@gui_geld2: #empreendedorismo #sucesso #liberdadefinanceira

Guilherme Geld
Guilherme Geld
Open In TikTok:
Region: BR
Wednesday 30 July 2025 14:20:57 GMT
228273
18182
1689
2954

Music

Download

Comments

silvzcmvazio
╋━ :
alguém me ajuda?
2026-01-06 10:17:12
19
murdoc_sz
Nicotina ⁉️💭 :
alguém pode ensinar?
2026-04-13 19:54:34
8
toroinue6
⤷ ゛ ジュフ ˎˊ˗ :
por onde começa?
2026-03-13 20:02:40
7
o_g4briel_
🌀 :
alguém ensina?
2025-12-07 13:15:35
13
futsalww
01damídia𓅨 :
ajuda
2025-12-07 21:07:47
11
sofiacadalva
Sofia Cadalva :
alguém me ensina?
2025-10-18 22:18:12
15
guh.fee
guga :
Alguém pode me ajudar quero começar nisso
2026-01-13 19:20:05
6
eu_everson1
eu_zoio :
alguém que ajuda?
2026-02-04 00:35:55
5
felipe.24223
Felipe 242 :
me ajuda
2025-10-27 22:22:32
8
flavin_0fc1
flavin :
Alguém me ajuda, quero começa porem não sei por onde
2026-02-13 10:21:27
7
pitchula.rr
Luan C. Rossi :
Alguém me ajuda?
2026-02-18 02:16:09
11
vitrineshopth
ThiagoStore :
Quero aprender
2025-10-07 14:09:29
5
tfdachados
cortes_daianecava2 :
Alguém me ajuda pfvr
2025-12-25 17:13:28
19
u850423
u8 :
alguém ensina
2025-10-17 13:28:48
18
levelupedits85
opinião rápida :
alguém pode me ajudar?
2026-01-06 22:23:30
18
curiosidade_do.mundo.tod
curiosidades?? :
alguém me ajuda??
2026-01-09 14:28:09
6
kan4k8
kan4ki :
alguém me ajuda?
2026-01-22 17:15:23
5
silvabiaa65
silvabiaa :
alguém me ajuda 🥹
2026-01-16 13:57:03
5
oliveiraaa.ss
oliveira✂️ :
alguém ensina?
2025-09-26 18:31:26
5
eduzn71
mr :
ta por onde eu começo
2026-03-05 18:45:15
8
eyxzcrisz_
eyxzcrisz_ :
Alguém ajuda?
2025-10-07 18:10:41
23
millionsilva
neafeas :
eu tentei de várias formas, mais ate agr nada
2025-10-06 23:05:10
5
iitsizaa
Isaa :
Queria aprender
2025-10-11 02:39:43
21
nogueira.xjr
𝙽𝚘𝚐𝚞𝚎𝚒𝚛𝚊✞︎ꨄ︎ :
me ensina gnt pfvr
2025-10-16 13:34:30
16
_segredosdaia
OrdepGadgets :
não sei como começar,
2026-03-13 00:41:36
7
To see more videos from user @gui_geld2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About