@keeperone_pe: 120 guante + licra #guantesdeportero #goalkeepergloves #gkgloves #guantiportiere #portiere

Keeper one
Keeper one
Open In TikTok:
Region: PE
Wednesday 06 August 2025 22:24:21 GMT
67228
2637
81
199

Music

Download

Comments

mazzetty009
Mazzetty :
infooo
2025-08-28 13:29:00
0
elpobre066
Darío :
yo quiero
2025-08-07 01:48:37
1
.elvistec
Elvis :
Desconfio que no me quede
2025-09-03 04:46:57
1
ricardodelacruz574
ricardo de la cruz :
dónde se ubica ?
2025-08-07 13:05:30
1
alfombrasypisosvinil
Alfombra y pisos👷🇵🇪✅ :
Para lima licras busos
2025-09-11 13:06:49
0
.sumir2
JOULE SUMIRE 🎙️💎📚⚽ :
Cómo lo adquiero quiero color blanco talla 8 para arequipa
2025-08-07 01:37:58
2
jhonefe25
jhonefejf4 :
para los olivos?
2025-09-03 20:06:32
0
jeffvasquez141
Jeff -Geral 🤍 :
el color de la licra puede ser otro o un amarillo!?
2025-08-06 22:57:50
1
saul72301504
saul72301504 :
Estoy interesado
2025-08-30 18:30:46
0
sandro_2001
𝕊𝕒𝕟𝕕𝕣𝕠 :) 🐾 :
información
2025-08-07 11:10:32
1
felixhernan46sc
🇵🇪FELIX🩵GATO🩵SC🇵🇪 :
lo quiero
2025-08-06 23:44:28
1
aqch05
Alfre Q Ch :
envios a provincia
2025-08-07 00:15:27
1
lpez.escobar46
López Escobar :
120
2025-08-07 02:07:04
1
user36115050616396
..... :
donde
2025-08-06 22:43:07
1
1bnmn.1
♣️🪫♥️1%🪫b€n¥@m¶n 🪫1%♥️🪫♣️ :
pedidos
2025-08-06 22:38:44
1
kevyn.zarpan0
Kevyn Zarpan :
Envios a provincia?
2025-08-07 02:35:04
1
amaialessi
carlos hedman :
yo las quiero brow
2025-08-07 05:03:09
1
gary.barbertattoo
GARY BARBER TATTOO :
en qué lugar te encuentras ?
2025-08-07 00:23:59
1
denispalominocorn
Koyac :
número
2025-08-07 13:26:24
1
terwalguti
🆆🅰🅻 🅶🆄🆃🅸 :
hola para provincia san roman
2025-09-10 18:41:25
0
antonycasas6
Antony Casas :
deseo esta
2025-10-02 05:25:35
0
minigatoscervecero
custodioz15 :
sigue disponible por favor 😭🙏🙏🙏
2026-05-19 04:20:20
0
hmanuelcorrea
H MANUEL CORREA 😎 :
precio
2025-09-22 01:10:22
0
roberto.junior.mu
RJ 29 :
yo quiero
2026-05-10 03:31:25
0
userfoj7mqome2
🌴🦋Miriam🌴🦋 :
es polo de portero
2025-08-07 16:06:07
0
To see more videos from user @keeperone_pe, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV 1 | cowo culun yang memakai kacamata berbentuk kotak yang sedikit miring, seragam sekolah yang selalu rapih tanpa satu lipatan pun, dasi yang selalu terpasang sempurna, dan wajah yang hampir tidak pernah menunjukkan ekspresi apapun… itulah keonho.  Semua orang di sekolah mengenalnya, atau setidaknya mereka pikir mereka mengenalnya. Setiap hari keonho selalu duduk dekat jendela sambil menulis sesuatu di buku kecil miliknya. Tidak pernah ikut bercanda, tidak pernah mengobrol, bahkan tidak pernah marah saat ada yang mengejeknya. “Eh culun, belajar mulu mau jadi profesor lo? .”  “Kacamata lu miring tuh.” Tapi keonho tidak pernah membalas.  Dia cuma diam. Sampai kadang orang-orang bingung, apa dia memang ga peduli… atau memang ga ada yang cukup penting buat dia peduli? Beda dengan kamu. Kamu bukan orang yang dekat sama keonho, tapi entah kenapa kamu selalu merasa ada sesuatu yang aneh dari dia. Terlalu tenang. Terlalu dingin. Terlalu dibuat-buat. Kamu pernah ngajak dia ngobrol dan dibalas singkat, “ga usah.” Cuma satu kalimat itu. Tapi anehnya kamu ga sakit hati, malah makin penasaran. Sampai malam itu datang. Malam saat kamu disuruh ibu kamu ke supermarket. Jalan pulang yang biasanya biasa aja malam itu terasa beda. Gang sempit, lampu redup. Sampai akhirnya beberapa preman mulai mengganggu kamu. Kamu mundur, mereka malah maju. Dan tepat saat suasana mulai bikin takut— BRRRRRMMMM— suara motor terdengar kencang dari ujung gang. Sebuah motor besar berhenti tepat di depanmu. Pengendaranya turun. Helm full face hitam, jaket kulit, dan aura yang benar-benar berbeda. Para preman tadi langsung diam. Pria itu cuma bilang satu kata.
POV 1 | cowo culun yang memakai kacamata berbentuk kotak yang sedikit miring, seragam sekolah yang selalu rapih tanpa satu lipatan pun, dasi yang selalu terpasang sempurna, dan wajah yang hampir tidak pernah menunjukkan ekspresi apapun… itulah keonho. Semua orang di sekolah mengenalnya, atau setidaknya mereka pikir mereka mengenalnya. Setiap hari keonho selalu duduk dekat jendela sambil menulis sesuatu di buku kecil miliknya. Tidak pernah ikut bercanda, tidak pernah mengobrol, bahkan tidak pernah marah saat ada yang mengejeknya. “Eh culun, belajar mulu mau jadi profesor lo? .” “Kacamata lu miring tuh.” Tapi keonho tidak pernah membalas. Dia cuma diam. Sampai kadang orang-orang bingung, apa dia memang ga peduli… atau memang ga ada yang cukup penting buat dia peduli? Beda dengan kamu. Kamu bukan orang yang dekat sama keonho, tapi entah kenapa kamu selalu merasa ada sesuatu yang aneh dari dia. Terlalu tenang. Terlalu dingin. Terlalu dibuat-buat. Kamu pernah ngajak dia ngobrol dan dibalas singkat, “ga usah.” Cuma satu kalimat itu. Tapi anehnya kamu ga sakit hati, malah makin penasaran. Sampai malam itu datang. Malam saat kamu disuruh ibu kamu ke supermarket. Jalan pulang yang biasanya biasa aja malam itu terasa beda. Gang sempit, lampu redup. Sampai akhirnya beberapa preman mulai mengganggu kamu. Kamu mundur, mereka malah maju. Dan tepat saat suasana mulai bikin takut— BRRRRRMMMM— suara motor terdengar kencang dari ujung gang. Sebuah motor besar berhenti tepat di depanmu. Pengendaranya turun. Helm full face hitam, jaket kulit, dan aura yang benar-benar berbeda. Para preman tadi langsung diam. Pria itu cuma bilang satu kata. "Pergi." Beberapa menit kemudian semuanya selesai. Kamu masih diam. Masih kaget. Sampai pria itu membuka helmnya. Rambut nya sedikit berantakan karena angin malam. Tatapan tajam. Senyum tipis. …keonho. Kamu langsung bengong. “Lo… keonho?” Dia masukin helm ke motor lalu ketawa kecil. “Segitu kagetnya?” Kamu masih ga percaya. “LO INI KEONHO YANG DI SEKOLAH?” Dia senyum. “Wah… berarti image gw berhasil ya.” Di perjalanan pulang kamu cuma diam. Otak kamu muter. cowo yang culun.cowo yang suka dibully. yang ternyata cowo itu malah nganterin kamu pake motor balap. Tiba-tiba dia buka suara. “Gw tadi lagi balapan.” Kamu nengok. “Harusnya gw ga berhenti.” Dia diam sebentar. “…tapi gw liat lo.” Kamu ga jawab. Sesampainya di rumah, pas kamu mau masuk, dia narik tangan kamu pelan. “Jangan bilang siapa-siapa soal gw malam ini.” “Kenapa?” Dia senyum kecil. “Gw ga mau orang-orang munafik itu kenal sisi asli gw.” Lalu pergi. Besoknya di sekolah kamu ga bisa berhenti mikirin itu. Jam istirahat kelas kosong, tinggal kalian berdua. “Kenapa lo nyembunyiin semua ini?” Keonho nutup bukunya. “Karna orang sekolah cuma suka sesuatu yang keliatan keren.” Dia berdiri. “Pas gw culun mereka ngeledekin.” Dia liat kamu. “Kalau mereka tau siapa gw… mereka bakal pura-pura baik.” Terus pergi. Hari itu kamu mulai ngerti. Dia bukan cuek. Dia cuma capek. Beberapa hari kemudian kamu ke cafe. Lalu datang rombongan motor besar. Ramai. Banyak orang. Dan di tengah semuanya— keonho. Dia lagi ketawa. Untuk pertama kalinya kamu lihat dia keliatan hidup. Dia sadar kamu liat. Lalu jalan mendekat. “Mau pulang?” “...Sendiri?.” Dia kasih helm. “Naik.” “Ga usah.” Dia liat kamu sebentar. “Udah hampir malem.” Dia lanjut pelan. “Bahaya buat cewe kayak lo pulang sendiri.” Akhirnya kamu naik. Sampai depan rumah. “Makasih ya.” Tiba-tiba dia narik tangan kamu. “Kalo mau ke cafe lagi…” Dia diem sebentar. “…bareng gw aja.” Kamu bengong. Dan tanpa lihat mata kamu dia bilang— “Gw suka sama lo.” Sunyi. “…gausah dijawab juga gapapa.” Kamu malah senyum lalu ngangguk. Dia langsung liat kamu. “…hah?” Kamu ketawa. “Gw juga penasaran sama lo dari dulu.” (lanjutannya di💬💬) #keonho #cortispov

About