@rodrigotombaterra: 🚨Meu Insta caiu. Mas minha voz segue firme! Preciso de vocês. 🚨 Eles podem até derrubar meu Instagram… Mas nunca vão calar minha voz. Fui suspenso injustamente e preciso de vocês mais do que nunca. 😭❤️. Me segue nessa conta, compartilha esse vídeo e comente aqui 👇🏼. #boanoite #corinthians #vaicorinthians #tiktokbrasil #criadordeconteudo #up #fy

RODRIGOTOMBATERRA
RODRIGOTOMBATERRA
Open In TikTok:
Region: BR
Wednesday 06 August 2025 21:13:59 GMT
31760
2318
60
18

Music

Download

Comments

noemiflamenguistas
🇨🇱🇨🇱🇨🇱 :
eu só flamengo mas eu costo do seu video então eu já vou te segui la
2026-09-17 16:43:59
0
mblpartido1
partido missão/MBL :
vc tem muito potencial não fica triste
2025-12-11 02:19:38
0
geozzj
￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ :
muito injusto isso que a Fifa fez
2025-08-06 21:52:10
9
sepmcquenn
MCQUENN_😉 :
receba
2026-04-12 23:32:53
0
rychard.448
rychard.448 :
Cd a tatuagem do gabi gol esperando até hj
2026-05-31 09:27:09
0
dudupyetro07
Dudu lindo😜👻👻💪💪 :
ee
2026-03-01 18:31:03
0
alessandracardoso117
Alessandra 🦋 :
que mundo injusto 😔😔
2025-08-07 09:48:18
1
adrianovenceslau5
Vai Corinthians :
Fé em Deus que vai dar tudo certo
2025-10-04 03:27:13
1
cristiano.oliveira65
Cristiano Oliveira :
vai Corinthians
2025-08-08 20:42:34
1
leilareginadelima1
user7665561826131 :
Deus é contigo parceiro
2025-08-07 02:03:30
1
aquela_frase_br
aquela_frase :
mn, é complicado, por causa de uma simples TV ligada no jogo
2025-08-12 18:34:46
1
marlonymoura1
Marlony Moura :
sou palmeirense mais acompanho vc
2025-08-12 16:44:14
1
ceica.12345ce
ceica098765 :
força. tamos juntos
2025-08-07 01:39:02
1
maykonfreiitas014
talibã :
tudo vai dá certo 🙌🏽🖤🤍
2025-08-07 09:17:38
1
william.15santiag
willian🌻🌻🌱🌱 :
Deus glória fé Jesus Cristo lá mãe pai irmã Willian
2025-10-15 02:14:27
0
rafael_oficial005
RAFAEL_OFICIAL :
oxi então era pra então era pra TNT ser banida pq eles botam jogos ao vivo no tkk 😂
2025-10-10 23:15:23
0
moreirasalles32
João_Bené 🏆 :
alguém quer ajuda?
2025-08-22 19:27:53
0
p.off5
P :
Alguém precisando de ajuda ?
2025-08-13 22:24:45
0
deyverjunior0
almeidsw_ :
Ei
2025-08-07 14:24:34
0
cod_iyou
Cold.iyou :
kakaka
2026-09-05 10:56:51
0
menozinrobbin
menozinrobbin :
tamo junto mn
2025-08-22 15:24:49
0
davizzinho2012
Davi Renan :
injustiça
2025-08-07 18:20:44
0
deyverjunior0
almeidsw_ :
Sou palmeirense mas vou te ajudar
2025-08-07 14:24:46
0
douglasdossantosdarocha
Douglas dos Santos da rocha :
vamos pra cima mn
2025-08-07 13:53:31
0
To see more videos from user @rodrigotombaterra, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Blora — Puluhan warga Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, menutup akses jalan desa sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang diduga dipicu mobilisasi kendaraan proyek peningkatan Jalan Japah–Tunjungan. Warga menilai pihak kontraktor belum menepati janji untuk memperbaiki jalan desa yang terdampak. “Aksi penutupan jalan ini kami lakukan setelah kesabaran warga habis. Kerusakan jalan tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh,” kata Keluk Pristiwahana, warga terdampak, pada Selasa (31/3/2026). Proyek jalan senilai Rp27,9 miliar yang bersumber dari APBN melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) 2025 itu, menurut warga, membawa dampak serius bagi infrastruktur desa.  Keluk menyebut sebelumnya telah ada komitmen dari pihak pelaksana proyek untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula. Ia menilai beban kendaraan proyek jauh melampaui kapasitas jalan desa yang sebelumnya hanya dilalui kendaraan ringan. Akibatnya, sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, mulai dari paving pecah, amblas, hingga bergelombang. Kerusakan terparah terjadi pada ruas paving sepanjang lebih dari 900 meter. “Sekarang jalan jadi berbahaya. Banyak yang amblas, becek, dan bergelombang. Dulu paving, sekarang justru seperti jalur ekstrem akibat truk proyek yang tiap hari melintas,” ujarnya. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya curah hujan yang membuat tambalan sementara semakin tidak bertahan lama. Kepala Desa Sambongrejo, Siswadi, membenarkan adanya aksi protes tersebut. Ia menyebut kerusakan jalan telah terjadi sejak awal mobilisasi kendaraan proyek. Menurutnya, telah ada kesepakatan tertulis antara pemerintah desa dan pihak pelaksana proyek terkait penggunaan jalan desa, yang ditandatangani pada 14 November 2025. “Memang ada kesepakatan bersama. Sekarang warga menagih janji agar jalan desa yang rusak segera diperbaiki,” kata Siswadi. Ia mengungkapkan, pemerintah desa telah beberapa kali menagih komitmen tersebut sejak November 2025 hingga Februari 2026. Namun, perbaikan dinilai belum maksimal. “Waktu dihubungi, mandornya disebut sedang di Palembang. Februari sempat ada yang datang, tapi hanya mengirim lima rit material grosok untuk dua titik,” jelasnya. Menurut Siswadi, bantuan tersebut tidak sebanding dengan total kerusakan yang mencapai sekitar 1,6 kilometer, terdiri dari sekitar 900 meter di Dukuh Gunungrowo dan 600–700 meter di wilayah Desa Kalangan. “Perbaikan pun dilakukan secara swadaya oleh warga. Dari kontraktor hanya kirim material. Ini yang membuat warga semakin kecewa,” ujarnya. Padahal, lanjutnya, jalan tersebut sebelumnya dalam kondisi baik karena telah dipavingisasi oleh pemerintah desa. Kerusakan jalan kini mulai mengganggu aktivitas warga, terutama menjelang musim panen tebu, padi, dan komoditas pertanian lainnya yang membutuhkan akses distribusi. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Blora menyatakan siap memfasilitasi keluhan warga. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Nidzamudin Al Hudaa, mengatakan pihaknya akan menjembatani komunikasi antara warga dan pihak terkait. “Kami akan memfasilitasi dan mengkomunikasikan ke pihak PPPK Inpres Jalan Daerah serta BBPJN, karena itu menjadi kewenangan mereka,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terkait kemungkinan sumber anggaran perbaikan. “Jika desa mengajukan rehabilitasi melalui kabupaten akan kami tindak lanjuti. Namun, bisa juga melalui kontraktor lewat BBPJN jika warga menghendaki jalan dikembalikan seperti semula,” katanya. Sebagai informasi, proyek peningkatan Jalan Japah–Tunjungan sepanjang 6 kilometer tersebut dikerjakan oleh PT Mitra Wardhana di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Jawa Tengah. Selama pengerjaan, truk bertonase besar kerap melintasi jalan desa Sambongrejo yang berstruktur paving block. #indonesia🇮🇩 #desa #warga62 #fyp #blora
Blora — Puluhan warga Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, menutup akses jalan desa sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang diduga dipicu mobilisasi kendaraan proyek peningkatan Jalan Japah–Tunjungan. Warga menilai pihak kontraktor belum menepati janji untuk memperbaiki jalan desa yang terdampak. “Aksi penutupan jalan ini kami lakukan setelah kesabaran warga habis. Kerusakan jalan tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh,” kata Keluk Pristiwahana, warga terdampak, pada Selasa (31/3/2026). Proyek jalan senilai Rp27,9 miliar yang bersumber dari APBN melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) 2025 itu, menurut warga, membawa dampak serius bagi infrastruktur desa. Keluk menyebut sebelumnya telah ada komitmen dari pihak pelaksana proyek untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula. Ia menilai beban kendaraan proyek jauh melampaui kapasitas jalan desa yang sebelumnya hanya dilalui kendaraan ringan. Akibatnya, sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, mulai dari paving pecah, amblas, hingga bergelombang. Kerusakan terparah terjadi pada ruas paving sepanjang lebih dari 900 meter. “Sekarang jalan jadi berbahaya. Banyak yang amblas, becek, dan bergelombang. Dulu paving, sekarang justru seperti jalur ekstrem akibat truk proyek yang tiap hari melintas,” ujarnya. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya curah hujan yang membuat tambalan sementara semakin tidak bertahan lama. Kepala Desa Sambongrejo, Siswadi, membenarkan adanya aksi protes tersebut. Ia menyebut kerusakan jalan telah terjadi sejak awal mobilisasi kendaraan proyek. Menurutnya, telah ada kesepakatan tertulis antara pemerintah desa dan pihak pelaksana proyek terkait penggunaan jalan desa, yang ditandatangani pada 14 November 2025. “Memang ada kesepakatan bersama. Sekarang warga menagih janji agar jalan desa yang rusak segera diperbaiki,” kata Siswadi. Ia mengungkapkan, pemerintah desa telah beberapa kali menagih komitmen tersebut sejak November 2025 hingga Februari 2026. Namun, perbaikan dinilai belum maksimal. “Waktu dihubungi, mandornya disebut sedang di Palembang. Februari sempat ada yang datang, tapi hanya mengirim lima rit material grosok untuk dua titik,” jelasnya. Menurut Siswadi, bantuan tersebut tidak sebanding dengan total kerusakan yang mencapai sekitar 1,6 kilometer, terdiri dari sekitar 900 meter di Dukuh Gunungrowo dan 600–700 meter di wilayah Desa Kalangan. “Perbaikan pun dilakukan secara swadaya oleh warga. Dari kontraktor hanya kirim material. Ini yang membuat warga semakin kecewa,” ujarnya. Padahal, lanjutnya, jalan tersebut sebelumnya dalam kondisi baik karena telah dipavingisasi oleh pemerintah desa. Kerusakan jalan kini mulai mengganggu aktivitas warga, terutama menjelang musim panen tebu, padi, dan komoditas pertanian lainnya yang membutuhkan akses distribusi. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Blora menyatakan siap memfasilitasi keluhan warga. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Nidzamudin Al Hudaa, mengatakan pihaknya akan menjembatani komunikasi antara warga dan pihak terkait. “Kami akan memfasilitasi dan mengkomunikasikan ke pihak PPPK Inpres Jalan Daerah serta BBPJN, karena itu menjadi kewenangan mereka,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terkait kemungkinan sumber anggaran perbaikan. “Jika desa mengajukan rehabilitasi melalui kabupaten akan kami tindak lanjuti. Namun, bisa juga melalui kontraktor lewat BBPJN jika warga menghendaki jalan dikembalikan seperti semula,” katanya. Sebagai informasi, proyek peningkatan Jalan Japah–Tunjungan sepanjang 6 kilometer tersebut dikerjakan oleh PT Mitra Wardhana di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Jawa Tengah. Selama pengerjaan, truk bertonase besar kerap melintasi jalan desa Sambongrejo yang berstruktur paving block. #indonesia🇮🇩 #desa #warga62 #fyp #blora

About