@douu_922: Anh Hùng màn led là gì ạ. Là THẦN 📸:snwlan__ #quanghungmasterd #thenextliveconcert

Hồng Anhh
Hồng Anhh
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 03 August 2025 15:45:58 GMT
3363
231
2
23

Music

Download

Comments

spmasterd07
Support MasterD :
Tuyệt đối điện ảnh- Quang Hùng MasterD
2025-08-04 09:06:06
1
lyna_2_0_14
suu💗 :
bn ơi,bn có thể cho mk xin video đc ko ạ
2025-08-08 10:36:12
0
To see more videos from user @douu_922, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 5,9 hektare di Bukit Lantak, Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kedapatan ditanami kelapa sawit. Lahan itu berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Temuan ini muncul saat Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani meninjau lokasi pada Jumat (16/10/2026), bersama Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro dan Kepala UPT KPHP Dharmasraya Bobby Habibullah. Di lokasi, mereka menemukan bibit sawit yang diperkirakan baru berumur sekitar dua minggu. Lahan yang semestinya dipulihkan justru beralih menjadi calon kebun. Padahal sejak September, Pemkab sudah membentuk Satgas Karhutla hingga tingkat nagari, dan titik api di wilayah itu dilaporkan nihil sejak 23 September. Sampai sekarang belum diketahui siapa yang menanam sawit di sana. Kepolisian sudah memeriksa dua warga yang tinggal di sekitar lokasi sebagai saksi dan mengamankan beberapa batang sawit sebagai barang bukti. Polisi memasang garis polisi di area tersebut, sementara Pemkab memasang plang larangan mengolah, menanam, atau berkebun di bekas karhutla dalam kawasan hutan. Langkah hukum berikutnya menunggu laporan resmi Dinas Kehutanan. “Setelah laporan diterima dan status kawasan dipastikan, kami akan menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan kasus ini,” kata Kartyana. Bupati Annisa meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pemerintah, katanya, akan membantu mencarikan solusi bagi warga yang membutuhkan lahan.
Lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 5,9 hektare di Bukit Lantak, Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kedapatan ditanami kelapa sawit. Lahan itu berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Temuan ini muncul saat Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani meninjau lokasi pada Jumat (16/10/2026), bersama Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro dan Kepala UPT KPHP Dharmasraya Bobby Habibullah. Di lokasi, mereka menemukan bibit sawit yang diperkirakan baru berumur sekitar dua minggu. Lahan yang semestinya dipulihkan justru beralih menjadi calon kebun. Padahal sejak September, Pemkab sudah membentuk Satgas Karhutla hingga tingkat nagari, dan titik api di wilayah itu dilaporkan nihil sejak 23 September. Sampai sekarang belum diketahui siapa yang menanam sawit di sana. Kepolisian sudah memeriksa dua warga yang tinggal di sekitar lokasi sebagai saksi dan mengamankan beberapa batang sawit sebagai barang bukti. Polisi memasang garis polisi di area tersebut, sementara Pemkab memasang plang larangan mengolah, menanam, atau berkebun di bekas karhutla dalam kawasan hutan. Langkah hukum berikutnya menunggu laporan resmi Dinas Kehutanan. “Setelah laporan diterima dan status kawasan dipastikan, kami akan menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan kasus ini,” kata Kartyana. Bupati Annisa meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pemerintah, katanya, akan membantu mencarikan solusi bagi warga yang membutuhkan lahan.

About