@c.loan.n: Bài thơ Mẹ cấy lúa. Tác giả: Lê Huy Hoà, nguồn ảnh: sưu tầm#xuhuong #coloanne #mevabe #giaovien #mamnon #tieuhoc

Cô Loan nè
Cô Loan nè
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 26 May 2025 12:39:58 GMT
888
4
0
3

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @c.loan.n, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

berikut langkah - langkah yang dapat kamu dilakukan : 1. Akui dan Terima Perasaan Anda • Jangan menyangkal: Mengabaikan rasa benci justru membuatnya bertahan lebih lama di dalam dada. • Validasi diri: Sadari bahwa merasa marah atau kecewa adalah respons manusiawi yang normal. 2. Cari Akar Penyebabnya • Identifikasi pemicu: Cari tahu alasan spesifik mengapa Anda membenci orang tersebut. • Kenali luka lama: Sering kali, kebencian mendalam dipicu oleh luka masa lalu atau rasa tidak aman (insecurity) yang tersenggol oleh tindakan orang lain. 3. Batasi Interaksi dan Informasi • Buat jarak aman: Jauhi orang tersebut secara fisik jika keberadaannya terus memicu emosi negatif Anda. • Batasi media sosial: Berhenti mengikuti (unfollow), membisukan (mute), atau memblokir akun mereka agar pikiran Anda tidak terus terdistraksi. 4. Latih Empati Melalui Sudut Pandang Berbeda • Pahami latar belakang: Sadari bahwa orang yang berperilaku buruk biasanya bertindak berdasarkan masalah, trauma, atau bentukan lingkungan mereka sendiri. • Turunkan ekspektasi: Sadarilah bahwa Anda tidak bisa mengontrol perilaku orang lain, Anda hanya bisa mengontrol respons Anda. 5. Fokus pada Pemulihan Diri dan Pengampunan • Memaafkan demi diri sendiri: Memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan mereka, melainkan melepaskan beban emosional agar hati Anda kembali tenang. • Alihkan energi: Salurkan energi negatif menjadi aktivitas produktif seperti olahraga, hobi baru, atau fokus pada target karier dan akademik Anda. #4u #beranda #foryou #fyp
berikut langkah - langkah yang dapat kamu dilakukan : 1. Akui dan Terima Perasaan Anda • Jangan menyangkal: Mengabaikan rasa benci justru membuatnya bertahan lebih lama di dalam dada. • Validasi diri: Sadari bahwa merasa marah atau kecewa adalah respons manusiawi yang normal. 2. Cari Akar Penyebabnya • Identifikasi pemicu: Cari tahu alasan spesifik mengapa Anda membenci orang tersebut. • Kenali luka lama: Sering kali, kebencian mendalam dipicu oleh luka masa lalu atau rasa tidak aman (insecurity) yang tersenggol oleh tindakan orang lain. 3. Batasi Interaksi dan Informasi • Buat jarak aman: Jauhi orang tersebut secara fisik jika keberadaannya terus memicu emosi negatif Anda. • Batasi media sosial: Berhenti mengikuti (unfollow), membisukan (mute), atau memblokir akun mereka agar pikiran Anda tidak terus terdistraksi. 4. Latih Empati Melalui Sudut Pandang Berbeda • Pahami latar belakang: Sadari bahwa orang yang berperilaku buruk biasanya bertindak berdasarkan masalah, trauma, atau bentukan lingkungan mereka sendiri. • Turunkan ekspektasi: Sadarilah bahwa Anda tidak bisa mengontrol perilaku orang lain, Anda hanya bisa mengontrol respons Anda. 5. Fokus pada Pemulihan Diri dan Pengampunan • Memaafkan demi diri sendiri: Memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan mereka, melainkan melepaskan beban emosional agar hati Anda kembali tenang. • Alihkan energi: Salurkan energi negatif menjadi aktivitas produktif seperti olahraga, hobi baru, atau fokus pada target karier dan akademik Anda. #4u #beranda #foryou #fyp

About