Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@sachbonmoon: Bộ tranh treo tường 14 chủ đề cho bé #tranhtreotuongchobe #tranhtreotuong14chudechobe #xh #viral #xuhuong #tiemsachbonmoon #sachhinhanhchobe
BonMoon
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 02 August 2025 12:33:21 GMT
12096
15
0
3
Music
Download
No Watermark .mp4 (
8.47MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
8.47MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @sachbonmoon, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
পৃথিবীর সবচেয়ে ভয়ংকর জায়গা 🥲🙏@𝐑𝐚𝐘𝐇𝐚𝐧 @-ব্যক্তিত্বহীন-❤️🩹🙂
سرائکی جھومر۔ڈھول ڈانس۔۔شادی میلہ.. culture#viral #foryoupagе #trending #tiktok
best couple forever 💘🫶🏻 #loveyou #mahrez #dzpower #explore #mahrez @TaylorWard
#patrickjane #thementalist #thementalistedit #foryoupagе #foryou
Tjoet Nyak Meutia atau Cut Meutia (15 Februari 1870 – 24 Oktober 1910)adalah pahlawan nasional lndonesia yang berasal dari Aceh. --------------------------------------- "ASAL KELUARGA" Ia juga berasal dari hasil pernikahan antara Teuku Ben Daud Pirak dengan Cut Jah. ------------------------------------- "AWAL KISAH SAMPAI AKHIR HAYATNYA" Awalnya Tjoet Meutia melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama suaminya Teuku Muhammad atau Teuku Tjik Tunong. Namun pada bulan Maret 1905, Tjik Tunong berhasil ditangkap Belanda dan dihukum mati di tepi pantai Lhokseumawe. Sebelum meninggal, Teuku Tjik Tunong berpesan kepada sahabatnya Pang Nanggroe agar mau menikahi istrinya dan merawat anaknya Teuku Raja Sabi. Tjoet Meutia kemudian menikah dengan Pang Nanggroe sesuai wasiat suaminya dan bergabung dengan pasukan lainnya di bawah pimpinan Teuku Muda Gantoe. Pada suatu pertempuran dengan Korps Marechausée di Paya Cicem, Tjoet Meutia dan para wanita melarikan diri ke dalam hutan. Pang Nagroe sendiri terus melakukan perlawanan hingga akhirnya tewas pada tanggal 26 September 1910. Tjoet Meutia kemudian bangkit dan terus melakukan perlawanan bersama sisa-sisa pasukannya. Ia menyerang dan merampas pos-pos kolonial sambil bergerak menuju Gayo melewati hutan belantara. Namun pada tanggal 24 Oktober 1910, Tjoet Meutia bersama pasukannya bentrok dengan Marechausée di Alue Kurieng. Dalam pertempuran itu Tjoet Njak Meutia gugur. Pada tanggal 19 Desember 2016, atas jasa-jasanya, Pemerintah Republik Indonesia, mengabadikannya dalam pecahan uang kertas rupiah baru Republik Indonesia, pecahan Rp1.000.[1]#fyp #cutmeutia #pahlawannasionalaceh #kaumperempuan #aceh #lndonesia
#桂家团播 #小佳琪桂家🖤 #小佳琪 #viral #ilovetiktok
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy