@planting_peace: Poor Ming just trying to have a Kate Winslet moment! -Aaron/Planting Peace

Aaron Jackson
Aaron Jackson
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 22 June 2025 20:48:24 GMT
65018
6779
177
104

Music

Download

Comments

averystefcia
Stef 💕 :
I swear elephants are like little kids they’re so adorable ❤️
2025-06-22 21:08:13
342
adele.mullen0
adelemullen5 :
Love her spirit and confidence now that she’s free and loving her life ❤️
2025-06-22 22:23:14
138
bellabooo777
Bellaboo777 :
Ming doesn’t want you to leave 😂
2025-06-22 21:08:41
73
thetinyterror
Michelle :
YOU LET THAT BABY RIDE, TOO
2025-06-23 02:32:57
52
mandamarie0612
Manda :
how do you get them to go the direction you want them to ...you'd think after being chained up for so long the first sign of freedom they would try and get away ...I'm genuinely curious
2025-12-25 03:28:19
2
shortyc86
ShortyC86 :
So when you rescue the elephants do you just let them go in the wild? Who says they won’t go right behind you and recapture them?
2025-07-16 14:49:25
1
lori52548
Raider :
When an elephant has no idea how big she is! MING 🙏🤣
2025-07-16 03:40:15
12
lisakirby8
Lisa Kirby :
She doesn’t know how big she is and just wants to be with you 🥰
2025-06-22 22:39:38
74
believer_living_life
OneJah🇨🇦 :
God forbid she want a boat ride😁🤣🤣
2025-07-24 05:37:47
3
laniepepper
laniepepper :
This is an awesome video. Thank you so much for sharing. This is really fun. I would be so afraid.
2025-06-22 21:02:12
12
fangirlarchiv
Sinah :
We love you Ming. Maybe next time 😂
2025-06-22 21:17:56
49
benandcooperog
BenandCooper :
At some point of this vid it seemed as she was trying to direct the boat in a certain direction… or she just had a bad day 😁😁?
2025-06-22 20:57:40
5
jen_b_just_saying_it
jen_b_just_saying_it! :
No Ming😀 we love you!
2025-06-22 21:05:18
9
miracles_bloom_2
Angelica Rose :
Ming doesn’t know that she’s too heavy to ride with you. She just wants to be near you.
2025-06-25 05:48:17
7
mrpoopbags
mrpoopbags :
That was awesome! 🤩
2025-06-23 12:06:13
3
lulu_bell89
Lulu :
Aww why did that make me sad?
2025-06-22 23:27:36
11
luckycat1957
luckycat1957 :
she is so playful and happy now she is free 👏👏👏🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2025-06-23 01:38:37
6
mabelsayys
Mabelsays :
Shes going to have a huge sulk now 🥰🥰🥰
2025-08-19 17:28:22
1
theresajermakov
theresajermakov :
I can honestly say no. I've never had a elephant get mad over that. ❤️
2025-06-23 13:42:59
3
disney4312
💎LuckyGem-Lyndsey💎 :
You could have made space for her, poor baby
2025-06-27 08:54:57
2
mrs.felton.trainfoamer
Mrs_felton_Train_Foamer :
you should just let her get in ... come on now 😂
2025-06-23 19:15:40
3
2bonedog
Cemetery Talk :
Cool video and neat experience
2025-06-23 14:47:07
2
wytchplease
Lapis lazuli🪬 :
I love her
2025-06-23 05:16:09
2
edc7_7_7
E :
You have my dream life. ❤️
2025-06-22 21:16:19
2
To see more videos from user @planting_peace, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di sebuah sudut tenang di Kampung Gelam, Daik, Kabupaten Lingga, dapur sederhana milik Maryam (72), menjadi saksi hidup tradisi kuliner yang tak lekang oleh waktu. Sore itu, asap tipis perlahan membumbung keluar dari celah ventilasi dapur beratap daun, mengisyaratkan aktivitas yang telah berlangsung puluhan tahun. Begitu melangkah masuk, aroma harum langsung menyergap. Lantainya yang mulai retak dan dinding papan yang sederhana tak mengurangi hangatnya suasana. Justru dari tempat inilah lahir roti bakar yang telah dikenal luas, bahkan hingga ke luar daerah.  Di salah satu sudut, kayu-kayu bakar tersusun rapi, siap memberi nyala pada tungku tradisional yang menjadi jantung dari proses memasak. Di atas tungku, sebuah panci besar bertengger, di dalamnya puluhan roti tersusun rapi. Uniknya, bukan hanya bagian bawah yang dipanaskan, tetapi bagian atas panci juga ditutup dengan bara api dari kayu dan sabut kelapa. Metode memasak tradisional ini menciptakan panas merata, menghasilkan roti dengan kematangan sempurna sekaligus aroma khas yang sulit ditiru. Dengan cekatan, Lansia yang dikenal dengan sapaan Nek Yam sesekali mengatur kayu bakar, memastikan bara tetap menyala stabil.  Tak butuh waktu lama, sekitar lima menit roti-roti itu pun matang, lalu diangkat dan dipindahkan ke
Di sebuah sudut tenang di Kampung Gelam, Daik, Kabupaten Lingga, dapur sederhana milik Maryam (72), menjadi saksi hidup tradisi kuliner yang tak lekang oleh waktu. Sore itu, asap tipis perlahan membumbung keluar dari celah ventilasi dapur beratap daun, mengisyaratkan aktivitas yang telah berlangsung puluhan tahun. Begitu melangkah masuk, aroma harum langsung menyergap. Lantainya yang mulai retak dan dinding papan yang sederhana tak mengurangi hangatnya suasana. Justru dari tempat inilah lahir roti bakar yang telah dikenal luas, bahkan hingga ke luar daerah. Di salah satu sudut, kayu-kayu bakar tersusun rapi, siap memberi nyala pada tungku tradisional yang menjadi jantung dari proses memasak. Di atas tungku, sebuah panci besar bertengger, di dalamnya puluhan roti tersusun rapi. Uniknya, bukan hanya bagian bawah yang dipanaskan, tetapi bagian atas panci juga ditutup dengan bara api dari kayu dan sabut kelapa. Metode memasak tradisional ini menciptakan panas merata, menghasilkan roti dengan kematangan sempurna sekaligus aroma khas yang sulit ditiru. Dengan cekatan, Lansia yang dikenal dengan sapaan Nek Yam sesekali mengatur kayu bakar, memastikan bara tetap menyala stabil. Tak butuh waktu lama, sekitar lima menit roti-roti itu pun matang, lalu diangkat dan dipindahkan ke "Badang", sebuah wadah tradisional. Hangatnya masih terasa, mengundang siapa saja untuk segera mencicipi. Roti bakar buatan Nek Yam bukan sekadar makanan biasa. Di Daik Lingga, nama roti bakar sudah begitu dikenal.

About