@_313bb: ليله ١٣ محرم، دفن الاجساد الطاهره 💔#عاشوراء #الامام_الحسين_عليه_السلام #كربلاء #العراق #ستوريات #fyp

ابا تُراب
ابا تُراب
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 07 July 2025 22:01:06 GMT
243960
18865
52
3629

Music

Download

Comments

jm_n116
أوليِڤيِا||𝐎𝐥𝐢𝐯𝐢𝐚 :
بأجر 13محرم؟
2025-07-08 18:36:21
2
zp3xw
زهراء :
عادي اخذ الفيديو
2025-07-08 13:28:19
3
r._.ir0
بتول :
يعني الأربعاء؟
2025-07-08 04:26:08
2
omom_ip
َ :
الگاعد هسه "خل يروحح ينام"
2025-07-09 03:37:10
0
n0n..3l3
نـبـض³¹³ :
السلام على الحسين و على علي ابن الحسين و على أصحاب الحسين (ع)
2025-07-09 06:59:12
0
sousan591
منْڏ1428🖤 :
ليله ١٣ محرم دفن الأجساد الطاهره السَلام على تلك الأجساد التي بقت ثلاث ايام على ومضاء كربلاء من دون دفَن
2025-07-08 15:45:31
3
manasifam
Ali Abdulmohsin🙋🏻✨ :
عظم الله أجوركم بفقد سيد الشهداء السلام على الحسين وعلى علي بن الحسين وعلى أولاد الحسين وعلى أصحاب الحسين الذين بذلوا مهجهم دون الحسين عليه السلام 🖤💔
2025-07-08 03:56:49
1
almimon2022
مـوكـب الميمون الحسيني :
السلام على الأجساد الطاهره
2025-07-08 21:51:44
0
riyadh_aldrisawi
الشيخ ريَاض الدَريِساوي :
ڪلّشموع الكون لن تؤنس وحشة مَن كان يمسي ويصبح بوجه الشمسِ و القمرِ 💔.
2025-07-09 00:43:14
0
hekv2
سجاد :
لبيك يا حسين
2025-07-08 20:54:31
0
s_.2x0
ضلـ؏ـوڜ،😎💙 :
ياحسين دخيلك🥺💔
2025-07-08 21:39:34
0
m_38a7
𝐀 :
اليوم عيد ميلادي 😭
2025-07-08 21:21:39
0
xxtt_110
✧ آثر ✧ :
وماذا عن شعور الامام السجاد عليه السلام وهو يشوف اهله واخوته جثث بدون رؤؤس😔
2025-07-08 17:08:06
0
bshdbfdghd
اَيًِلًِيٌْا✨ :
ابا عبدالله الحسين الشهيد كربلاء 😭😭💔
2025-07-08 19:33:00
0
oooo9939
. :
يا ابا عبدالله الحسين عليه السلام الله يساعد قلبك سيدي
2025-07-08 19:09:09
0
h_mg74
Haider :
السلام على المغسل بدم الجراح 💔
2025-07-08 16:55:30
0
kryabod1
어느 :
بيعد روحتي بحق هذه الليلة 😔😔😔 إلهي
2025-07-08 19:25:30
0
9di_79
زيــن :
ياحسين 💔
2025-07-08 15:59:18
0
hgfydgbjbh
؟؟ :
ياحسين دخيلك 💔💔💔
2025-07-08 16:15:03
0
duiop32
امہَٖ ايليـا☆.• :
بعد كم يوم ل ١٣ بمحرم
2025-07-15 04:53:57
0
s_g_x_35
لولو :
💔💔💔
2025-07-10 08:01:28
0
s_g_x_35
لولو :
🥺🥺🥺
2025-07-10 08:01:30
0
user5073231595747
. :
🥺🥺🥺
2025-07-09 08:47:32
0
krar.hedar37
Krara Hedar :
🥺🥺🥺
2025-07-08 23:37:37
0
dyuqiitmzuu8
كاظم البصراوي كاظم البصراوي :
😭
2025-07-08 11:06:44
0
To see more videos from user @_313bb, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

boleh salin tautan?  .  penjelasan 👇 .  Di film Interstellar, ada satu adegan yang bikin banyak orang melongo: di planet Miller, 1 jam setara dengan 7 tahun di Bumi. Kedengarannya seperti fiksi, padahal konsep ini benar-benar berasal dari fisika modern dan dikenal sebagai dilatasi waktu gravitasi. Konsep ini berasal dari Relativitas Umum yang dipublikasikan oleh Albert Einstein pada tahun 1915. Menurut teori ini, gravitasi bukan sekadar gaya tarik, melainkan akibat ruang-waktu yang melengkung karena keberadaan massa dan energi. Semakin besar massa suatu objek, semakin besar kelengkungan ruang-waktu, dan semakin lambat waktu berjalan di dekat objek tersebut. Di pusat sistem planet pada film itu terdapat Gargantua, sebuah black hole supermasif dengan massa diperkirakan sekitar 100 juta kali massa Matahari. Gargantua digambarkan sebagai black hole tipe Kerr, yaitu black hole yang berotasi sangat cepat. Rotasi ini menyebabkan efek yang disebut frame dragging, di mana ruang-waktu di sekitar black hole ikut terseret. Karena itu, orbit stabil dapat berada lebih dekat ke black hole dibandingkan jika black hole tidak berputar. Planet Miller mengorbit sangat dekat dengan Gargantua, hanya sedikit di luar horizon peristiwanya. Di wilayah ini, gravitasi begitu ekstrem sehingga laju waktu di permukaan planet jauh lebih lambat daripada laju waktu bagi pengamat yang berada jauh dari black hole. Rasio 1 jam berbanding 7 tahun berarti 1 jam di planet Miller setara dengan sekitar 61.320 jam di tempat yang jauh, atau waktu berjalan kira-kira 61.000 kali lebih lambat. Bagi orang yang berada di planet Miller, waktu tetap terasa normal. Jantung berdetak seperti biasa, jam berjalan normal, dan tidak ada sensasi khusus. Namun ketika mereka dibandingkan dengan orang yang berada lebih jauh dari black hole, barulah terlihat bahwa mereka telah “melompati” puluhan tahun. Perhitungan ilmiah untuk film ini dilakukan bersama fisikawan Kip Thorne, peraih Nobel Fisika 2017. Ia memastikan bahwa representasi Gargantua dan efek dilatasi waktu tetap konsisten dengan relativitas umum. Dalam bukunya, Thorne menjelaskan bahwa rasio ekstrem seperti ini secara teori mungkin terjadi jika black hole sangat masif dan berputar nyaris pada batas maksimum yang diizinkan fisika. Pemilihan black hole supermasif sangat penting. Jika black hole bermassa kecil, gaya pasang surut di dekat horizon peristiwa akan sangat besar dan dapat merusak planet maupun objek yang mendekat. Tetapi pada black hole supermasif, horizon peristiwa berada jauh lebih besar, sehingga gradien gravitasi di sekitar horizon bisa cukup kecil untuk memungkinkan planet tetap utuh. Film ini juga menampilkan konsekuensi lain dari gravitasi ekstrem. Cahaya dari accretion disk di sekitar Gargantua dibelokkan kuat oleh gravitasi, sehingga bagian atas dan bawah disk terlihat melengkung. Visual ini sangat sesuai dengan prediksi relativitas umum dan menjadi salah satu representasi black hole paling realistis yang pernah dibuat. Jadi, adegan “1 jam di planet Miller sama dengan 7 tahun di Bumi” bukan sekadar bumbu drama. Itu adalah ilustrasi dari fakta bahwa gravitasi dapat mengubah laju waktu. Semakin dekat ke objek dengan gravitasi ekstrem seperti black hole supermasif, semakin lambat waktu berjalan. Di alam semesta, waktu ternyata bukan sesuatu yang mutlak, melainkan dapat dipengaruhi oleh struktur ruang-waktu itu sendiri. #kapanfyp #fyp #foryou #jjedukasi #astronomi
boleh salin tautan? . penjelasan 👇 . Di film Interstellar, ada satu adegan yang bikin banyak orang melongo: di planet Miller, 1 jam setara dengan 7 tahun di Bumi. Kedengarannya seperti fiksi, padahal konsep ini benar-benar berasal dari fisika modern dan dikenal sebagai dilatasi waktu gravitasi. Konsep ini berasal dari Relativitas Umum yang dipublikasikan oleh Albert Einstein pada tahun 1915. Menurut teori ini, gravitasi bukan sekadar gaya tarik, melainkan akibat ruang-waktu yang melengkung karena keberadaan massa dan energi. Semakin besar massa suatu objek, semakin besar kelengkungan ruang-waktu, dan semakin lambat waktu berjalan di dekat objek tersebut. Di pusat sistem planet pada film itu terdapat Gargantua, sebuah black hole supermasif dengan massa diperkirakan sekitar 100 juta kali massa Matahari. Gargantua digambarkan sebagai black hole tipe Kerr, yaitu black hole yang berotasi sangat cepat. Rotasi ini menyebabkan efek yang disebut frame dragging, di mana ruang-waktu di sekitar black hole ikut terseret. Karena itu, orbit stabil dapat berada lebih dekat ke black hole dibandingkan jika black hole tidak berputar. Planet Miller mengorbit sangat dekat dengan Gargantua, hanya sedikit di luar horizon peristiwanya. Di wilayah ini, gravitasi begitu ekstrem sehingga laju waktu di permukaan planet jauh lebih lambat daripada laju waktu bagi pengamat yang berada jauh dari black hole. Rasio 1 jam berbanding 7 tahun berarti 1 jam di planet Miller setara dengan sekitar 61.320 jam di tempat yang jauh, atau waktu berjalan kira-kira 61.000 kali lebih lambat. Bagi orang yang berada di planet Miller, waktu tetap terasa normal. Jantung berdetak seperti biasa, jam berjalan normal, dan tidak ada sensasi khusus. Namun ketika mereka dibandingkan dengan orang yang berada lebih jauh dari black hole, barulah terlihat bahwa mereka telah “melompati” puluhan tahun. Perhitungan ilmiah untuk film ini dilakukan bersama fisikawan Kip Thorne, peraih Nobel Fisika 2017. Ia memastikan bahwa representasi Gargantua dan efek dilatasi waktu tetap konsisten dengan relativitas umum. Dalam bukunya, Thorne menjelaskan bahwa rasio ekstrem seperti ini secara teori mungkin terjadi jika black hole sangat masif dan berputar nyaris pada batas maksimum yang diizinkan fisika. Pemilihan black hole supermasif sangat penting. Jika black hole bermassa kecil, gaya pasang surut di dekat horizon peristiwa akan sangat besar dan dapat merusak planet maupun objek yang mendekat. Tetapi pada black hole supermasif, horizon peristiwa berada jauh lebih besar, sehingga gradien gravitasi di sekitar horizon bisa cukup kecil untuk memungkinkan planet tetap utuh. Film ini juga menampilkan konsekuensi lain dari gravitasi ekstrem. Cahaya dari accretion disk di sekitar Gargantua dibelokkan kuat oleh gravitasi, sehingga bagian atas dan bawah disk terlihat melengkung. Visual ini sangat sesuai dengan prediksi relativitas umum dan menjadi salah satu representasi black hole paling realistis yang pernah dibuat. Jadi, adegan “1 jam di planet Miller sama dengan 7 tahun di Bumi” bukan sekadar bumbu drama. Itu adalah ilustrasi dari fakta bahwa gravitasi dapat mengubah laju waktu. Semakin dekat ke objek dengan gravitasi ekstrem seperti black hole supermasif, semakin lambat waktu berjalan. Di alam semesta, waktu ternyata bukan sesuatu yang mutlak, melainkan dapat dipengaruhi oleh struktur ruang-waktu itu sendiri. #kapanfyp #fyp #foryou #jjedukasi #astronomi

About