@dilaaprily:

Dilaaprily
Dilaaprily
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 29 May 2025 07:19:43 GMT
15521
1487
15
47

Music

Download

Comments

akukentang617
full :
Komen pertama biar di bls😅
2025-05-29 07:25:45
1
mhmdriparmdhn_
payy :
lampu kaka
2025-05-29 07:23:16
0
superhiro7123
Cupss :
😁
2025-05-29 07:25:32
0
angpagarahanden02
Hulk5TL :
Menurut gue pribadi, kalau disuruh milih antara seblak sama mie ayam, gue jelas bakal pilih seblak. Bukan tanpa alasan, tapi karena dari rasa, aroma, sampai sensasi makannya, seblak tuh punya daya tarik yang nggak bisa ditandingin sama mie ayam. Mie ayam buat sebagian orang memang comfort food, tapi buat gue, rasanya tuh gitu-gitu aja. Kadang terlalu manis, kadang bumbunya nggak nyatu. Dan jujur aja, lidah gue nggak pernah cocok sama cita rasa mie ayam dari dulu. Seblak itu beda. Pedasnya nampol, gurihnya dapet, dan bisa dikombinasikan dengan banyak bahan tambahan yang bikin makan jadi makin seru. Setiap suapan seblak tuh berasa kaya makan makanan yang penuh petualangan rasa. Yang paling gue suka dari seblak adalah aromanya yang khas. Campuran bawang putih, kencur, dan cabai bikin seblak punya ciri khas yang langsung tercium begitu disajiin. Mie ayam nggak punya keunikan aroma kayak gitu menurut gue. Kalau soal tekstur, seblak juara. Kerupuknya yang kenyal, mie-nya yang lembut, bakso, sosis, dan tambahan lainnya menciptakan sensasi makan yang berlapis. Mie ayam biasanya cuma mie, sayur, ayam cincang, dan kuah. Kurang variasi. Seblak juga bisa dimodifikasi sesuai selera. Mau level pedas berapa, mau topping apa, semua bisa diatur. Rasanya pun tetap nyatu, nggak saling bertabrakan. Mie ayam, meskipun bisa ditambah pangsit atau bakso, tetep aja rasanya monoton. Gue ngerasa setiap kali makan seblak tuh kayak pengalaman baru. Meskipun bahan dasarnya sama, kombinasi rasa dan tingkat pedas yang bisa disesuaikan bikin tiap mangkok seblak punya cerita sendiri. Sementara itu, mie ayam kadang terlalu bergantung sama kualitas kuah. Kalau kuahnya hambar, ya udah—seluruh rasa jadi biasa aja. Dan gue sering banget ketemu mie ayam yang kuahnya entah terlalu asin atau malah terlalu manis. Dari segi porsi, seblak juga lebih fleksibel. Bisa dijadiin cemilan sore, makan malam ringan, bahkan makanan berat. Tinggal tambahin nasi kalau mau kenyang banget. Mie ayam biasanya cuma ngenyangin kalau porsi besar. Harga seblak juga relatif terjangkau dan sebanding sama rasa yang didapat. Dengan harga murah, kita udah bisa dapet isian lengkap yang bikin puas.I LOVE YOU TO ❤❤
2025-05-29 08:30:11
0
ahendayz
ahendayz :
🥰🥰🥰
2025-05-29 10:29:26
0
irsyad8858
Irsyad :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-05-29 12:46:04
0
siapasihlu000
. :
❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥
2025-05-29 22:33:14
0
user8243002442551
esmail :
🥰🥰🥰
2025-05-31 12:23:52
0
ahmad.hapipi4
Ahmad hapipi :
Cantik ♥️♥️♥️♥️
2025-06-01 02:34:43
0
dkmhswr
MV :
😁
2025-06-09 21:35:57
0
iyan_godeg95
Iyan _Godeg :
😁😁😁
2025-06-18 05:50:25
0
gnfzh8_
G :
😁
2025-07-03 09:48:06
0
To see more videos from user @dilaaprily, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kelola Bantuan Pusat Senilai Rp7 Miliar: Jalankan Progul Bajak Sawah Gratis, Bupati Welly Suhery Resmi Kukuhkan Brigade Alsintan Kabupaten Pasaman Pasaman, Diskominfo – Sektor pertanian sebagai tulang punggung utama perekonomian di Ranah Pasaman terus mendapat sokongan fasilitas modern demi memangkas beban biaya operasional petani. Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., memimpin langsung upacara pengukuhan Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Kabupaten Pasaman yang digelar di tengah pelaksanaan apel organik aparatur sipil negara (ASN) di Halaman Kantor Bupati Pasaman, Lubuksikaping. Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati H. Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri, jajaran Staf Ahli, Kepala OPD, hingga Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman. Brigade Alsintan yang berada di bawah naungan Dinas Pertanian ini dibentuk sebagai motor penggerak utama dalam mengoptimalkan implementasi Program Unggulan (Progul) Layanan Bajak Sawah Gratis bagi jemaah petani. Bupati Welly Suhery memaparkan bahwa sektor pertanian menyumbang 46,18 persen terhadap PDRB daerah dan menampung 55,5 persen angkatan kerja. Mengingat biaya pengolahan lahan menyedot hingga 35 persen modal petani, Progul Bajak Gratis hadir sebagai solusi konkret. Efektivitas brigade ini didukung penuh oleh alokasi bantuan Alsintan Kementan RI tahun 2026 senilai Rp7 miliar yang terdiri dari puluhan unit traktor roda empat, traktor crawler, traktor roda dua, pompa air, hingga hand sprayer guna mendongkrak Indeks Pertanaman (IP) menuju swasembada pangan Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan (06/07/26). Baca selengkapnya di www.pasamankab.go.id
Kelola Bantuan Pusat Senilai Rp7 Miliar: Jalankan Progul Bajak Sawah Gratis, Bupati Welly Suhery Resmi Kukuhkan Brigade Alsintan Kabupaten Pasaman Pasaman, Diskominfo – Sektor pertanian sebagai tulang punggung utama perekonomian di Ranah Pasaman terus mendapat sokongan fasilitas modern demi memangkas beban biaya operasional petani. Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., memimpin langsung upacara pengukuhan Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Kabupaten Pasaman yang digelar di tengah pelaksanaan apel organik aparatur sipil negara (ASN) di Halaman Kantor Bupati Pasaman, Lubuksikaping. Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati H. Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri, jajaran Staf Ahli, Kepala OPD, hingga Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman. Brigade Alsintan yang berada di bawah naungan Dinas Pertanian ini dibentuk sebagai motor penggerak utama dalam mengoptimalkan implementasi Program Unggulan (Progul) Layanan Bajak Sawah Gratis bagi jemaah petani. Bupati Welly Suhery memaparkan bahwa sektor pertanian menyumbang 46,18 persen terhadap PDRB daerah dan menampung 55,5 persen angkatan kerja. Mengingat biaya pengolahan lahan menyedot hingga 35 persen modal petani, Progul Bajak Gratis hadir sebagai solusi konkret. Efektivitas brigade ini didukung penuh oleh alokasi bantuan Alsintan Kementan RI tahun 2026 senilai Rp7 miliar yang terdiri dari puluhan unit traktor roda empat, traktor crawler, traktor roda dua, pompa air, hingga hand sprayer guna mendongkrak Indeks Pertanaman (IP) menuju swasembada pangan Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan (06/07/26). Baca selengkapnya di www.pasamankab.go.id

About