@davaoconyo: Yung nag-travel ka with parents #DavaoConyo #DavaoConyoSkit #RoamForYou #GoForwardTogether

Davao Conyo
Davao Conyo
Open In TikTok:
Region: PH
Monday 07 July 2025 09:48:45 GMT
117895695
1285251
2291
58360

Music

Download

Comments

jeppoooyyy0418
jeppoooyyy0418 :
“Mama wait tsu tsu dudururutdut” HAHAHA 🤣
2025-07-07 11:34:21
52091
filipinafraghead
The Filipina Fraghead :
Hahahah nice intro for globe 😅😅
2026-07-16 10:58:16
0
toneefromqc
Tonee From QC :
Nag-expect ako sa dulo ng “salamat at dinala mo kami dito sa Japan, pero sana pinera mo nalang” 🙈🙉🙊🤣
2025-07-07 11:19:23
30470
walangtiktok2016
left out🥺🥲 :
pasabi po 1M na
2026-06-01 03:33:51
390
henryke186
Henry :
Hello, I want to share the gospel with everyone: (Psalm 34:18) "The Lord is close to the brokenhearted." God will always be near you when you need Him most, even at your lowest point. Don't give up. No matter how difficult life gets, God has a plan for you, and I promise He will heal you. Just put everything in His hands. The Rapture is going to happen, whether it's today, tomorrow, or centuries from now. It's coming; the prophecies of the Bible are coming to life. Repent and believe; Jesus is the Messiah. He will forgive you and accept you. He accepts all His children. Believe in Him, repent, and forgive your neighbors. Love everyone, even if they do things we don't agree with. Jesus would want you to forgive them, just as He would. Forgive each and every one. It's not too late to repent. I'm not forcing my religion; I just want to see you all in heaven. In the name of Jesus, do we say?
2026-07-12 04:49:02
17
rthdndy
rthdndy :
Ito lang pinapanuod ko na sponsored😂
2026-01-21 08:58:34
6509
princesswhateverr
radiantbeauty♡ྀིᝰ.ᐟ :
Apaka random ng mga pets sa likod hahahahahahhahaah
2026-01-20 13:55:16
1174
share_the_gospel9999
ST. PETER FUNERAL CHAPELS :
Spread The Gospel: (Ephesians 2:8-9) it says, "For by grace are ye saved through faith; and that not of yourselves: it is the gift of God: Not of works, lest any man should boast." This reminds us that our salvation is a gift from God, and it's not something we can earn by our own efforts or good deeds. As Jesus said in (Matthew 11:28)"Come unto me, all ye that labour and are heavy laden, and I will give you rest." He invites us to come to Him, to surrender our burdens and our sins, and to receive His rest and His salvation. It's a beautiful promise, and it's available to everyone who puts their faith in Him. Psalm 34:17-18 “ Nobody knows how much you cried, but God does. You'll will overcome this because God with you in your battle” IN JESUS NAME WE SAY?
2026-05-25 14:05:44
20
kim_jumongt
KimJumong :
Masarap kasama family sa travel kasi walang gastos😂
2026-06-21 23:58:11
56
jayzelpr
jap 🌺 :
Ang masculado ni mama 😭😭😭😂
2025-07-07 09:56:00
1442
jerome_cab21
JEROME•|EDIT✓ :
kaboses nya SI sharmaine
2026-06-02 05:35:57
12
mrmark203
Kuya Mark :
This is really the best content creator, promise❤
2025-07-07 10:14:33
432
ixxteven
ixxteven :
Sayang, di ko na ma experience international travel with Papa. Manifesting with Mama 🙏✨
2025-07-07 09:54:58
815
scobbydoo_000
bulkangsinindihan🥰 :
first na add na hindi ko ini-skip💔😭
2026-06-08 08:49:50
11
onederfulwoorld
wonranghae :
Hello, I want to share the gospel with everyone: (Psalm 34:18) "The Lord is close to the brokenhearted." God will always be near you when you need Him most, even at your lowest point. Don't give up. No matter how difficult life gets, God has a plan for you, and I promise He will heal you. Just put everything in His hands. The Rapture is going to happen, whether it's today, tomorrow, or centuries from now. It's coming; the prophecies of the Bible are coming to life. Repent and believe; Jesus is the Messiah. He will forgive you and accept you. He accepts all His children. Believe in Him, repent, and forgive your neighbors. Love everyone, even if they do things we don't agree with. Jesus would want you to forgive them, just as He would. Forgive each and every one. It's not too late to repent. I'm not forcing my religion; I just want to see you all in heaven. In the name of Jesus, do we say?
2026-01-21 14:33:29
112
chinsnackhouse
chinsnackhouse :
Ito lang pinanuod kong sponsored 😅
2026-06-09 11:53:49
7
laluna_growfromwithin
Luna :
Ngayon ko lang napansin, may nakahiga pala sa 1st scene 😂
2026-01-31 09:36:16
33
xamundermomsaccount
xam :
Ako last August na may kasamang 6 na Seniors and isang first time traveller 😭 check in pa lang, wala na kong energy. Hahaha but still one of my happiest memories na nadala ko abroad yung parents ko.
2026-01-20 12:27:10
41
miggsxxx1
Miggxxxs1 :
HAHAHAHAHAHAHHA very si Mama
2026-01-20 10:31:29
11
gwynlvne_oaoa
cauliflower :
pang international AHAHAHA
2026-01-21 15:46:01
5
pyldrsfth
Pyldrsfth :
Ubos energy 🥲but best feeling na kasama sila ❤️
2026-01-20 13:01:30
11
beforeindependence
atewarl :
One of the smartest content creators 🥰🥰
2025-07-09 06:40:39
65
dengtemporada
andreytemporada :
"Chicken or Beef? Ani ka siniswerte" Hahahahaha...
2026-01-25 13:00:46
11
john.nyner
Thv :
Ang aliw talaga nung mga dumadaan hshshahaha more more pls😂
2025-07-07 09:58:20
276
_eusexuaa
tove lo :
"Ano ka sinuswerte???" Di na kinaya ng FA ang intrusive thoughts niya. 😭😭😭
2025-07-07 12:37:07
260
To see more videos from user @davaoconyo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sekitar sepuluh tahun yang lalu, di sebuah daerah kecil di Jawa Tengah, hiduplah seorang perempuan sederhana yang biasa dipanggil Bu Endar. Sehari-harinya, ia bekerja sebagai asisten rumah tangga keliling. Dari pagi hingga sore, Bu Endar berjalan menyusuri gang demi gang, menawarkan jasanya dari rumah ke rumah demi mencukupi kebutuhan hidupnya. Meski hidup pas-pasan, Bu Endar dikenal sebagai sosok yang rajin dan tidak pernah mengeluh. Ia rela bekerja apa saja, asalkan halal dan bisa membantu keluarganya bertahan hidup. Hingga suatu sore, seorang saudara jauhnya datang membawa kabar yang dianggap sebagai rezeki besar. “Daripada capek keliling terus, gimana kalau kerja tetap di rumah orang kaya?” ucap saudara itu. Rumah yang dimaksud adalah milik seorang pengusaha terkenal bernama Pak Bram. Di daerah itu, nama Pak Bram sangat disegani. Ia memiliki banyak usaha besar, mulai dari tambang batu bara hingga perkebunan kelapa sawit. Hartanya melimpah, rumahnya megah bak istana, dan hampir semua orang mengenalnya. Tanpa pikir panjang, Bu Endar langsung menerima tawaran tersebut. Keesokan harinya, ia diantar menuju rumah besar milik Pak Bram yang berdiri jauh dari pemukiman warga. Rumah itu sangat luas, berpagar tinggi, dengan halaman dipenuhi pohon-pohon besar yang membuat suasananya terasa teduh… namun entah kenapa juga menyeramkan. Saat pertama kali masuk, Bu Endar terpukau melihat kemewahan di dalamnya. Lantai marmer mengilap, lampu gantung besar, dan lorong rumah yang panjang membuatnya merasa seperti masuk ke dunia lain. Pak Bram sendiri menyambutnya dengan ramah. “Kerja yang betah di sini, Bu Endar. Gaji tenang, makan juga aman,” katanya sambil tersenyum tipis. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Bu Endar membersihkan rumah, memasak, dan merapikan beberapa ruangan. Anehnya, rumah sebesar itu terasa sangat sepi. Tak ada anak-anak, tak ada keluarga lain, hanya Pak Bram dan beberapa sopir yang datang saat siang hari. Namun ada satu aturan aneh yang perlahan membuat Bu Endar merasa tidak nyaman. Setiap malam Selasa Legi, ia selalu diminta libur dan harus pulang sebelum magrib. Awalnya Bu Endar tidak terlalu memikirkan hal itu. Ia menganggap mungkin Pak Bram memiliki acara keluarga atau ritual adat tertentu. Tapi semakin lama, rasa penasarannya semakin besar. Sebab setiap kali Selasa Legi tiba, suasana rumah berubah drastis. Para penjaga terlihat gelisah. Lampu-lampu bagian belakang rumah dimatikan. Dan yang paling aneh… selalu tercium bau bunga melati bercampur anyir yang datang dari arah gudang tua di belakang rumah. Suatu malam, karena hujan deras, Bu Endar terlambat pulang. Saat hendak mengambil tasnya yang tertinggal di dapur, tanpa sengaja ia mendengar suara aneh dari lorong belakang. Suara orang berbisik. Pelan… berat… seperti membaca sesuatu. Penasaran, Bu Endar berjalan perlahan mengikuti suara itu hingga sampai di dekat sebuah pintu kayu tua yang selama ini selalu terkunci. Dari celah pintu, ia melihat sesuatu yang membuat tubuhnya langsung lemas. part 2 #fyp #viral #cerita #horor #fyppppppppppppppppppppppp
Sekitar sepuluh tahun yang lalu, di sebuah daerah kecil di Jawa Tengah, hiduplah seorang perempuan sederhana yang biasa dipanggil Bu Endar. Sehari-harinya, ia bekerja sebagai asisten rumah tangga keliling. Dari pagi hingga sore, Bu Endar berjalan menyusuri gang demi gang, menawarkan jasanya dari rumah ke rumah demi mencukupi kebutuhan hidupnya. Meski hidup pas-pasan, Bu Endar dikenal sebagai sosok yang rajin dan tidak pernah mengeluh. Ia rela bekerja apa saja, asalkan halal dan bisa membantu keluarganya bertahan hidup. Hingga suatu sore, seorang saudara jauhnya datang membawa kabar yang dianggap sebagai rezeki besar. “Daripada capek keliling terus, gimana kalau kerja tetap di rumah orang kaya?” ucap saudara itu. Rumah yang dimaksud adalah milik seorang pengusaha terkenal bernama Pak Bram. Di daerah itu, nama Pak Bram sangat disegani. Ia memiliki banyak usaha besar, mulai dari tambang batu bara hingga perkebunan kelapa sawit. Hartanya melimpah, rumahnya megah bak istana, dan hampir semua orang mengenalnya. Tanpa pikir panjang, Bu Endar langsung menerima tawaran tersebut. Keesokan harinya, ia diantar menuju rumah besar milik Pak Bram yang berdiri jauh dari pemukiman warga. Rumah itu sangat luas, berpagar tinggi, dengan halaman dipenuhi pohon-pohon besar yang membuat suasananya terasa teduh… namun entah kenapa juga menyeramkan. Saat pertama kali masuk, Bu Endar terpukau melihat kemewahan di dalamnya. Lantai marmer mengilap, lampu gantung besar, dan lorong rumah yang panjang membuatnya merasa seperti masuk ke dunia lain. Pak Bram sendiri menyambutnya dengan ramah. “Kerja yang betah di sini, Bu Endar. Gaji tenang, makan juga aman,” katanya sambil tersenyum tipis. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Bu Endar membersihkan rumah, memasak, dan merapikan beberapa ruangan. Anehnya, rumah sebesar itu terasa sangat sepi. Tak ada anak-anak, tak ada keluarga lain, hanya Pak Bram dan beberapa sopir yang datang saat siang hari. Namun ada satu aturan aneh yang perlahan membuat Bu Endar merasa tidak nyaman. Setiap malam Selasa Legi, ia selalu diminta libur dan harus pulang sebelum magrib. Awalnya Bu Endar tidak terlalu memikirkan hal itu. Ia menganggap mungkin Pak Bram memiliki acara keluarga atau ritual adat tertentu. Tapi semakin lama, rasa penasarannya semakin besar. Sebab setiap kali Selasa Legi tiba, suasana rumah berubah drastis. Para penjaga terlihat gelisah. Lampu-lampu bagian belakang rumah dimatikan. Dan yang paling aneh… selalu tercium bau bunga melati bercampur anyir yang datang dari arah gudang tua di belakang rumah. Suatu malam, karena hujan deras, Bu Endar terlambat pulang. Saat hendak mengambil tasnya yang tertinggal di dapur, tanpa sengaja ia mendengar suara aneh dari lorong belakang. Suara orang berbisik. Pelan… berat… seperti membaca sesuatu. Penasaran, Bu Endar berjalan perlahan mengikuti suara itu hingga sampai di dekat sebuah pintu kayu tua yang selama ini selalu terkunci. Dari celah pintu, ia melihat sesuatu yang membuat tubuhnya langsung lemas. part 2 #fyp #viral #cerita #horor #fyppppppppppppppppppppppp

About