@basksuncare: Bye! @leighrog @lauren pikus #baskgirls #basksuncare #fyp #basksummer #eastcoasttour #nyc #hamptons #dc #jerseyshore #eastcoast #vintagecars #gwagon

Bask Suncare Miami
Bask Suncare Miami
Open In TikTok:
Region: US
Monday 21 July 2025 00:19:47 GMT
1206
116
3
6

Music

Download

Comments

leighrog
leighrog :
no boyfriends no drama !
2025-07-21 00:50:11
0
clairemiddlemist
Claire :
👏👏👏
2025-07-21 02:39:40
0
laurenpikuss
lauren pikus :
being a bask girl>>
2025-07-21 00:21:57
0
To see more videos from user @basksuncare, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di Indonesia, murid berdiri ketika guru masuk kelas. Rakyat mencium tangan pejabat. Anak kecil disuruh diam jika orang tua bicara meski yang tua tak selalu benar. Kita menyebut itu “adab”. Tapi benarkah? Sosiolog Ariel Heryanto pernah menyebut Indonesia mengidap “feodalisme simbolik”: jabatan dihormati melebihi tanggung jawabnya. Orang patuh bukan karena logika, tapi karena hierarki. Itu bukan adab itu ketakutan yang dibiasakan. Dalam etika Islam dan filsafat Timur, adab adalah harmoni antara kesadaran, akhlak, dan tindakan. Ia menuntut niat ikhlas, bukan keterpaksaan. Tapi dalam sistem feodalisme, relasi sosial bersifat vertikal. Yang di atas berkuasa, yang di bawah tunduk. Bukan karena hormat, tapi karena tak punya pilihan. Feodalisme bukan ajaran moral ia adalah sistem pelestarian kuasa. - Survei Komnas HAM 2020 menunjukkan 62% masyarakat Indonesia takut mengkritik atasan, bahkan dalam forum internal kerja. - Laporan UNDP (2019): “Budaya birokrasi Indonesia masih sarat ‘kultus senioritas’, bukan kinerja.” - Studi LIPI menyimpulkan bahwa banyak praktik “sopan santun” di Indonesia bersumber dari pola kolonial dan kerajaan yang belum benar-benar hilang dari budaya sosial. Bayangkan kamu diajari sejak kecil untuk mencium tangan semua yang lebih tua bahkan jika mereka pernah menyakitimu. Itu seperti mengecat rantai agar tampak seperti perhiasan. Terlihat indah, tapi tetap membelenggu. Adab seharusnya lahir dari keikhlasan, bukan dari ketakutan. Tapi ketika yang muda tak boleh menyela, rakyat tak boleh protes, dan bawahan hanya diam maka jangan buru-buru menyebutnya “adab”. Apakah kita benar-benar diajari untuk menghormati, atau hanya dilatih untuk tidak membantah? #feodalisme #adab
Di Indonesia, murid berdiri ketika guru masuk kelas. Rakyat mencium tangan pejabat. Anak kecil disuruh diam jika orang tua bicara meski yang tua tak selalu benar. Kita menyebut itu “adab”. Tapi benarkah? Sosiolog Ariel Heryanto pernah menyebut Indonesia mengidap “feodalisme simbolik”: jabatan dihormati melebihi tanggung jawabnya. Orang patuh bukan karena logika, tapi karena hierarki. Itu bukan adab itu ketakutan yang dibiasakan. Dalam etika Islam dan filsafat Timur, adab adalah harmoni antara kesadaran, akhlak, dan tindakan. Ia menuntut niat ikhlas, bukan keterpaksaan. Tapi dalam sistem feodalisme, relasi sosial bersifat vertikal. Yang di atas berkuasa, yang di bawah tunduk. Bukan karena hormat, tapi karena tak punya pilihan. Feodalisme bukan ajaran moral ia adalah sistem pelestarian kuasa. - Survei Komnas HAM 2020 menunjukkan 62% masyarakat Indonesia takut mengkritik atasan, bahkan dalam forum internal kerja. - Laporan UNDP (2019): “Budaya birokrasi Indonesia masih sarat ‘kultus senioritas’, bukan kinerja.” - Studi LIPI menyimpulkan bahwa banyak praktik “sopan santun” di Indonesia bersumber dari pola kolonial dan kerajaan yang belum benar-benar hilang dari budaya sosial. Bayangkan kamu diajari sejak kecil untuk mencium tangan semua yang lebih tua bahkan jika mereka pernah menyakitimu. Itu seperti mengecat rantai agar tampak seperti perhiasan. Terlihat indah, tapi tetap membelenggu. Adab seharusnya lahir dari keikhlasan, bukan dari ketakutan. Tapi ketika yang muda tak boleh menyela, rakyat tak boleh protes, dan bawahan hanya diam maka jangan buru-buru menyebutnya “adab”. Apakah kita benar-benar diajari untuk menghormati, atau hanya dilatih untuk tidak membantah? #feodalisme #adab

About