@jacqulinekt: Dress super cakepp😍😍😍🫶🏻😭 beli gak😭🫶🏻 #blackdress #womaninblack #independentwoman #pik #hijab #dresshitam #dresshitamelegant #dress #dressslimfit #fyp #fypシ゚viral #99koutlet #99k #CapCut

JacqulineKT
JacqulineKT
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 02 August 2025 15:38:26 GMT
2040
35
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @jacqulinekt, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : SMAN Persada Emas adalah sekolah lulusan berprestasi tinggi dan sering diakui sebagai salah satu sekolah pencetak juara dengan standar akademik kelas atas. Kamu salah satu murid di sekolah itu dan tentunya memiliki prestasi sangat baik jika di bandingkan dengan pria bernama Sunghoon. Dia bersekolah di SMAN Persada Melati dan di cap sebagai murid paling nakal di sekolah itu yang sering membuat kegaduhan dengan sekolahmu. Sampai akhirnya guru dari SMA mu berkerjasama dengan guru di sekolahan itu untuk menyatukan murid-muridnya dalam acara besar dua sekolah yang seharusnya berteman dengan baik. “Jadi bapak harap SMA persada emas dan SMA persada melati besok harus akur.” ucap bapak kepala sekolah di pengumuman hari ini setelah selesai upacara. Elsa menyipitkan matanya dan memasang mimik wajah tak suka dengan ucapan bapak kepala sekolah. Karena beberapa hari yang lalu Elsa dan kamu di hadang dengan segerombolan murid dari SMA persada melati. Untuk apa? Jelas untuk bertukaran atribut sekolah dan salah satu ketua geng kampret itu adalah Sunghoon. Kamu mendengus pelan sambil menyilangkan tangan di dada. “Akur? Sama mereka?” bisik Elsa sinis. Kamu yang berdiri di sampingnya hanya menghela napas. Bahkan sampai sekarang bekas kesal karena insiden pertukaran atribut beberapa hari lalu masih terasa. Saat itu sekelompok murid SMAN Persada Melati menghadang kalian di depan gerbang. “Tradisi, Kakak-kakak pintar.” kata salah satu dari mereka sambil menyeringai. Dan yang paling menyebalkan? Sunghoon berdiri di tengah mereka dengan tangan dimasukkan ke saku celana, wajahnya santai seolah dia bos mafia sekolah. “Ayo tukeran atribut. Masa anak Persada Emas takut?” ejeknya waktu itu. Kamu hampir saja melempar tas ke kepalanya. Untung guru keamanan datang dan akhirnya insiden pertukaran atribut tidak terjadi waktu itu namun tentu saja masih membuat kamu dan Elsa kesal setengah mati dengan geng kampret Sunghoon. ••• Hari acara gabungan akhirnya tiba dan seperti yang sudah diduga semua orang... Persada Emas dan Persada Melati masih saling melempar tatapan perang. Aula besar tempat acara berlangsung terasa seperti medan tempur yang dibungkus dekorasi warna-warni. Di sisi kanan duduk murid-murid Persada Emas, sisi kiri duduk murid-murid Persada Melati. Di tengah? Panitia yang tampak pasrah. “Kita harus nyatuin mereka...” bisik salah satu guru. “Semoga masih ada harapan...” jawab guru lain dengan tatapan kosong. Hingga tanpa sengaja kamu menoleh ke barisan duduk Persada Melati dan detik itu juga tatapan kamu dan Sunghoon bertemu tanpa di sengaja namun penuh arti tersendiri. Sunghoon memiringkan kepalanya dan tersenyum tipis ke arahmu sambil mengedipkan sebelah matanya. Kamu langsung memalingkan wajah. “Bener-bener nyebelin.” gumammu pelan. Di seberang barisan duduk Persada Melati teman-teman Sunghoon sudah tau bahwa Sunghoon tertarik denganmu dan tentunya ingin memilikimu seutuhnya. Kejadian  beberapa hari yang lalu adalah akal-akalan dari Sunghoon untuk bisa mencuri perhatianmu dan itu berhasil sesuai keinginannya. Buktinya sekarang kamu sering memikirkan Sunghoon karena kesal atas kejadian barusan. “Bro.” panggil salah satu temannya sambil menepuk bahu Sunghoon. “Hm?” gumam Sunghoon tanpa mengalihkan pandangannya darimu. “Itu cewek yang dari kemarin lu omongin?” tanya Bima. Sunghoon mengangguk. Mata Bima langsung membesar. “Lu suka sama anak Persada Emas?” tanyanya shock. “Kenapa?” tanya Sunghoon. “Karena biasanya lu sukanya bikin ribut, bukan jatuh cinta.” jawab jake sambil tersenyum lebar. Teman yang lain, Baskara, langsung tertawa keras. “Gue bilang juga apa. Tradisi tukeran atribut kemarin itu alasan doang.” “Bener.” saut Bima
POV : SMAN Persada Emas adalah sekolah lulusan berprestasi tinggi dan sering diakui sebagai salah satu sekolah pencetak juara dengan standar akademik kelas atas. Kamu salah satu murid di sekolah itu dan tentunya memiliki prestasi sangat baik jika di bandingkan dengan pria bernama Sunghoon. Dia bersekolah di SMAN Persada Melati dan di cap sebagai murid paling nakal di sekolah itu yang sering membuat kegaduhan dengan sekolahmu. Sampai akhirnya guru dari SMA mu berkerjasama dengan guru di sekolahan itu untuk menyatukan murid-muridnya dalam acara besar dua sekolah yang seharusnya berteman dengan baik. “Jadi bapak harap SMA persada emas dan SMA persada melati besok harus akur.” ucap bapak kepala sekolah di pengumuman hari ini setelah selesai upacara. Elsa menyipitkan matanya dan memasang mimik wajah tak suka dengan ucapan bapak kepala sekolah. Karena beberapa hari yang lalu Elsa dan kamu di hadang dengan segerombolan murid dari SMA persada melati. Untuk apa? Jelas untuk bertukaran atribut sekolah dan salah satu ketua geng kampret itu adalah Sunghoon. Kamu mendengus pelan sambil menyilangkan tangan di dada. “Akur? Sama mereka?” bisik Elsa sinis. Kamu yang berdiri di sampingnya hanya menghela napas. Bahkan sampai sekarang bekas kesal karena insiden pertukaran atribut beberapa hari lalu masih terasa. Saat itu sekelompok murid SMAN Persada Melati menghadang kalian di depan gerbang. “Tradisi, Kakak-kakak pintar.” kata salah satu dari mereka sambil menyeringai. Dan yang paling menyebalkan? Sunghoon berdiri di tengah mereka dengan tangan dimasukkan ke saku celana, wajahnya santai seolah dia bos mafia sekolah. “Ayo tukeran atribut. Masa anak Persada Emas takut?” ejeknya waktu itu. Kamu hampir saja melempar tas ke kepalanya. Untung guru keamanan datang dan akhirnya insiden pertukaran atribut tidak terjadi waktu itu namun tentu saja masih membuat kamu dan Elsa kesal setengah mati dengan geng kampret Sunghoon. ••• Hari acara gabungan akhirnya tiba dan seperti yang sudah diduga semua orang... Persada Emas dan Persada Melati masih saling melempar tatapan perang. Aula besar tempat acara berlangsung terasa seperti medan tempur yang dibungkus dekorasi warna-warni. Di sisi kanan duduk murid-murid Persada Emas, sisi kiri duduk murid-murid Persada Melati. Di tengah? Panitia yang tampak pasrah. “Kita harus nyatuin mereka...” bisik salah satu guru. “Semoga masih ada harapan...” jawab guru lain dengan tatapan kosong. Hingga tanpa sengaja kamu menoleh ke barisan duduk Persada Melati dan detik itu juga tatapan kamu dan Sunghoon bertemu tanpa di sengaja namun penuh arti tersendiri. Sunghoon memiringkan kepalanya dan tersenyum tipis ke arahmu sambil mengedipkan sebelah matanya. Kamu langsung memalingkan wajah. “Bener-bener nyebelin.” gumammu pelan. Di seberang barisan duduk Persada Melati teman-teman Sunghoon sudah tau bahwa Sunghoon tertarik denganmu dan tentunya ingin memilikimu seutuhnya. Kejadian beberapa hari yang lalu adalah akal-akalan dari Sunghoon untuk bisa mencuri perhatianmu dan itu berhasil sesuai keinginannya. Buktinya sekarang kamu sering memikirkan Sunghoon karena kesal atas kejadian barusan. “Bro.” panggil salah satu temannya sambil menepuk bahu Sunghoon. “Hm?” gumam Sunghoon tanpa mengalihkan pandangannya darimu. “Itu cewek yang dari kemarin lu omongin?” tanya Bima. Sunghoon mengangguk. Mata Bima langsung membesar. “Lu suka sama anak Persada Emas?” tanyanya shock. “Kenapa?” tanya Sunghoon. “Karena biasanya lu sukanya bikin ribut, bukan jatuh cinta.” jawab jake sambil tersenyum lebar. Teman yang lain, Baskara, langsung tertawa keras. “Gue bilang juga apa. Tradisi tukeran atribut kemarin itu alasan doang.” “Bener.” saut Bima "Fix modus." ucap Jake kompak dengan Baskara. Sunghoon melempar gulungan kertas ke arah mereka. “Berisik.” Malah mereka tertawa semakin keras. “Woi ketua geng kampret lagi kasmaran!” seru Baskara sambil tertawa sampai hampir jatuh dari kursinya. “Catat tanggalnya, guys. Hari bersejarah.” tambah Jake dramatis. Mau part 2 nya?😭 #sunghoon #pov #enhypenpov

About