Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@waldoevents: Yellowstone star Josh Lucas got married in the Vatican!
WaldoPhotos
Open In TikTok:
Region: US
Friday 25 July 2025 19:45:27 GMT
569
26
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.58MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.9MB
)
Watermark .mp4 (
2.76MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @waldoevents, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Bab 1 - Part 2 Tidak ada seorang pun yg berani menjadi pembawa kabar Di medan perang Semua prajurit Tempest hanya berdiri mematung Mereka berharap seseorang akan berkata, "Ini hanya kesalahan" "Raja kita masih hidup" "Raphael akan menyembuhkannya" Namun Menit demi menit berlalu Tubuh Rimuru tetap tak bergerak Harapan yg semula sebesar gunung perlahan runtuh menjadi debu Diablo perlahan mengangkat tubuh tuannya Tatapannya kosong Tidak ada amarah Tidak ada kebencian Hanya penyesalan yg begitu dalam "Ayo pulang, Tuanku" "Saya akan membawa Anda kembali ke rumah" Di Tempest Matahari mulai tenggelam Biasanya, saat seperti ini jalanan dipenuhi tawa Anak" berlari sambil memainkan slime kecil Para pedagang sibuk menawarkan dagangan Monster dan manusia bercengkerama tanpa memandang ras Itulah dunia yg dibangun Rimuru Sebuah dunia yg mustahil diwujudkan, hingga ia datang Namun sore itu Langit berubah kelabu Burung" tiba" terbang meninggalkan kota Hewan" di Hutan Jura mengeluarkan suara aneh seolah sedang meratapi sesuatu Shuna berdiri di balkon istana Jantungnya berdetak semakin cepat "Kenapa" "Aku merasa sangat takut" Tak lama kemudian Sebuah gerbang sihir terbuka di depan gerbang utama Tempest Semua penjaga langsung memberi hormat "Raja telah kembali!" Sorak itu menggema Warga yg mendengar segera berlari Anak" tersenyum bahagia Mereka yakin sang Raja Iblis telah pulang membawa kemenangan Namun Yg pertama keluar bukanlah Rimuru Melainkan Diablo Ia berjalan perlahan Dengan kepala tertunduk Di kedua lengannya Ia membawa tubuh Rimuru Seluruh kota mendadak sunyi Tidak ada yg berbicara Tidak ada yg bernapas Seorang anak kecil melangkah maju "Rimuru.-sama" "Kenapa tidur?" Ibunya segera memeluknya erat Air matanya mengalir tanpa bisa dihentikan Benimaru keluar dari gerbang Tubuhnya penuh luka Ia memandang rakyat Tempest Lalu menarik napas panjang Dengan suara yg hampir hancur Ia berkata, "Raja kita" "Telah gugur" Kalimat itu terdengar sederhana Namun seakan menjadi palu yg menghancurkan seluruh harapan Jeritan memenuhi kota Ada yg jatuh pingsan Ada yg menangis histeris Ada pula yg hanya terduduk tanpa mampu mengeluarkan suara Mereka tidak percaya Mereka tidak ingin percaya Di dalam istana Shion berlari secepat mungkin "Tidak!" "Itu bohong! "Lord Rimuru tidak mungkin kalah!" Ia mendorong smua orang yg menghalangi jalannya Begitu memasuki aula Langkahnya berhenti Di depan sana Tubuh Rimuru dibaringkan dengan tenang Wajahnya tetap tersenyum Seolah sedang tertidur setelah bekerja terlalu keras Shion mendekat perlahan Tangannya gemetar "L-Lord Rimuru..." Ia menggenggam tangan Rimuru Dingin Tidak ada kehangatan sedikit pun "Bangun..." "Aku sudah membuat makanan favoritmu" "Aku berjanji rasanya kali ini lebih enak" Tidak ada jawaban Shion mulai tertawa kecil Tawa yang terdengar begitu menyakitkan "Leluconmu jelek sekali." "Ayo bangun." "Katakan kalau makananku masih gagal." Air matanya jatuh satu per satu ke tangan Rimuru Namun tangan itu tetap diam Akhirnya Shion memeluk tubuh Rimuru erat Tangisnya pecah memenuhi aula Tangisan yang membuat seluruh orang yang mendengarnya ikut menundukkan kepala Shuna datang beberapa saat kemudian Ia tidak berteriak Ia tidak menangis Ia hanya duduk di samping kakaknya Lalu merapikan rambut biru Rimuru yang sedikit berantakan Seperti yang selalu ia lakukan setiap pagi Dengan senyum yang dipaksakan Ia berkata pelan, "Rimuru-sama " "Selamat datang di rumah " " Anda pasti lelah " Kalimat itu sederhana Namun justru membuat Diablo menutup wajahnya Benimaru menggigit bibir hingga berdarah Bahkan para prajurit yang telah berusaha tegar sejak medan perang akhirnya ikut menangis Karena semua orang tahu Rimuru memang sudah pulang Tetapi Ia tidak akan pernah pergi lagi Di luar istana Ribuan warga Tempest mulai berkumpul Mereka menyalahkan lilin Tidak ada yg diperintahkan Tidak ada upacara Semua terjadi dengan sendirinya Seluruh kota berubah menjadi lautan cahaya Tidak terdengar percakapan Yg terdengar hanyalah isak tangis Malam itu Tak ada satu pun rumah yg memadamkan lampuny semua orang berharap jika mereka trus menunggu mungkin besok pagi Raja mereka akan kembali
I love new drop prices 🤫 #nello #nellosuperglow #nellodrink @Nello
When the lion 🦁Hungry He eats🥩 #lion #hungry
🥹❤️🩹#foryou #foryoupage #onemillionaudition #viralvideo #viral
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy