@strawhat.editss: Agnes 🫣🔥 #wednesday #wednesdayseason2 #wednesdayedit #wednesdayaddams #jennaortega #agnesdemille #agnes #netflixseries

strawhat.editss
strawhat.editss
Open In TikTok:
Region: JP
Thursday 07 August 2025 14:47:33 GMT
18546640
2269066
10128
64284

Music

Download

Comments

gffhjjjjkkkmkm
🪱🪱 :
Agnes in real life : 😍
2025-08-12 05:20:28
32228
leoluna2509
I🏀 :
what if she is her mother
2025-08-09 00:15:43
134814
yxeszza
A :
the best stalker
2025-08-07 17:46:08
47047
ed.u_x1
￴￴ :
Enid viendo como le hacen edits a otros menos a ella
2025-08-08 02:26:47
112979
big.a.zeppli
☆メ𝟶 :
Ngl i feel bad for the actor because of all the hate shes getting for her character, but thats how yk they're doing a good job 😭🙏
2025-08-07 22:34:00
2961
.sof1q9
𝙨𝙤𝙛𝙞𝙖メ𝟶 :
she looks scary but pretty at the same time i cant explain it
2025-08-10 10:02:53
5370
emma_.dessine
꧁🇻🇳•𝐸𝑚𝑚𝑎•🇻🇳꧂ :
HER AGAIN !
2025-08-08 14:33:46
12793
jean_inglesie
jean Inglesie - kirby :
En esta temporada ella me gustó más que enid 🥰
2025-08-07 14:58:47
17239
_kaarlyy_
:) :
Me recuerda a ella
2025-08-08 21:28:32
32982
monndolly
Doll ⭐️ :
Estoy segura que Tim Burton metió a ella 😍
2025-08-07 21:57:26
8090
oydghiog
jguigv :
O poder dela me lembra algo
2025-08-08 18:47:12
3331
rhayssazyl
𝓡. 🏹 :
pior q ela seria uma melhor amiga boa pra wandinha, do que a enid KKKKKKK
2025-08-07 21:10:08
2075
sunn_zpr
Kityy ꕤ :
só eu q amei ela??
2025-08-08 03:47:14
842
taccossini
coco shhh° :
она очень красивая, но её роль прям выбесила, актриса отлично сработала
2025-08-08 15:17:34
7676
.chanwoo17
👑 :
ella se llevo la primera parte de la segunda temporada y opaco a casi todos y soporten
2025-08-07 20:47:08
1501
santinodalcin
Santino ☑️ :
no puedo ver esto gratis toma
2025-08-07 15:00:25
1670
rubisita17.mua
️𝓡𝓾𝓫𝓲 🦋 :
Algo tiene Tim burlón cada vez que hace una nueva serie 💀 con sus antiguos personajes
2025-08-09 04:08:38
179
lin.iih
lika💥 :
eu achei ela muito linda e ainda bem útil
2025-08-08 00:08:57
748
emmy11662
Emmy :
I love Agnes.. She really annoyed Enid so bad 😂
2025-08-08 07:19:49
4367
fandecoraline6
🎧💛💙coraline jones💙💛🎧 :
2025-08-07 21:04:01
1655
chrisvp02
Chris :
mejor que ella se quede con merlina
2025-08-07 22:09:30
770
mlwop
￴ ￴ ￴ J.m :
no sé tú pero yo ame a Agnes
2025-08-08 00:14:14
5130
harutrhx9bb
Ᏸîlly࿐ :
2025-08-08 04:52:07
11730
mikasajnwarning
Mikasa :
2025-08-08 13:37:52
6766
roch.my
✮𝓡𝓞𝓒𝓗✮ :
siento que ella nos representa como éramos en 2022/2023 😭
2025-08-09 21:05:55
300
To see more videos from user @strawhat.editss, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Aku nggak pernah nyangka, laki-laki yang dulu bersumpah bakal mencintaiku dalam keadaan apa pun, justru jadi orang pertama yang bikin aku merasa nggak berharga sebagai seorang perempuan. Selama 3 tahun pernikahan, aku berusaha jadi istri yang baik. Aku temani dia dari susah sampai senang, aku layani kebutuhannya, bahkan saat hamil dengan badan yang semakin berubah, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik buat rumah tangga kami. Tapi ternyata, semua pengorbananku nggak cukup buat dia. Awalnya, aku mulai sadar suamiku sering menghindar setiap kali kami berdua. Sampai suatu malam, dia pernah nyeletuk kalau dia sudah nggak tertarik lagi melihat tubuhku, terutama bagian selangkanganku yang menghitam. Bayangin, gimana hancurnya hati seorang istri ketika bagian tubuh yang selama ini dia sendiri insecure-in, malah dijadikan alasan oleh suaminya untuk berpaling. Sejak saat itu, aku mulai malu sama tubuhku sendiri. Setiap mandi, aku sering menangis diam-diam. Aku bertanya-tanya, apa memang aku sudah nggak pantas dicintai cuma karena warna kulit di bagian intimku nggak seperti yang dia inginkan? Aku bahkan sempat berpikir untuk memperbaiki penampilanku supaya dia kembali tertarik kepadaku. Padahal saat itu aku sedang mengandung anaknya. Di saat seharusnya aku mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih, aku justru harus menghadapi perubahan tubuh, rasa takut, dan kecurigaan bahwa suamiku menyimpan perempuan lain. Dan benar saja, kecurigaanku terbukti. Aku menemukan bukti bahwa selama aku sibuk menjaga kandunganku, dia justru diam-diam menjalin hubungan dengan perempuan lain. Yang paling menyakitkan, perselingkuhan itu nggak berhenti meskipun aku sudah memohon agar dia memikirkan aku dan anak yang sedang kukandung. Aku masih ingat bagaimana rasanya menahan tangis saat perutku semakin besar. Aku mengelus perutku sambil bertanya dalam hati, kenapa ayah dari anakku sendiri tega membuat ibunya menangis hampir setiap malam? Aku tetap bertahan. Aku berharap ketika anak kami lahir, dia akan berubah. Aku berharap tangisan bayiku nanti bisa menyadarkan dia bahwa ada keluarga yang seharusnya dia jaga. Namun, harapanku ternyata salah. Bahkan setelah aku melahirkan, saat tubuhku masih lelah dan aku masih berjuang memulihkan diri, dia masih saja mengulangi pengkhianatan yang sama. Aku yang begadang mengurus bayi kami, dia yang sibuk memberikan perhatian kepada perempuan lain. Aku yang menangis diam-diam sambil menyusui anak kami, dia yang seolah nggak pernah merasa bersalah. Sampai akhirnya aku sadar, selama ini aku terlalu sibuk menyalahkan warna kulitku sendiri. Aku mengira selangkanganku yang hitam adalah alasan kenapa suamiku nggak lagi mencintaiku. Aku merasa kurang cantik, kurang menarik, dan kurang layak dipertahankan. Padahal, warna kulitku bukanlah alasan yang membenarkan pengkhianatannya. Aku mungkin punya kekurangan yang membuatku insecure, tetapi aku nggak pernah pantas diperlakukan seperti perempuan yang nggak berharga. Hari ini, yang paling menyakitkan bukan cuma kenyataan bahwa suamiku berselingkuh selama pernikahan kami. Melainkan kenyataan bahwa aku pernah membenci tubuhku sendiri demi mempertahankan laki-laki yang bahkan nggak menghargai pengorbananku. Aku bertahan selama 3 tahun, melewati kehamilan dan persalinan sambil berharap dia berubah.
Aku nggak pernah nyangka, laki-laki yang dulu bersumpah bakal mencintaiku dalam keadaan apa pun, justru jadi orang pertama yang bikin aku merasa nggak berharga sebagai seorang perempuan. Selama 3 tahun pernikahan, aku berusaha jadi istri yang baik. Aku temani dia dari susah sampai senang, aku layani kebutuhannya, bahkan saat hamil dengan badan yang semakin berubah, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik buat rumah tangga kami. Tapi ternyata, semua pengorbananku nggak cukup buat dia. Awalnya, aku mulai sadar suamiku sering menghindar setiap kali kami berdua. Sampai suatu malam, dia pernah nyeletuk kalau dia sudah nggak tertarik lagi melihat tubuhku, terutama bagian selangkanganku yang menghitam. Bayangin, gimana hancurnya hati seorang istri ketika bagian tubuh yang selama ini dia sendiri insecure-in, malah dijadikan alasan oleh suaminya untuk berpaling. Sejak saat itu, aku mulai malu sama tubuhku sendiri. Setiap mandi, aku sering menangis diam-diam. Aku bertanya-tanya, apa memang aku sudah nggak pantas dicintai cuma karena warna kulit di bagian intimku nggak seperti yang dia inginkan? Aku bahkan sempat berpikir untuk memperbaiki penampilanku supaya dia kembali tertarik kepadaku. Padahal saat itu aku sedang mengandung anaknya. Di saat seharusnya aku mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih, aku justru harus menghadapi perubahan tubuh, rasa takut, dan kecurigaan bahwa suamiku menyimpan perempuan lain. Dan benar saja, kecurigaanku terbukti. Aku menemukan bukti bahwa selama aku sibuk menjaga kandunganku, dia justru diam-diam menjalin hubungan dengan perempuan lain. Yang paling menyakitkan, perselingkuhan itu nggak berhenti meskipun aku sudah memohon agar dia memikirkan aku dan anak yang sedang kukandung. Aku masih ingat bagaimana rasanya menahan tangis saat perutku semakin besar. Aku mengelus perutku sambil bertanya dalam hati, kenapa ayah dari anakku sendiri tega membuat ibunya menangis hampir setiap malam? Aku tetap bertahan. Aku berharap ketika anak kami lahir, dia akan berubah. Aku berharap tangisan bayiku nanti bisa menyadarkan dia bahwa ada keluarga yang seharusnya dia jaga. Namun, harapanku ternyata salah. Bahkan setelah aku melahirkan, saat tubuhku masih lelah dan aku masih berjuang memulihkan diri, dia masih saja mengulangi pengkhianatan yang sama. Aku yang begadang mengurus bayi kami, dia yang sibuk memberikan perhatian kepada perempuan lain. Aku yang menangis diam-diam sambil menyusui anak kami, dia yang seolah nggak pernah merasa bersalah. Sampai akhirnya aku sadar, selama ini aku terlalu sibuk menyalahkan warna kulitku sendiri. Aku mengira selangkanganku yang hitam adalah alasan kenapa suamiku nggak lagi mencintaiku. Aku merasa kurang cantik, kurang menarik, dan kurang layak dipertahankan. Padahal, warna kulitku bukanlah alasan yang membenarkan pengkhianatannya. Aku mungkin punya kekurangan yang membuatku insecure, tetapi aku nggak pernah pantas diperlakukan seperti perempuan yang nggak berharga. Hari ini, yang paling menyakitkan bukan cuma kenyataan bahwa suamiku berselingkuh selama pernikahan kami. Melainkan kenyataan bahwa aku pernah membenci tubuhku sendiri demi mempertahankan laki-laki yang bahkan nggak menghargai pengorbananku. Aku bertahan selama 3 tahun, melewati kehamilan dan persalinan sambil berharap dia berubah.

About