@juan__madrid_drone: La sombra de las nubes Sobre el Pueblo y las Montañas me Encanta ❤️ Drone mini 4 pro Hyperlapse Liborina Antioquia #parati #dji #drone #mini4pro #antioquia #djimini4pro #liborinaantioquia

Juan Madrid
Juan Madrid
Open In TikTok:
Region: CO
Saturday 19 July 2025 04:02:53 GMT
10665
307
22
48

Music

Download

Comments

carlosjalvarez91
___Carlos Álvarez 🇭🇳 :
Muy bello, es un hiperlapse pero las nubes es editado?
2025-07-23 01:59:04
1
horizonte504
Horizonte504 :
uffff😍
2025-07-20 16:19:32
1
topografiaydrones
topografiaydrones :
ufff muy Brutal
2025-07-20 00:54:23
1
calichecallejas
Caliche Callejas :
porfa enseña a hacer un hiper lapse
2025-08-13 16:14:44
1
ferrrwin
Fernando :
Como haces un hyperlapse así para arriba?🫨 con el modo crucero?
2025-07-19 05:57:41
1
acuario_56
David Toapanta :
de película 🎥 está brutal 👌
2025-07-23 14:07:57
1
mattrb777
mattrb :
Genial que buena toma
2025-07-25 03:39:12
0
c.eduardoc19
C.EduardoCadavid :
Excelente trabajo!!!
2025-08-15 14:01:06
0
horizonte504
Horizonte504 :
Que dron tenés?
2025-07-20 16:19:49
1
telorecomiendakalu
Deybis Vásquez | Filmmaker :
Excelente Hyperlapse.
2025-07-23 23:25:55
1
To see more videos from user @juan__madrid_drone, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pada 11 Augustus 1952,Pesawat Douglas DC-4 bernama Clipper Endeavor milik Pan American Airways telah lepas landas dari San Juan, Puerto Rico menuju New York yang membawa 64 penumpang dan 5 kru.Tidak lama setelah lepas landas,pesawat mengalami kehilangan tenaga pada beberapa mesinnya. Keadaan menjadi semakin serius sehingga kru memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di laut.Pesawat akhirnya menghantam permukaan laut sekitar 18 km di barat laut San Juan. Yang mengejutkan, berdasarkan kesaksian para penyintas, orang-orang di dalam pesawat pada awalnya selamat dari benturan. Masalah besar justru terjadi setelah pesawat berada di air. Pada masa itu, prosedur keselamatan penerbangan belum seperti sekarang. Penumpang tidak mendapatkan taklimat keselamatan sebelum penerbangan seperti yang biasa kita lihat sekarang. Sebagian penumpang kesulitan menggunakan peralatan keselamatan, sementara proses mengeluarkan rakit penyelamat juga mengalami masalah. Faktor kepanikan dan perbedaan bahasa turut menyulitkan evakuasi.Pesawat kemudian tenggelam dalam kurang dari sekitar tiga menit. Dari 69 orang yang berada di dalamnya, 17 orang berhasil selamat dan 52 orang meninggal dunia. Pada tahun 2024 ,Percobaan pertama pencarian modern Karena pesawat jatuh di laut yang dalam, lokasi tepat bangkainya tidak diketahui selama puluhan tahun. Pada 2019, Russ Matthews dari Air/Sea Heritage Foundation mulai meneliti kembali tragedi tersebut setelah mengetahui adanya barang dari penerbangan itu yang pernah ditemukan di Florida. Ia kemudian mempelajari arsip Pan Am, laporan investigasi, catatan Coast Guard, serta peta yang dibuat berdasarkan kesaksian pilot yang menyaksikan kecelakaan tersebut. Pada Juni 2026 , Akhirnya ditemukan! Tim Air/Sea Heritage Foundation bekerja sama dengan Deep Sea Vision menggunakan kendaraan bawah air otonom yang dilengkapi sonar beresolusi tinggi. Mereka menentukan area pencarian sekitar 10 mil laut persegi berdasarkan penelitian sejarah, peta kecelakaan dan data lainnya. Yang luar biasa, drone bawah air tersebut menemukan sesuatu yang ternyata merupakan pesawat pada lintasan pertama di area pencarian. Bangkai ditemukan sekitar 600 meter / 2.000 kaki di bawah permukaan laut. Foto-foto bawah air memperlihatkan ciri-ciri yang mengidentifikasinya sebagai Clipper Endeavor, termasuk logo Pan Am, badan pesawat, roda pendaratan dan bagian mesin. Kesimpulannya,Tragedi Clipper Endeavor bukan hanya soal menemukan pesawat lama. Kecelakaan tersebut menjadi salah satu peristiwa yang mendorong perubahan dalam keselamatan penerbangan, termasuk pengembangan taklimat keselamatan sebelum penerbangan dan prosedur evakuasi yang lebih baik. #PanAm #kisahnyata #penerbanganterakhir #aviation #fyp
Pada 11 Augustus 1952,Pesawat Douglas DC-4 bernama Clipper Endeavor milik Pan American Airways telah lepas landas dari San Juan, Puerto Rico menuju New York yang membawa 64 penumpang dan 5 kru.Tidak lama setelah lepas landas,pesawat mengalami kehilangan tenaga pada beberapa mesinnya. Keadaan menjadi semakin serius sehingga kru memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di laut.Pesawat akhirnya menghantam permukaan laut sekitar 18 km di barat laut San Juan. Yang mengejutkan, berdasarkan kesaksian para penyintas, orang-orang di dalam pesawat pada awalnya selamat dari benturan. Masalah besar justru terjadi setelah pesawat berada di air. Pada masa itu, prosedur keselamatan penerbangan belum seperti sekarang. Penumpang tidak mendapatkan taklimat keselamatan sebelum penerbangan seperti yang biasa kita lihat sekarang. Sebagian penumpang kesulitan menggunakan peralatan keselamatan, sementara proses mengeluarkan rakit penyelamat juga mengalami masalah. Faktor kepanikan dan perbedaan bahasa turut menyulitkan evakuasi.Pesawat kemudian tenggelam dalam kurang dari sekitar tiga menit. Dari 69 orang yang berada di dalamnya, 17 orang berhasil selamat dan 52 orang meninggal dunia. Pada tahun 2024 ,Percobaan pertama pencarian modern Karena pesawat jatuh di laut yang dalam, lokasi tepat bangkainya tidak diketahui selama puluhan tahun. Pada 2019, Russ Matthews dari Air/Sea Heritage Foundation mulai meneliti kembali tragedi tersebut setelah mengetahui adanya barang dari penerbangan itu yang pernah ditemukan di Florida. Ia kemudian mempelajari arsip Pan Am, laporan investigasi, catatan Coast Guard, serta peta yang dibuat berdasarkan kesaksian pilot yang menyaksikan kecelakaan tersebut. Pada Juni 2026 , Akhirnya ditemukan! Tim Air/Sea Heritage Foundation bekerja sama dengan Deep Sea Vision menggunakan kendaraan bawah air otonom yang dilengkapi sonar beresolusi tinggi. Mereka menentukan area pencarian sekitar 10 mil laut persegi berdasarkan penelitian sejarah, peta kecelakaan dan data lainnya. Yang luar biasa, drone bawah air tersebut menemukan sesuatu yang ternyata merupakan pesawat pada lintasan pertama di area pencarian. Bangkai ditemukan sekitar 600 meter / 2.000 kaki di bawah permukaan laut. Foto-foto bawah air memperlihatkan ciri-ciri yang mengidentifikasinya sebagai Clipper Endeavor, termasuk logo Pan Am, badan pesawat, roda pendaratan dan bagian mesin. Kesimpulannya,Tragedi Clipper Endeavor bukan hanya soal menemukan pesawat lama. Kecelakaan tersebut menjadi salah satu peristiwa yang mendorong perubahan dalam keselamatan penerbangan, termasuk pengembangan taklimat keselamatan sebelum penerbangan dan prosedur evakuasi yang lebih baik. #PanAm #kisahnyata #penerbanganterakhir #aviation #fyp

About