@nourht_designs: يا شمس يا شموسة #بنت_حماي حتكون أحلى #عروسة #تهنئة#زفاف #دعوات_الكترونيه

nourht_designs
nourht_designs
Open In TikTok:
Region: JO
Friday 11 July 2025 09:03:59 GMT
204981
3627
23
1699

Music

Download

Comments

user78180009177144
حلا الورد :
ممكن اختي
2025-07-16 22:27:19
2
123456789shskkl
🤍 :
ممكن خلود
2025-07-13 14:34:17
1
maryanarostum
Maryana Rostum :
ممكن كنتنا
2025-08-23 16:26:43
0
.ggg838
نةن Ggg :
ممكن لا صديقتي
2025-08-07 06:05:50
0
alo_alo199
عأّشُـقُـةّ أّلَتٌـصـوٌيّر📸🤍 :
ممكن بنت سلفتي ااامانة عرسها يوم الثلاثاء الجاي🥺🌸
2025-08-07 19:57:40
0
user8730661598510
🅛🅞🅛🅞🖤 :
ممكن لا صديقتي
2025-07-13 10:35:02
0
aayaa026
👑حبي لنفسي 👑 :
ممكن رفيقتي او صديقتي
2025-07-13 06:13:40
0
walidskando
Em Walid :
يلا هميها زهتينا
2025-12-25 19:07:58
0
ahmet.20fatma.17
أم الميز :
@ضوء القمر
2025-07-12 16:00:52
0
user9714661536174
ام شــام 💗. :
☺️
2025-08-01 20:30:59
0
user5128813419453
تومي ميدو :
😂
2026-04-05 12:48:50
0
jo1_14
سٰٰٰ۫ہٰٰٰ۫ہٰم۫ہٰٰٰ۫ہ :
🥺
2025-07-15 15:01:21
0
jo1_14
سٰٰٰ۫ہٰٰٰ۫ہٰم۫ہٰٰٰ۫ہ :
🥺
2025-07-15 15:01:22
0
jo1_14
سٰٰٰ۫ہٰٰٰ۫ہٰم۫ہٰٰٰ۫ہ :
🥰
2025-07-15 15:01:21
0
jo1_14
سٰٰٰ۫ہٰٰٰ۫ہٰم۫ہٰٰٰ۫ہ :
🥰
2025-07-15 15:01:22
0
jo1_14
سٰٰٰ۫ہٰٰٰ۫ہٰم۫ہٰٰٰ۫ہ :
🥰
2025-07-15 15:01:20
0
jo1_14
سٰٰٰ۫ہٰٰٰ۫ہٰم۫ہٰٰٰ۫ہ :
😁
2025-07-15 15:01:21
0
beesandweikat0
Beesan Dweikat :
🥰
2025-09-30 07:49:21
0
em.mohamad293
Em Mohamad :
@ghousoon Mhandes. 🥰🥰
2025-07-13 22:15:54
0
fofo5936122914700
أم ادم ارزيقات :
😁
2026-05-12 10:20:44
0
ii444yi
ii2 :
ربي هب لي زوج صالح فيه خير الشاب الاعزب الجميل الغني عاجلاً غير اجل ع خير ومن غير شر دعواتكم الحلوه لي ❤❤❤
2025-09-16 14:54:34
0
To see more videos from user @nourht_designs, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Makin ke sini makin jago aja ya orang-orang bikin framing pembodohan massal. Sekarang, niat baik negara buat bagi-bagi bantuan ke masyarakat malah dipelintir seolah-olah jadi tindak pidana. Judulnya dibikin provokatif:
Makin ke sini makin jago aja ya orang-orang bikin framing pembodohan massal. Sekarang, niat baik negara buat bagi-bagi bantuan ke masyarakat malah dipelintir seolah-olah jadi tindak pidana. Judulnya dibikin provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN." Buat kalian yang malas baca dan cuma modal scroll judul, pasti langsung nyinyir, "Loh, kok ibadah kurban pribadi pakai uang negara?!" Nah, di situlah kalian telan mentah-mentah framing licik itu! Pakai logika sedikit, mari kita bedah faktanya. Tolong bedakan antara Prabowo sebagai pribadi, dan Prabowo sebagai Presiden (Kepala Negara). Dua hal ini nggak bisa dicampuradukkan sesuka jidat. 1.098 sapi itu BUKAN kurban pribadi. Itu adalah program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Artinya, ini adalah program resmi negara yang dananya dari negara, dan manfaatnya 100% dikembalikan untuk perut rakyat! Ke mana sapi-sapi itu pergi? Ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas yang membutuhkan. Manfaatnya bukan buat orang Istana, bukan buat pejabat. Dan ingat, negara ini bukan cuma Pulau Jawa, daerah-daerah lain juga sangat berhak merasakan kehadiran negara. Mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai masyarakat memang punya hak dan kewajiban ikut mengawasi. Tapi kritiklah pakai otak dan data yang adil. Jangan sampai program bantuan yang jelas-jelas buat rakyat malah kalian fitnah seolah Presiden pakai APBN buat kurban pribadi. Kalau dompet kalian belum mampu buat ikut berbagi, minimal jari kalian jangan dipakai buat nyebar hoax dan informasi menyesatkan! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #BantuanRakyat #AkalSehat #LawanFraming #IndonesiaMaju #SikatMafia
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About