@wildyles: It’s all fun and games until to take a wallball to the nuts #crossfit #fail

wildyles
wildyles
Open In TikTok:
Region: GB
Friday 01 August 2025 17:41:25 GMT
80452
1976
100
1125

Music

Download

Comments

nullispointer
GN 🏴󠁧󠁢󠁷󠁬󠁳󠁿 :
if only this could've been predicted
2025-08-02 12:07:10
607
jamesn122344
jamesn122344 :
Completely optional btw
2025-08-01 21:54:02
210
lfupascalmattia
Jurgen Leitner :
it was bound to happen 😭
2025-08-02 23:37:54
0
crightonpetservices
Crighton Pet Services :
I know badminton training when I see it 👀
2025-08-02 08:12:57
145
engolnfrihamn
Engoln Frihamn :
hows the knees after that, i just got secondhand pain seeing this
2025-08-02 12:55:49
22
bearybry
BearyBry :
Well that was obviously going to happen.
2025-08-02 12:55:10
26
odinstaco
Odin's Taco :
What injury are you training for?
2025-08-02 17:39:57
19
dobbby420
Dobby 420🍃 :
Has to be a CrossFit gym
2025-08-02 09:07:31
8
stephenpaulodin
Stephen Paul70 :
Saw that coming
2025-08-02 20:46:19
0
ajaxstrongman
AjaxStrongman :
Mate the fact you did the sit up after is impressive I’d have been lay there 🤣🤣🤣
2025-08-12 20:52:14
1
downlimit
DownLiMit :
War so vorhersehbar das das passiert 🤣👍🏻
2025-08-02 21:12:39
3
tmhrknn
tmhrknn :
what if... ... yeah, that
2025-08-02 15:47:34
2
whatsupmylennial
WhatsUpMyLennial :
"how could I have known this could happen? I am innocent, blameless, the gods have forsaken me"
2025-08-02 16:46:11
2
user5417063020872
Joe Fellows317 :
We all thought about it and then it happened.
2025-08-02 17:25:44
2
chrisconnection
ChrisConnection :
Wait until you see him bench press with his ankles next to his ears…
2025-08-02 20:26:37
1
der_schwarzwald_angler
der_Schwarzwald_Angler :
und ich wollte noch fragen ob er einen hodenschutz hat 😂😂😂 hat sich erledigt 🍳🍳
2025-08-27 17:00:38
0
nutter69698
Nutter6969 :
didn't see that coming
2025-08-19 14:02:41
0
tomforesthavefun
Tom Forest :
Wasn’t what you were trying to do 🧐😂
2025-08-11 12:18:53
0
chrunchybubblebutt
Pinkmelon :
What do you think was going to happen 🤷🏻‍♀️
2025-08-11 04:17:09
0
davidhorsted
David Horsted :
got to wear a cup from now on. 🤣
2025-08-02 21:03:59
0
pr49matic
Rune 🇩🇰🇫🇴 :
That's exactly why I don't exercise 🤣
2025-08-02 17:53:39
0
joel8117
Eeee :
How else was this going to end
2025-08-02 17:06:40
0
geminitom2
Gemini Tom :
What did he think was gonna happen 😂
2025-08-02 17:06:56
0
user720428966
NotSoVirginMary :
I'm interested in the thought process 😂
2025-08-02 21:11:34
0
giuse00876
Giuse00876 :
cosa si aspettava che andava sempre bene
2025-08-02 20:37:55
0
To see more videos from user @wildyles, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SANGGAR BURUNG RUAI MENJADI WADAH PELESTARIAN BUDAYA DAYAK DIKOTA BANJARBARU Sanggar Burung Ruai menjadi salah satu wadah pelestarian budaya Dayak yang terus konsisten menampilkan karya seni. Sanggar yang berdiri sejak Februari 2020 ini diketuai oleh Alferina Rekcson, dan berawal hanya dari tiga orang anggota di masa pandemi Covid-19. “Awalnya hanya kami bertiga yang ingin tarian Dayak tetap ada, khususnya dalam acara pernikahan. Dari situlah Sanggar Burung Ruai terbentuk, meski mulanya belum memakai nama itu,” ungkap Alferina. Seiring waktu, minat generasi muda terhadap kesenian daerah semakin tumbuh. Banyak pelajar dan remaja dari berbagai daerah yang menempuh pendidikan di Banjarbaru bergabung untuk belajar sekaligus melestarikan budaya Dayak. Sanggar Burung Ruai kemudian resmi terdaftar di Dispora Banjarbaru dan kerap dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah. “Puji Tuhan, kami mendapat dukungan penuh dari Dispora. Misi kami memang untuk memajukan dan mengenalkan budaya Dayak kepada masyarakat luas,” tambah Alferina. Tak hanya di Banjarbaru, sanggar ini juga mulai membuka pelatihan seni di Banjarmasin, termasuk untuk anak-anak usia dini. Salah satu pencapaian membanggakan, keterlibatan Sanggar Burung Ruai dalam film layar lebar Racun Sangga. “Awalnya kami diminta tampil menari saat Festival. Namun dalam waktu singkat, ternyata penampilan itu berlanjut menjadi bagian dari syuting film. Luar biasa sekali karena tarian asli Dayak yang kami bawakan sesuai dengan alur cerita film tersebut,” jelasnya. Pada Festival Seni dan Pawai Budaya Banjarbaru 2025 di Lapangan Murjani, Sanggar Burung Ruai kembali tampil memikat dengan berbagai kreasi, mulai dari fashion show hasil kolaborasi dengan Gusti Alia Collection, hingga tarian khas Dayak seperti tarian mandau dan penampilan alat musik sape. Alferina menegaskan, Sanggar Burung Ruai terbuka untuk kolaborasi serta terus mengembangkan kreativitas, termasuk merancang busana-busana tari dan kostum etnik. “Kami membawa semangat Dayak global, yakni gabungan Dayak Ma’anyan, Dayak Ngaju, dan Dayak Kalbar,” tutupnya.
SANGGAR BURUNG RUAI MENJADI WADAH PELESTARIAN BUDAYA DAYAK DIKOTA BANJARBARU Sanggar Burung Ruai menjadi salah satu wadah pelestarian budaya Dayak yang terus konsisten menampilkan karya seni. Sanggar yang berdiri sejak Februari 2020 ini diketuai oleh Alferina Rekcson, dan berawal hanya dari tiga orang anggota di masa pandemi Covid-19. “Awalnya hanya kami bertiga yang ingin tarian Dayak tetap ada, khususnya dalam acara pernikahan. Dari situlah Sanggar Burung Ruai terbentuk, meski mulanya belum memakai nama itu,” ungkap Alferina. Seiring waktu, minat generasi muda terhadap kesenian daerah semakin tumbuh. Banyak pelajar dan remaja dari berbagai daerah yang menempuh pendidikan di Banjarbaru bergabung untuk belajar sekaligus melestarikan budaya Dayak. Sanggar Burung Ruai kemudian resmi terdaftar di Dispora Banjarbaru dan kerap dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah. “Puji Tuhan, kami mendapat dukungan penuh dari Dispora. Misi kami memang untuk memajukan dan mengenalkan budaya Dayak kepada masyarakat luas,” tambah Alferina. Tak hanya di Banjarbaru, sanggar ini juga mulai membuka pelatihan seni di Banjarmasin, termasuk untuk anak-anak usia dini. Salah satu pencapaian membanggakan, keterlibatan Sanggar Burung Ruai dalam film layar lebar Racun Sangga. “Awalnya kami diminta tampil menari saat Festival. Namun dalam waktu singkat, ternyata penampilan itu berlanjut menjadi bagian dari syuting film. Luar biasa sekali karena tarian asli Dayak yang kami bawakan sesuai dengan alur cerita film tersebut,” jelasnya. Pada Festival Seni dan Pawai Budaya Banjarbaru 2025 di Lapangan Murjani, Sanggar Burung Ruai kembali tampil memikat dengan berbagai kreasi, mulai dari fashion show hasil kolaborasi dengan Gusti Alia Collection, hingga tarian khas Dayak seperti tarian mandau dan penampilan alat musik sape. Alferina menegaskan, Sanggar Burung Ruai terbuka untuk kolaborasi serta terus mengembangkan kreativitas, termasuk merancang busana-busana tari dan kostum etnik. “Kami membawa semangat Dayak global, yakni gabungan Dayak Ma’anyan, Dayak Ngaju, dan Dayak Kalbar,” tutupnya.

About