@ghorba820: @boulboulfortasfor # واد الصراف البلاعة

⚡⚡🦾🥷🌊
⚡⚡🦾🥷🌊
Open In TikTok:
Region: DZ
Wednesday 18 June 2025 08:14:55 GMT
634
51
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @ghorba820, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Salah satu hal yang baru kupahami adalah, rasa nyaman tidak selalu berarti ditakdirkan untuk berjalan bersama. Aku pernah begitu nyaman dengannya. Senyaman rumah yang lampunya selalu menyala untuk kita pulang. Bercerita terasa mudah, mendengarkannya tak pernah membosankan. Bahkan waktu seolah lupa caranya berdetak saat kita sedang bersama. Aku kira, jika dua orang bisa tertawa untuk hal yang sama, itu sudah cukup. Ternyata tidak. Karena nyaman hanya membuat kita betah untuk tinggal. Ia tidak pernah menjawab apakah kita mampu untuk bertahan. Barangkali kecocokan bukan dilihat dari seberapa banyak kesamaan yang kita punya, melainkan dari bagaimana kita memperlakukan perbedaan. Saat langit cerah, semua orang bisa berjalan berdampingan. Semua terlihat mudah. Tapi saat hujan turun, saat jalannya mulai becek dan dingin, baru terlihat siapa yang mau membuka payung bersama, dan siapa yang diam-diam memilih berjalan ke arah yang berbeda..  barangkali cuma cara pandang kita yang berbeda atau  ada jalan yg lebih indah yang sedang kau tuju  Dan kita adalah dua orang yang hebat saat cerah, tapi tidak pernah benar-benar belajar cara basah bersama. Pada akhirnya kita paham, ini bukan soal cinta yang gagal. Tidak ada yang menghianati, tidak ada yang benar-benar membenci. Kita hanya dua orang baik yang dipertemukan di waktu yang salah, dengan cara bertahan yang tidak sama. Kita berhenti, bukan karena benci. Kita berhenti karena akhirnya mengerti, bahwa mencintai seseorang kadang harus diwujudkan dengan cara merelakan dia melanjutkan hidupnya tanpa kita di dalamnya...  bila kamu bahagia tanpa ku  kenapa harus kutahan langkahmu  Dan jika suatu hari tulisan ini sampai kepadamu, aku harap kamu tidak lagi merasa bersalah. Simpan saja bagian nyamannya. Aku pun akan menyimpan bagian baikmu — dengan cara yang lebih tenang. #Ryndu
Salah satu hal yang baru kupahami adalah, rasa nyaman tidak selalu berarti ditakdirkan untuk berjalan bersama. Aku pernah begitu nyaman dengannya. Senyaman rumah yang lampunya selalu menyala untuk kita pulang. Bercerita terasa mudah, mendengarkannya tak pernah membosankan. Bahkan waktu seolah lupa caranya berdetak saat kita sedang bersama. Aku kira, jika dua orang bisa tertawa untuk hal yang sama, itu sudah cukup. Ternyata tidak. Karena nyaman hanya membuat kita betah untuk tinggal. Ia tidak pernah menjawab apakah kita mampu untuk bertahan. Barangkali kecocokan bukan dilihat dari seberapa banyak kesamaan yang kita punya, melainkan dari bagaimana kita memperlakukan perbedaan. Saat langit cerah, semua orang bisa berjalan berdampingan. Semua terlihat mudah. Tapi saat hujan turun, saat jalannya mulai becek dan dingin, baru terlihat siapa yang mau membuka payung bersama, dan siapa yang diam-diam memilih berjalan ke arah yang berbeda.. barangkali cuma cara pandang kita yang berbeda atau ada jalan yg lebih indah yang sedang kau tuju Dan kita adalah dua orang yang hebat saat cerah, tapi tidak pernah benar-benar belajar cara basah bersama. Pada akhirnya kita paham, ini bukan soal cinta yang gagal. Tidak ada yang menghianati, tidak ada yang benar-benar membenci. Kita hanya dua orang baik yang dipertemukan di waktu yang salah, dengan cara bertahan yang tidak sama. Kita berhenti, bukan karena benci. Kita berhenti karena akhirnya mengerti, bahwa mencintai seseorang kadang harus diwujudkan dengan cara merelakan dia melanjutkan hidupnya tanpa kita di dalamnya... bila kamu bahagia tanpa ku kenapa harus kutahan langkahmu Dan jika suatu hari tulisan ini sampai kepadamu, aku harap kamu tidak lagi merasa bersalah. Simpan saja bagian nyamannya. Aku pun akan menyimpan bagian baikmu — dengan cara yang lebih tenang. #Ryndu

About