@texkissada: #ดูหนัง #หนังเก่าเล่าใหม่ #หนังดีบอกต่อ #ดูหนังออนไลน์ #ก่อนบ่ายเดอะมูฟวี่ #ฟีดดดシ

Kissada_13-1992
Kissada_13-1992
Open In TikTok:
Region: TH
Sunday 01 June 2025 12:17:13 GMT
76671
1695
17
15

Music

Download

Comments

uservbuqvv12hs
ฉัตรชัย :
✌️
2025-06-25 12:46:49
1
baon.bolibun
อ้น ชาวสวน :
😂
2025-09-22 04:06:11
0
kencuppom_47082
Ken Burapha :
แล้วมึงจะยิงปืนขึ้นฟ้าหาพ่อมึงหรอเปืองกระสุน😂
2025-07-23 14:13:19
1
coke562545
Coke&Moey👩🏼‍⚕️🩷💂🏼‍♀️ :
😁
2025-06-01 15:46:33
1
user7952928198123
ອ້າຍເອກ :
😂😂😂
2025-06-02 07:50:32
1
user3970941582970
วัยรุ่นประชาอุทิศ :
😁
2025-06-02 07:53:48
1
asmahhh_34
Kru Asma :
🤣
2025-06-27 13:33:38
1
user87243950451667bomba
เกียรติภูมิ แตงสกุล :
ใช่ คุณ ต้น ด.ร ตระการ พันธุมเลิศรุจี หรือเปล่า 😃😅😂☺️😊
2025-06-08 09:06:36
1
phom442
ອາຫຽງ :
😂
2025-06-03 09:02:32
0
mola6870
ธีระวัฒน์ พนาลี :
😁😁😁😁😁
2025-06-08 14:37:27
0
thanyasit.saetang
Thanyasit Sae-tang :
😂
2025-06-08 06:03:20
0
p_natthapong
🧸Natthapong.p🧸 :
😭
2025-06-04 07:32:05
0
user2455019425327
ທູ ❤️ແລເຊີ❤️❤️ :
🥰
2025-06-01 13:05:24
0
nikeothong.f.m.x
NIKEOTHONG F.M.X :
🥰
2025-06-03 06:36:18
0
alanrc156
Alne com. :
😁
2025-06-03 03:18:45
0
adisaksiangsai
Adisak Siangsai :
ทำไมโดนจับโง่จัง55555555 ดูตอนเด็กไม่คิดไร
2025-06-02 13:48:49
0
user8723360047120
น้องทีพพี่น้ำตาล มีสวาทนอก :
😁
2025-06-01 14:21:49
0
To see more videos from user @texkissada, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Miu buru-buru naik ke lantai atas. Mengambil hoodie hitamnya   lalu mengenakan topi yang biasa ia pakai saat tidak ingin dikenali orang. Langkahnya cepat. Di depan rumah,  mesin mobil menyala. Dari kejauhan,  Oom yang belum benar-benar pergi hanya tersenyum kecil.
Miu buru-buru naik ke lantai atas. Mengambil hoodie hitamnya lalu mengenakan topi yang biasa ia pakai saat tidak ingin dikenali orang. Langkahnya cepat. Di depan rumah, mesin mobil menyala. Dari kejauhan, Oom yang belum benar-benar pergi hanya tersenyum kecil. "Aku tauu... kau akan datang Miu..." Mobil Miu melaju meninggalkan halaman rumah. Oom langsung menghubungi teman-temannya yang berada di rumah sakit. "Cepat tinggalkan Lena sekarang." "Ada hal penting." Sesampainya di rumah sakit Miu berjalan dengan langkah hati-hati. Seperti pencuri. Topi menutupi sebagian wajahnya. Hoodie menutupi kepalanya. Ia takut. Takut jika teman-temannya masih berada di sana. Takut jika harus menjawab terlalu banyak pertanyaan. Setelah bertanya mengenai ruanah Lena, Miu berjalan menuju lorong yang dimaksud. Langkahnya semakin lambat. Semakin berat. Sampai akhirnya ia berdiri tepat di depan pintu kamar. Sunyi. Tidak ada suara ramai. Tidak ada tanda-tanda adanya orang lain didalam Miu menatap gagang pintu beberapa detik. Ragu. Lalu perlahan ia meraih gagang pintu itu. Pintu terbuka. Miu masuk. Ruangan itu tenang. Lena sedang tidur. Wajahnya pucat. Miu berdiri diam. Hanya memandangi wajah Lena. Entah berapa lama. Sampai tiba-tiba... mata Lena terbuka. Refleks. Begitu melihat Miu berdiri di sana, Lena langsung menarik tangan Miu. "Kamu" Tarikan itu terlalu mendadak. Miu yang tidak siap langsung kehilangan keseimbangan. Tubuhnya terdorong ke depan. Wajah mereka mendadak sangat dekat. Sangat dekat. Miu langsung menahan tubuhnya sebelum benar-benar jatuh. Rahangnya mengeras. Ia segera menarik tangannya. "Lena, apa yang kamu lakukan?" Kalau bukan karena ini rumah sakit... rasanya Miu ingin berteriak. Sedangkan Lena hanya menatapnya. Mata yang masih sedikit sembab itu langsung berkaca-kaca. "Kamu tidak jadi pergi?" tanya Lena pelan. Miu mengalihkan pandangan. "Jangan terlalu percaya diri." "Jika aku masih di sini, itu bukan karena mu." "Mommy ku pulang ke Thailand." "Jadi aku membatalkan penerbangan." ucap Miu datar. Lena tetap menatapnya. "Lalu kamu kesini... karna?" tanyanya lagi. Miu diam beberapa saat. Lalu menjawab tanpa melihatnya. "Karna takut kamu mati." Lena membeku. "Bukan takut peduli." "Kalau kamu mati karena kecelakaan itu..." "orang-orang akan menyalahkan ku." "Aku tak ingin masuk penjara." Alasan yang bahkan terdengar tidak masuk akal. Tapi Lena hanya mengangguk pelan. "Begitu ya..." gumamnya. Hening kembali memenuhi ruangan. Beberapa saat kemudian Lena kembali bertanya. "Apa kamu lama di sini?" Miu tidak menjawab. Ia hanya menarik kursi di samping tempat tidur. Lalu duduk. "Sudahlah." "Tidur saja." "Jangan banyak tanya." "Aku malas." ucap Miu. Lalu ia menyandarkan tubuhnya ke kursi. Memejamkan mata. Berusaha terlihat tidak peduli. Namun Lena justru terus memandangi wajahnya. Tanpa berkedip. Tanpa mengalihkan pandangan. Beberapa menit berlalu. Sampai akhirnya Miu membuka suara tanpa membuka mata. "Aku menyuruh mu tidur." "Bukan memandangi ku." Lena langsung terkejut. Bagaimana bisa dia tahu? Cepat-cepat Lena memejamkan matanya. Berpura-pura tidur. Ruangan kembali tenang. Sesaat kemudian... Miu membuka mata perlahan. Sangat perlahan. Takut Lena masih terjaga. Saat memastikan Lena benar-benar menutup mata, Miu menghela nafas panjang. Lalu pandangannya turun ke arah kaki Lena yang tertutup selimut. Sejak datang tadi, satu pertanyaan terus mengganggu pikirannya. Ada apa dengan kaki Lena? Miu berdiri pelan. Lalu menyingkap sedikit ujung selimut. ia menghela napas lega. "Kakinya masih ada..." gumamnya. Miu bahkan baru sadar betapa bodohnya pikiran yang tadi memenuhi kepalanya. Ia menggeleng cepat. "Tidak, tidak..." "Aku bukan peduli pada nya." "Aku hanya takut jika dia kenapa-kenapa karna ku." "Jika itu terjadi..." "maka itu akan membawa dampak buruk pada ku." ucapnya pelan, mencoba meyakinkan dirinya sendiri. Tiba-tiba Pintu kamar terbuka. Seorang dokter masuk. "Maaf, apakah anda kerabatnya?" Miu terdiam. Ragu. Namun beberapa detik kemudian ia mengangguk kecil. "Mari ikut saya sebentar." ucap dokter tersebut. #lena #lenamiu #miu #miunatsha #lalinalena

About