pakan ternak, dan kedelai. Mari kita pakai akal sehat dan bongkar faktanya! Faktanya, ucapan itu sengaja dipisahkan dari acara aslinya: Peresmian 1.000 lebih Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niat Presiden sama sekali BUKAN untuk meremehkan jerih payah warga desa di tengah pelemahan rupiah, melainkan sedang menegaskan bahwa negara kini hadir membangun tameng yang kuat untuk melindungi desa! Perekonomian kita ini ibarat sebuah perahu yang bocor karena puluhan tahun dibiarkan kecanduan barang impor. Akibatnya, tiap kali dollar naik layaknya air pasang, air masuk dan kita semua di dalam perahu ikut kerepotan dan megap-megap tenggelam oleh lonjakan harga. Lalu apa solusinya? Apakah kita cuma disuruh pasrah? Tentu tidak! Melalui program Koperasi Desa dan percepatan swasembada pangan, pemerintah justru sedang kerja keras menambal kebocoran perahu tersebut dan membangun kapal yang jauh lebih besar! Jalur distribusi tengkulak dipotong kompas, dan kita genjot produksi kebutuhan di dalam negeri. Tujuannya sangat jelas: Supaya masyarakat desa ke depannya punya benteng pelindung. Agar petani dan peternak tidak perlu lagi panik kebanjiran harga mahal setiap kali ada badai dollar datang dari luar negeri. Jangan mau diadu domba oleh narasi pesimis dan potongan video murahan. Buka mata, negara sedang bekerja keras menambal kebocoran demi kemandirian ekonomi dari desa kita sendiri! 🇮🇩🚢🌾 #FaktaBicara #StopHoax #PrabowoSubianto #KoperasiDesa #KopdesMerahPutih #SwasembadaPangan #KedaulatanEkonomi #TamengRakyat #DesaMandiri #IndonesiaMaju

About