@inakigobrasil: 25 de Junho, 2025 — ✉️ | • @Inaki Godoy . Sem perceber, você se tornou uma extensão de mim. Te reconheço nas pequeninas coisas. seja no céu estrelado; no nascer do sol; no brilho do luar; em um copo de chocolate com chantilly; Ou no cobertor que me aquece. No jeito que brisa me veste, até mesmo no cheiro gostoso do café em um fim tarde qualquer. Tu és o riso que me escapa, O silêncio que me abraça; A presença, que mesmo quieta, me transborda e me faz sentir repleta. Existe você em tudo que é leve e sereno, No que é simples. Cheio de doçura e ternura. Você mora aqui. Na quietude, Do meu peito. — Com amor, Ninih🤍. #iñakigodoyedit #onepieceliveaction #inakigobrasil #iñakigodoy #onepiece #onepiecenetflix #luffy #onepieceliveactionseason2 #mytype #fy

Iñaki Godoy Brasil | Fanpage
Iñaki Godoy Brasil | Fanpage
Open In TikTok:
Region: BR
Wednesday 25 June 2025 23:21:46 GMT
16935
2128
20
95

Music

Download

Comments

mar_v.555
👻. :
Yooo😭😭💗
2025-06-25 23:29:38
12
urgirl.dishii
𝄞𝓫𝓪𝓵𝓵𝓰𝓸🪽 :
cuteee
2025-06-25 23:28:30
4
0liveirana_
nih :
amo amo ❤️
2025-06-26 01:13:16
2
user4740150270841
la cantante :
es tan adorable
2025-09-02 01:29:29
0
chisehatori.0
vandaaa🐼 :
love lovee kikiii
2025-09-10 02:18:15
0
meggatronmoderno
engel :
I love you iñaki 💗💗
2025-06-26 04:14:44
0
ribbitmylove
Why? :
que yo que?? kakjajs
2025-06-25 23:33:02
1
lomonisms
ওnettie❦ :
I love inakyyy💖
2025-06-26 07:34:58
0
._flores82
._flores82 :
yo esa 😭😭😭🙏🙏🙏
2025-06-27 04:41:16
0
deixaopaiteconduzir
😝 :
Que fofinho,cara💗 a poesia na legenda é muito fofinha
2025-06-27 17:22:36
0
0oehz
封 :
hola me saludas plis😭💖
2025-07-10 00:14:02
0
kawan8448
samy :
lindoooo,amoo
2025-07-14 13:20:29
0
mar_v.555
👻. :
Amo
2025-06-25 23:29:33
3
pge2351ppv
monkey D. phoebe :
2025-06-29 03:55:13
0
n4t11111
×~Natty!~× :
@☆dAdInHa☆
2025-06-28 23:24:38
1
jstn.fan
♥︎★AMI★♥︎ :
HOW OLD ARE U [happy]
2025-06-28 08:40:10
0
To see more videos from user @inakigobrasil, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About