@tuishue: Nốt nháp ruid quay lại tiktok nò🤘🤘

Ht
Ht
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 12 August 2025 07:52:26 GMT
1371337
161149
446
12092

Music

Download

Comments

shxhrul.syzwxn
🎰 :
2025-08-13 16:26:05
174
mnih.oad
Trung Nguyen! :
hữu duyên bl
2025-08-13 04:25:11
7
rayyganteng891
Raja :
2025-08-14 05:30:15
17
namninh347
Nam Ninh :
Đã heng
2025-11-02 16:15:30
1
reyv_242
reýv🇮🇩🇹🇷 :
2025-08-13 08:14:13
4
tuyn.nguyn6086
Đình Tú :
xinh vãi ln á
2025-10-09 14:59:50
1
nganh0071
sáng sáng :
ước được lên xh ạ
2025-08-14 12:28:36
2
tohka_date
Psychopath 🍀ㅤㅤㅤㅤㅤc٥ʷₚͦ៰ᷜ⍳٥ :
2025-08-13 16:38:00
16
quocdanh22
Trịnh Quốc Danh :
dáng xịn vãi
2025-08-12 14:36:49
5
li.v.quang29
♣️ :
vợ ơi con khóc
2025-09-13 05:16:03
1
tomandjerry9135
Tôm and Jerry :
ước đc idol rép
2025-10-25 22:38:43
1
ngmank93
TikTok :
╲╲╭╮◣╲╱◢╭╮╱╱ ╲╲┃┃┏━━┓┃┃╱╱ ╲╭┫┣┳╮╭┳┫┣╮╱ ╭┫┃┃┃┃┃┃┃┃┣╮ ╰╰╰╯╯╯╰╰╰╯╯ ♥️999.999𝑀
2025-09-05 04:26:15
1
tin.vt.93
tiến vịt 93 :
Ngọt thế 🥰
2025-08-21 03:12:02
2
danhluong5777
Danh :
chao e
2025-09-12 21:50:24
1
daotuankiet24
háck cơ gốc đa🕴️ :
🤗
2025-09-06 00:09:16
1
huynhthanhdung653828
Nguyễn Khang Xuân :
xinh qua
2025-09-05 16:32:37
1
ductranvan500
Duc Tranvan :
xinh
2025-08-15 17:31:46
1
690tepdwkzu
690tepdwkzu :
А реально, где посмотреть полное ⁉️подскажите
2025-08-12 11:26:50
28
rafael.ignacio.me59
Rafael Ignacio Mejias :
esta chiquita fue la que invento estos pasos y ahora todas la imitan.
2025-08-16 00:10:31
2
_chanzxinh_
chang :
Bữa trước m chửi t trong nhóm đúng ko
2025-11-07 09:26:47
0
aihoimay118
. :
Nhìn Mà Tội Cho Cái Áo 🗿🗿🗿
2025-08-14 12:42:56
2
raizel_alesha
Raizel Alesha :
ke 100
2025-08-12 22:06:43
2
userw4cc9fcetq
Hoang Phat :
Hữu duyên bl🥰
2025-11-07 13:10:00
1
tam4tinhcam
KaHoangg :
Phải dj mie k ae
2025-08-14 21:09:29
4
To see more videos from user @tuishue, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Keonho. Bahkan hanya memikirkan nama itu saja sudah membuatmu ingin menghela napas panjang. Kamu duduk di bangku sudut belakang dengan gelisah, berkali-kali melirik ke arah pintu masuk. Kejadian di lorong buntu kemarin, di mana kamu dengan nekat mengecoh Keonho dan merebut kembali ponselmu di depan Seonghyeon—pasti telah menggores ego setinggi langit milik anak konglomerat itu. Kamu tahu betul, cowok seperti Keonho tidak akan membiarkan kekalahan kecil itu berlalu begitu saja. Benar saja, tepat lima menit sebelum bel masuk berbunyi, Keonho melangkah masuk ke dalam kelas. Namun, alih-alih berjalan ke bangkunya di barisan depan seperti biasa, langkah kakinya yang santai justru berbelok lurus menuju ke arah bangkumu. Beberapa murid yang sedang mengobrol mendadak terdiam, memperhatikan pangeran sekolah itu dengan pandangan penasaran. Tanpa memedulikan tatapan orang lain, Keonho menarik kursi kosong di sebelah bangkumu yang biasanya tidak ditempati siapa pun. Dia duduk di sana, meletakkan tas sekolahnya yang mahal di atas meja dengan asal, lalu menopang dagunya dengan satu tangan sambil menatapmu. Senyum miring yang tengil dan sangat menyebalkan terukir jelas di wajah tampannya.
POV : Keonho. Bahkan hanya memikirkan nama itu saja sudah membuatmu ingin menghela napas panjang. Kamu duduk di bangku sudut belakang dengan gelisah, berkali-kali melirik ke arah pintu masuk. Kejadian di lorong buntu kemarin, di mana kamu dengan nekat mengecoh Keonho dan merebut kembali ponselmu di depan Seonghyeon—pasti telah menggores ego setinggi langit milik anak konglomerat itu. Kamu tahu betul, cowok seperti Keonho tidak akan membiarkan kekalahan kecil itu berlalu begitu saja. Benar saja, tepat lima menit sebelum bel masuk berbunyi, Keonho melangkah masuk ke dalam kelas. Namun, alih-alih berjalan ke bangkunya di barisan depan seperti biasa, langkah kakinya yang santai justru berbelok lurus menuju ke arah bangkumu. Beberapa murid yang sedang mengobrol mendadak terdiam, memperhatikan pangeran sekolah itu dengan pandangan penasaran. Tanpa memedulikan tatapan orang lain, Keonho menarik kursi kosong di sebelah bangkumu yang biasanya tidak ditempati siapa pun. Dia duduk di sana, meletakkan tas sekolahnya yang mahal di atas meja dengan asal, lalu menopang dagunya dengan satu tangan sambil menatapmu. Senyum miring yang tengil dan sangat menyebalkan terukir jelas di wajah tampannya. "Pagi, Cantik," sapa Keonho dengan nada renyah yang dibuat-buat seolah kalian adalah teman akrab. "Gue mutusin buat pindah duduk di sini mulai hari ini. Biar kalau gue kangen, gue gak perlu jalan jauh-jauh ke belakang." Kamu mengepalkan tangan di bawah meja, berusaha keras menjaga ekspresi wajahmu agar tetap datar. "Gak usah aneh-aneh, Keonho. Balik ke bangku kamu sendiri." Keonho justru terkekeh pelan, seolah penolakanmu adalah hal paling lucu yang dia dengar hari ini. Dia meraba saku seragamnya, mengeluarkan ponselnya, lalu menyalakan layarnya. "Bentar, gue mau pamer sesuatu dulu sama anak-anak," ucap Keonho dengan nada tengilnya yang khas. Sebelum kamu sempat mencerna maksud kalimatnya, Keonho tiba-tiba berdiri di samping bangkumu dan membalikkan tubuhnya menghadap ke arah barisan murid di depan. Dia mengangkat kertas cetakan besar itu tinggi-tinggi, memperlihatkan sebuah screenshot yang sengaja dicetak di atas selembar kertas putih berukuran besar—entah sejak kapan sudah ada di dalam tasnya. Itu adalah potongan riwayat chat virtual kalian. Bagian nama akun dan foto profilmu memang disensor dengan coretan hitam tipis, namun gelembung-gelembung chat yang berisi kalimat-kalimat manja, panggilan sayang, hingga ketikanmu yang merengek karena diganggu di sekolah, terpampang dengan sangat jelas di sana. "Guys, liat deh," seru Keonho kepada teman-teman sekelas dengan gaya sok asyik, sementara matanya melirik tajam ke arahmu dari sudut netranya. "Gue baru aja dapet pacar virtual baru. Orangnya manja banget, tiap malam selalu nyariin gue dan bilang sayang. Menurut kalian, cewek di kelas ini ada gak ya yang punya ketikan seimut ini?" Seketika itu juga, seisi kelas langsung riuh. Beberapa murid laki-laki mulai bersiul menggoda, sementara para siswi sibuk menebak-nebak siapa cewek yang dimaksud. Seluruh pasokan udara di paru-parumu rasanya menguap seketika. Wajahmu memerah padam karena kombinasi antara rasa malu, panik, dan amarah yang luar biasa. Keonho sengaja melakukan ini. Dia tidak membongkar namamu secara langsung, namun dia sedang menyiksamu secara perlahan dengan membuatmu ketakutan setengah mati di bawah ancaman bahwa rahasiamu bisa terbongkar kapan saja jika dia mau. Melihat kedua telapak tanganmu mulai mengepal kuat di bawah meja menahan emosi yang bergejolak, seringai di wajah tampan Keonho justru semakin melebar. Merasa berada di atas angin karena berhasil membuatmu terpojok, dia langsung menduduki ujung mejamu dengan gerakan ringan yang sangat santai, lalu melipat satu kakinya. Keonho memajukan tubuh tingginya hingga aroma parfum wood-scent mahalnya kembali mengurungmu di sudut bangku belakang. [[💬💬+ #KEONHO #keonhoedit #cortis #fyp #alternativeuniverse

About